Tasbih Cinta Aisah

Tasbih Cinta Aisah
Rumah sakit


__ADS_3

Justin dan Cakra menunggu di depan ruangan IGD.


"Cakra,ku pastikan kali ini istri mu tidak melakukan kesalahan!"tegas Justin,menatap ke arah Cakra.


"Boleh aku bertanya sesuatu ?"Cakra menatap netra Justin yang memerah,mengkhawatirkan Causalia.


"Katakan!"sahut Justin dingin,lalu berbalik berdiri di sebelah Cakra.


"Pernah kah kau berpikir untuk selalu membenci ku?"tanya Cakra,tentu saja pertanyaan itu membuat Justin terkejut,dan menoleh ke arah nya.


"Membenci mu? kenapa aku harus membenci mu?"Justin berbalik bertanya kepada Cakra.


"Ya karena kau tidak pernah menganggap ku keluarga mu,Aku ini anak dari paman mu,bukan kah harus nya kita berdua adalah keluarga yang begitu dekat? Justin aku lelah jika harus bersaing dengan mu selalu,kau tahu semenjak bayi aku harus bersaing dengan mu dari segala aspek,aku bahkan tidak bisa menikmati hidup ku,dan aku selalu kalah dari mu,aku benci dengan diri ku sendiri!"


"Kita memang keluarga,tapi kita tidak dekat,satu hal lagi meskipun Paman Martin adalah Paman ku,aku tidak akan menganggap nya Keluarga,sebelum ia mengaku atas kesalahan dia di masa lalu!"tegas Justin,


"Kesalahan apa yang di lakukan Papa ku di masa lalu,sehingga kau sangat membenci nya!"teriak Cakra,kini pria itu meninggi 'kan suara nya kepada Justin.


"Jangan pernah berteriak di depan ku,atau aku tidak akan menghargai mu lagi!"


Ceklek !


Seorang dokter baru saja keluar dari ruangan pemeriksaan Causalia.


"Dok,apa yang terjadi?"


"Seperti nya,Nyonya Causalia mengalami infeksi saluran pencernaan,ada makanan yang harus nya tidak boleh di makan,tapi beliau malah memakan nya.Saya sudah mengambil darah Nyonya Causalia,dan akan segera memastikan penyebab nya!"


"Terimakasih dok,lakukan yang terbaik,segera kabari saya jika hasil nya sudah keluar!"


"Baik Tuan.Permisi!"dokter Delta segera pergi meninggalkan mereka di depan ruangan IGD.


Tatapan Justin kini seakan-akan ingin menelan Cakra hidup-hidup.Karena,seluruh tanggung jawab rumah Arlando sudah di serahkan kepada istri Cakra,yaitu Ketty,jika ada kesalahan yang perlu di salahkan adalah Ketty.

__ADS_1


"Aku ingin melihat Oma!"seru Cakra,yang ingin masuk ke dalam ruangan Causalia,


"Pulang,dan tanyakan pada istri mu,apa yang telah ia lakukan hari ini,jangan sampai aku yang bertanya,kau bisa bayangkan apa yang ia dapatkan nanti nya!"setelah mengatakan itu,Justin segera masuk dan meninggalkan Cakra di luar ruangan.


Cakra mengepalkan tangan nya,ia tidak terima di perlakukan begitu buruk oleh Justin.Namun,Cakra juga tidak bisa berbuat apa-apa semua perusahaan dan segala aset milik Keluarga Arlando di bawah pimpinan Justin.


Justin mendekat ke arah ranjang pasien milik Causalia,ia menatap wanita tua yang berbaring lemah di atas tempat tidur,dengan selang infus yang terpasang di punggung tangan nya.Serta,ada beberapa alat medis lain nya yang mendeteksi detak jantung Causalia.


"Oma,maafkan Justin yang sudah gagal menjaga Oma!"Justin memegang tangan Causalia,lalu mengecup punggung wanita tua itu,air mata nya menetes,melihat kondisi perempuan yang selama ini merawat nya dengan baik.


Mansion Arlando. . .


Bruuuummmm. . .


Suara mobil yang masuk ke dalam halaman mansion.


Brak!


Braak!


Sekali lagi,Cakra menendang pintu kamar,Ketty yang tengah memasang masker di wajah terkejut,dan langsung menoleh ke arah pintu.


"Mas,apa-apaan sih kamu!"teriak Ketty,yang berdiri dari tempat duduk nya,ia sudah memakai baju hendak tidur.


"Apa yang kau lakukan kepada makanan Oma?"Cakra mencengkram lengan Ketty dengan kuat.Namun,wanita itu tidak diam begitu saja.


"Mas,lepas.Kau tidak seharusnya memperlakukan aku begitu!" teriak Ketty dengan keras,ia berhasil melepaskan tangan Cakra di lengan nya.


"Aku tidak menyentuh makanan Oma,lagian aku tidak memasak,yang memasak adalah dapur,kalau kau mau marah harus nya kau marahin Kepala Maid bukan aku!"teriak Ketty sekali lagi dengan lantang.


Aisah yang baru saja keluar dari kamar nya,ia pun mendengar suara ribut dari arah kamar Ketty dan Cakra.Kebetulan kamar itu tidak di tutup.


"Jangan menyalahkan orang lain.Sudah ku katakan selama kita bisa tinggal disini,jangan sesekali melakukan hal yang bodoh.Aku sudah mengijinkan kamu untuk berbuat curang di hari memasak,kamu order makanan dari luar,membantu mu mematikan cctv,aku sudah melakukan itu.Tapi,Ketty kalau kau berani menyakiti Oma,bukan aku saja,bahkan kamu juga akan berada dalam masalah,Justin tidak akan melepaskan kita!"

__ADS_1


"Mas,pelan 'kan suara mu,nanti orang lain bisa dengar!"Ketty berusaha untuk membujuk Cakra,agar membantu nya menghadapi Justin nanti nya.


"Kau harus mengatasi masalah ini sendiri.Jangan libatkan aku!"tegas Cakra,yang berjalan ke arah kamar mandi.


"Mas,mana bisa begitu,dari awal kita sudah berjanji kita akan melawan Aisah dan justin berdua.Jadi,kamu akan membantu ku!"teriak Ketty,Cakra sudah berada di dalam kamar mandi.


"Aku tidak akan membantu mu lagi!"sahut Cakra,


"Dasar pecundang"Ketty pun berbalik dan kembali ke meja rias nya.


"Ck"Ketty berdecak kesal,saat mengingat masalah itu,ia sendiri takut berurusan dengan Justin.


Dari luar kamar,Aisah sudah mendengar semua nya,dia sudah tahu atas kecurangan yang berhasil di lakukan oleh Ketty.


Aisah tidak marah kepada Ketty karena berbuat curang.Namun,Aisah marah karena Ketty lalai dalam tanggung jawab nya.Padahal Causalia sudah mempercayai nya untuk tanggung jawab atas mansion,tapi Ketty malah mengabaikan tanggung jawab itu.


Aisah pun turun ke bawah,lalu menemui Kepala Maid di bawah.


"Nyonya muda,apa Anda butuh sesuatu,katakan pada saya.Saya akan membawa nya untuk anda!"


"Phi Mila,siapa yang memeriksa makanan Oma hari ini?"


"Karena Nyonya muda pertama sakit,yang memeriksa makanan Nyonya besar,adalah Nyonya muda ke dua.Karena memang itu sudah tanggung jawab nya sebagai pemegang kunci Mansion ini!"


Aisah tersenyum,ia tidak ingin menceritakan apa yang baru saja ia dengar dari Cakra dan Ketty atas kecurangan mereka.


"Apa sudah ada kabar dari Tuan Justin?"


"Belum Nyonya,biasa nya Tuan akan pulang besok pagi,kalau keadaan Nyonya besar sudah membaik!"


"Baik lah,aku akan istirahat di kamar.Phi Mila kalau ada kabar dari rumah sakit,tolong beritahu aku!"


"Baik Nyonya muda"Kepala maid menundukkan kepala nya.Aisah segera kembali ke kamar nya untuk istirahat.

__ADS_1


__ADS_2