
Tok ! Tok ! Tok !
"Tuan,dokter Delta disini!"seorang wanita muda,dia adalah dokter pribadi keluarga Arlando.
"Suruh dia masuk!"
"Dok,silahkan !"Delta segera masuk,dan di sambut ramah oleh Causalia.
"Delta,tolong kamu periksa istri ku,ia terlihat begitu pucat,dan lemah!"
"Permisi,biar Aku memeriksa nya dulu!"Delta pun segera mengeluarkan alat medis untuk memeriksa Aisah,dan juga serta mengecek suhu tubuh nya.
"Jadi dok,apa yang terjadi?"tanya Justin,Delta menghela berat nafas nya.Lalu,melirik ke arah Aisah,yang saat ini juga menunggu jawaban Delta.
"Aku belum bisa memastikan itu benar atau tidak,Tuan saya saran 'kan segera membawa Nyonya muda ke rumah sakit,aku tidak cukup alat untuk memeriksa nya disini.Ini aku berikan resep untuk menurunkan panas nya,aku juga sudah menulis vitamin yang cocok untuk nya!"
"Terimakasih!"Justin mengambil resep obat di tangan Delta.
"Oma,akan mengantar Delta ke depan,berikan resep itu kepada Oma,nanti biarkan Mila yang beli!"Justin pun menyerahkan resep obat tesebut kepada Causalia.
Setelah Causalia pergi,mengantar Delta ke depan,Justin kini duduk di tepi ranjang menemani sang istri yang sedang sakit.
"Yang mana yang sakit sayang?"tanya Justin,ia memegang tangan Aisah,dengan erat,bahkan raut wajah memperlihatkan kalau Justin tengah mengkhawatirkan sang istri.
"Perut ku mas,aku merasakan nyeri di bagian perut bawah ku,tapi setelah di suntik oleh dokter aku merasa lebih enak dari sebelumnya!"
"Istirahat lah,kalau tidak membaik,kita akan ke rumah sakit besok!"
"Iya mas!"
Melihat Aisah akan bersiap-siap untuk memejamkan mata nya,Justin segera mengecup kening sang istri,lalu menarik selimut untuk menutupi tubuh Aisah.Bahkan,ia sendiri naik ke atas ranjang dan tidur disebelah Aisah,sembari memeluk Aisah dari samping.
"Cepat sembuh sayang,jangan sakit lagi oke,jangan bikin aku khawatir,aku tidak ingin melihat mu sakit begitu!"gumam Justin,sembari mengelus pipi Aisah yang sedang tertidur.
Bisa di lihat dari rasa peduli dan rasa khawatir Justin terhadap Aisah,sangat besar pula cinta nya kepada Aisah.Bahkan,Justin berani menikahi Wanita itu,meskipun mereka berdua berada.
Justin dan Aisah sedang tertidur bersama,Justin memeluk tubuh Aisah dari samping,ke dua nya larut dalam mimpi di siang hari.
* * *
__ADS_1
Tepat pukul 16:23,Justin dan Aisah telah bangun.Namun,ke dua nya tidak keluar kamar,karena kondisi Aisah yang masih sakit dan harus banyak-banyak istirahat.
Di ruang dapur,Ketty terlihat sedang marah-marah.
"Apa yang kalian lakukan,apa tidak bisa memasak lebih cepat,aku ada pekerjaan lain,selain memantau kalian masak!"ketus Ketty dengan pedas,Mila yang melihat itu hanya bisa menggelengkan kepala nya.
'Sangat berbeda dengan Nyonya Aisah'Mila menatap Ketty yang sedang memarahi pelayan dan koki.
"Phi Mila,apa yang kau lihat,apa kau tidak bisa membantu ku untuk melihat menu yang mereka masak,aku harus pergi,ada janji sama teman!"tanpa menunggu jawaban dari Mila,Ketty pun pergi meninggalkan dapur.
"Mila!"teriak Causalia dari kamar nya,Kepala maid pun bergegas pergi menemui Causalia di kamar.
Tok ! Tok !
"Masuk!"
Ceklek !
"Nyonya,anda memanggil saya?"
"Benar,kemari lah!"kepala maid pun segera masuk dan menutup kembali pintu kamar Causalia,menghampiri wanita tua yang tengah duduk di sofa yang ada di dalam kamar nya.
Kepala maid berdiri tepat di depan Causalia.Lalu Causalia menyuruh nya untuk duduk di sofa.
"Maaf Nyonya!"dengan sopan,Mila segera mengambil posisi duduk nya.
"Hari ini,Delta membuat ku khawatir,aku tau ada yang Delta sembunyikan.Mila tolong kamu cari informasi mengenai gejala sakit yang di derita oleh Menantu ku!"
"Baik Nyonya!"
Mila pun mengeluarkan iPad milik nya,lalu mulai mencari informasi tentang gejala yang di derita oleh Aisah.
"Nyonya,di lihat dari gejala nya kalau Nyonya muda seperti orang yang sedang mengandung!"ungkap Mila,seketika Causalia menarik iPad di tangan Mila,dan ia memakai kaca mata milik nya.
"Apa ini benar ? tapi tidak ada penyebutan disini saat merasakan hamil muda perut akan terasa perih,dan tubuh begitu lemah?"Causalia menatap Mila,
"Nyonya besar,kenapa Anda tidak membawa nyonya muda ke rumah sakit untuk memastikan itu semua,kalau kita hanya menebak itu sama saja hasil nya tidak akurat!"
"Benar kata mu,besok kamu atur jadwal pertemuan dokter Delta dan Aisah.Aku ingin memastikan nya sendiri,dan satu lagi sekalian minta Delta untuk memeriksa kesuburan Aisah dan Justin,kalau memang belum hasil nya negatif!"
__ADS_1
"Baik Nyonya besar.Aku permisi dulu"Mila pun keluar dari kamar Causalia.
Makan Malam Tiba. . .
Semua orang sudah berkumpul di meja makan,Cakra dan Ketty duduk berdampingan.Begitu juga Aisah dan Justin.Kondisi Aisah belum membaik,namun ia memaksa agar bisa makan bersama dengan yang lain.
Justin melarang Aisah untuk melayani nya,karena ia sendiri yang akan melayani Oma dan mengambil nasi untuk dirinya sendiri.
"Istri yang baik itu,harus nya melayani suami nya.Aku pikir kamu yang muslim lebih paham agama dari pada aku!"cibir Ketty,
"Ka.."
Causalia langsung menyela ucapan Justin,"Saat di meja makan,tidak di perbolehkan 'kan untuk berbicara!"Causalia tidak ingin terjadi keributan lagi,antara Ketty dan Justin.
Mereka semua akhir nya melanjutkan makan malam,ada Mila yang membantu Justin untuk melayani Causalia saat makan malam,karena mereka mengerti dengan kondisi Aisah yang belum sehat.
"Uhuk !Uhuk!"
Semua orang terkejut,saat Causalia terbatuk-batuk saat sedang makan.Lalu,Justin memberikan minuman untuk Causalia.
"Uhuk ! uhuk uhuk ! uhuk!"
Batuk Causalia semakin parah,dan itu menyebabkan Causalia mengeluarkan darah dari mulut nya.Seketika membuat Justin panik.
"Phi Mila,bantu Oma!"teriak Justin,
Aisah dan Ketty serta Cakra terkejut,Cakra segera memegang Causalia dan membantu Justin.
"Cakra siapkan mobil nya,kita perlu membawa Oma ke rumah sakit"
"Baik!"Cakra pun tidak membantah,dan segera lari keluar dari ruangan makan.
Justin dan Mila membawa Causalia menuju mobil,sementara Aisah,mengikuti mereka dari belakang,Ketty hanya menatap ke arah mereka dengan malas.
"Sayang di tinggalkan hidangan nya cukup enak!"gumam Ketty yang tengah menyantap makanan yang ada di depan nya.
"Mas,apa yang terjadi?"
"Sayang,Aku akan pergi membawa Oma,kamu dirumah saja.Phi Mila,tolong bawa istri ku ke kamar,ia belum sembuh,dan antar 'kan makam malam ke kamar nya,jangan lupa ingatkan dia untuk minum obat!"
__ADS_1
"Baik Tuan"
Cakra langsung menyetir sementara Justin memangku tubuh Causalia.