Terjebak Cinta Om Mafia Possesive

Terjebak Cinta Om Mafia Possesive
Bab-44-


__ADS_3

"Ayo Bram kita minum lagi, habiskan semua minuman ini hahaha" rancau Grey dengan tangan yang terus melayang bergerak-gerak di udara


"Astaga ayolah om, sudah cukup" lirih Arazey dan tangan nya terus mengusap wajah sang suami dengan handuk yang sudah ia basahi


"Ayo Bram lanjutkan hahahah,, gadis nakal itu membuatku kecewa hahaha"


Gerakan Arazey berhenti kala mendengar rancauan itu, pasalnya sedari ia menjemput Grey di klub malam tadi. Grey terus merancau seperti ini yang membuat Arazey benar-benar merasa bersalah


"Dada ku sesak, panas dan rasanya ingin meledak,, Duarrrr hahahahahaha"


"Om,, " panggil lirih Arazey. Tetapi tetap saja kesadaran pria itu belum juga memulih dan hanya sedikit matanya yang terbuka dan menatap wajah Arazey


"Lihatlah Bram, wajahmu berubah menjadi gadis pembangkang itu hahahah. Kau sangat cantik, Bram hahaha"


Tangan Arazey terangkat mengusap pipi suami nya dengan tatapan sendu dan penuh rasa bersalah nya


"Maafin Ara hikss,, Ara gagal jadi istri yang baik hikss"


"Lho lho Bram? Kenapa kau menangis? Harus nya aku yang menangis hahahah,"


Bughh! Bughh! Bughh!


Terdengar suara pukulan yang berasal dari tangan Grey yang terus memukuli dada nya sendiri dan dengan cepat Arazey menahan pergerakan itu


"Om jangan seperti ini hikss,, "


"Sakit Bram,, disini sakit banget huhhh," lirih Grey


"Istriku sendiri tidak menyukai ku, sampai kapan aku harus seperti ini Bram? Hahaha" sambung nya yang kembali tertawa tidak jelas


"Istriku akan menerima suapan pria lain dengan sendok yang sama hahahaha"


"Aku seperti orang bodoh yang mengharapkan agar cintaku dibalas hahahah"


"Bahkan dia-- " belum sempat Grey melanjutkan rancauan nya, dengan cepat Arazey membungkam mulut yang sangat berbau alkohol itu dengan bibir nya sendiri


Sejenak Grey terdiam dan mencoba membuka matanya, namun berbeda dengan Arazey yang hanya menempelkan bibir itu tanpa berniat melakukan yang lain nya dengan mata terpejam


Sampai beberapa saat kemudian dirasa Grey sudah tenang, Arazey hendak mengangkat kepalanya, tetapi tiba-tiba saja tengkuk nya ditahan lalu ditekan begitu kuat hingga lum*tan ganas pun terjadi


Mata Arazey melotot sempurna kala melihat mata Grey yang sudah terbuka dan dari jarak sedekat itu, mata kedua nya saling bertatapan dengan bibir Grey yang terus mencoba menerobos


"Emm,, " pekik tertahan Arazey mencoba banguh


Namun sayang nya tenaga Arazey tidak ada apa-apanya dibandingkan tenaga pria mabuk yang kini sudah menarik Arazey berbaring dikasur lalu menindih nya


"Ommhpp~" ucap tertahan Arazey karena rakusnya lum*tan Grey


Suara decapan antar dua bibir itu terdengar begitu nyaring dan nyata, hingga beberapa saat Arazey benar-benar kehabisan nafas


Lantas gadis itu menepuk-nepuk punggung Grey yang langsung dimengerti dan dengan terpaksa Grey melepaskan tautan lembut itu hingga terdengar begitu nyaring


"Om apa-apaan sih huhh,, huhh,, " ucap Arazey dengan nafas tersengal

__ADS_1


Tatapan grey yang tadinya terlihat penuh kekecewaan, amarah, dan kesedihan. Kini telah berganti menjadi begitu sayu dan errr,, membuat panas


"Kamu yang memulainya, maka aku tidak akan sungkan, Baby fyuhhh~" ucap berat Grey bersamaan dengan tiupan dileher Arazey


Melihat dan merasakan hal ini Arazey mulai panik dan berusaha bangun, tapi sayang sekali itu semua sia-sia kala Grey sudah kembali menyerang tubuh nya yang kini tertuju pada leher nya


"Om,, emmh,, " lirih Arazey mencoba mengangkat kepala Grey


"Aku suka, wangi ini begitu can-du," gumam Grey disela-sela kegiatan nya


Grey terus mengh1sap dan meny3sap leher putih jenjang milik istrinya yang sangat mempunyai aroma khas nya. Sedangkan Arazey? Perempuan itu mulai melemah karena rasa geli akibat gerakan bibir Grey di leher nya


..


..


"Siap honey?" tanya berat Grey menggesekkan sang adik jumbo nya dibawah sana. Arazey menggeleng dengan mata berair, menolak melakukan hal ini. Ia belum siap


Gadis yang sebentar lagi akan menjadi wanita itu tidak sadar sejak kapan tubuh kedua nya sama-sama pol0s, sampai saat ia merasakan inti bawahnya terasa ada yang mencoba menerobos barulah ia tersadar


"Aku belum siap hikss,, tolong lepaskan hikss,,"


"No, no, no. Kita akan melakukan nya malam ini dan menghabiskan malam pan4s kita, honey" tutur berat Grey mencoba mendorong sang adik


"Arghhh!! Sakit hikss sakit!!" teriak Arazey dengan tubuh yang mencoba meronta


"Sutt,, tenanglah, rileks. Sakitnya hanya sebentar honey" lembut Grey menenangkan


"Gak mau hikss,, lepaskan sakit hikss,," raung Arazey dengan tangisnya


JLEBBB! BLESSHHH~


"AAARRRGHHHH!!!"


"Shiiitt,, sangat menjepit!"


Er4ng kedua nya saat daging tak bertulang itu berhasil menerobos masuk. Dan kini dapat Grey rasakan sesuatu yang mengalir dibawah sana


Tanpa Grey lihat lagi pun ia sudah tau apa itu. Senyum lebar dibibir pria mabuk itu, terbit begitu lebar berbeda dengan sang gadis-- ups maksudnya sang wanita yang kini menangis meraung-raung merasakan perih dan sakit nya


"Lepas hikss sakit, lepaskan hikss,, "


"Sutt,, tahan nanti juga enak kok" sahut lembut Grey yang sudah melepaskan cekalan tangan nya pada tangan Arazey


Dengan cepat tangan yang sedari tadi mer3mat selimut untuk menyalurkan rasa sakitnya, kini telah berpindah ke lengan Grey lalu mencakar lengan itu dengan sisa kuku nya


"Lepaskan!! Lepas hikss lepass!!"


"Sttt,, kamu sangat menguji kesabaran ku, honey" tekan pelan Grey yang langsung menghentakkan bagian bawah nya


Jlebb!


"AARRGHHH!! Sakit hikss Sakitttt!!" raung Arazey

__ADS_1


"Aku tidak bisa menahan nya lagi honey, dan tenanglah semua akan terbiasa"


Setelah mengucapkan itu lantas Grey langsung menggerakkan pinggull nya begitu cepat dan dalam, hal itu berhasil membuat sang istri mengigit bahu nya untuk menyalurkan rasa sakit nya


"Yah,, seperti itu, gigit saja eughh~"


..


.


"Aahk~ Eughh~". L3nguh kedua nya kala melakukan pelep4san untuk pertama kali nya


Masih diposisi yang sama dengan nafas kedua nya yang saling beradu serta wajah Grey yang berada diantara gunung berlemak istei kecil nya


"Uu--udah,, " lirih Arazey setelah beberapa saat merasa tenang


Lantas Grey mengangkat kepalanya dan menatap wajah memerah itu. Bekas air mata Arazey masih terlihat jelas hingga tangan Grey terangkat untuk mengusap nya


"Enak 'bukan?". Arazey terdiam mengalihkan pandangan nya kala mendengar ucapan yang keluar dari mulut Grey


"Mari lewati malam ini ronde berikutnya honey"


"Tidak!" sentak marah Arazey menatap tajam wajah Grey


"Kenapa? Bukankah tadi kamu ke enakan?"


Pipi yang sudah memerah itu kini tambah memerah. Grey yang merasa sangat gemas pun langsung memberikan kecupan bertubi-tubi diwajah itu


"Ihh om, udah!" pekik Arazey menahan dada pol0s Grey


"Aku belum kenyang, honey"


"Aku-- Aawwhh~" ucap Arazey tertahan saat daging tak bertulang yang masih menyarang di intinya kembali bergerak cepat


"Ganti gaya honey, aku ingin mencoba satu persatu gaya itu"


"Tida-- " belum sempat Arazey melanjutkan ucapannya, kini tubuhnya telah dibalik oleh Grey menjadi tengkurap tanpa melepas dibagian bawah sana


Pekikan sakit Arazey benar-benar tidak dipedulikan oleh Grey, pria itu malah mengangkat bok*ng istri kecil nya dan menekan punggung nya agar menempel dengan kasur


"Seperti ini honey, ini akan terasa lebih nikmat dan dalam"


"Tung-- Aakkmhhhh!!~"


Lagi dan lagi, perkataan Arazey tertahan karena gerakan tak terduga dari Grey. Namun dengan cepat ia menemggelamkan wajah nya dibantal


"Erghh sangat menjepithh!~" er4ng Grey dengan kepala mendongak niikmat


...----------------...


Seeyou next babšŸ¤—


Jangan lupa saweran nya yuhuuuu.. Ara sudah dibobol habisssā¤ļøā€šŸ”„

__ADS_1


.


__ADS_2