Terjebak Cinta Om Mafia Possesive

Terjebak Cinta Om Mafia Possesive
Bab-55- Menagih


__ADS_3

"Honey.."


"Hmm?"


"Aku ingin menagih hutang mu"


Seketika mata Arazey yang sedari tadi fokus membaca buku kini langsung beralih menatap bingung Grey yang tengah berbaring memeluk perutnya.


"Hutang apa? Memangnya aku pernah berhutang atau meminjam uang padamu?" tanya bingung Arazey.


Lantas Grey menggeleng. "Hutang satu permintaan bebas untukku saat di dalam mobil tadi pagi" ucap Grey.


Tangan pria itu sedari tadi terus bergerak membentuk pola abstrak di pinggang istrinya. Arazey sudah terbiasa akan hal ini, memang jika sedang bersama seperti ini tangan Grey sangat aktif.


Mendengar ucapan Grey yang menagih janji nya tadi agar Gret menutup mulut, berhasil membuat Arazey terdiam beberapa detik.


Menatap wajah yang tersenyum penuh arti itu, akhirnya Arazey mengangguk ragu. "Mau minta apa?" tanya Arazey.


"Nen*n setiap mau tidur."


Mata Arazey langsung melotot saat mendengar permintaan tidak masuk akal dari suaminya, ia kira Grey akan meminta nya hal lain.


Tetapi Arazey lupa, pria licik ini tidak akan meminta hal semudah itu bagi nya. Di tambah tatapan Grey tadi memang sudah membuat Arazey curiga.


"Gak mau!" Tolak keras Arazey.


"Kamu mau melanggar ucapan mu sendiri?"


"Pilih yang lain, seperti membuatkan sarapan tiap pagi atau-- "


"Hal seperti itu sudah bisa dikerjakan oleh para pelayan, tetapi beda dengan permintaan ku tadi," Ujar Grey memotong ucapan Arazey.


"Are you crazy?!" Geram Arazey. "Permintaan mu sangat tidak masuk akal, Grey! Memang nya kamu anak bayi yang harus di susui ketika mau tidur hah?!" sambung nya.

__ADS_1


"Aku memang bukan anak bayi, tapi aku calon Daddy bayi dan aku ingin menikmatinya sebelum anak kita nanti."


Lihat lah pria ini, berkata seperti itu dengan santai nya dan ekspresi wajahnya? Benar-benar membuat Arazey kesal. Ingin rasanya ia berteriak memaki pria yang tengah memeluk perutnya ini,


Tetapi Arazey sadar, pria itu adalah Grey. Suami nya yang telah sah dimata hukum dan agama, dan juga pria pilihan kedua orang tua nya yang selalu di bangga banggakan.


"Pokoknya aku gak mau!" Tegas Arazey menolak dan kembali memfokuskan dirinya pada buku kedokteran yang ia pegang.


"Yakin gak mau?"


"Yakin!"


Tanpa berkata-kata lagi Grey pun bangun dari posisi nya dan meraih handphone yang ada di nakas sebelah nya.


Arazey melirik pergerakan Grey dengan ekor matanya. Dimana pria itu mulai mengutak-atik handphone nya hingga beberapa saat kemudian terdengar suara panggilan yang sedang di hubungkan.


"Nelpon siapa?" Tanya Arazey.


Grey hanya mengangkat bahu nya acuh menanggapi pertanyaan Arazey, hingga beberapa saat kemudian panggilan tersebut terhubung.


"Hallo Grey, ada apa nak?" Sahut seorang wanita paruh baya.


Seketika mata Arazey langsung melotot saat mendengar suara itu, pasalnya itu adalah suara Rachel-- Mama nya.


Dan kini tangan Arazey pun hendak merebut handphone Grey tetapi kalah cepat dengan gerakan Grey yang langsung berdiri.


"Apa aku menganggu waktu istirahat Mama?" Tanya basa-basi Grey.


"Tidak nak,"


"Kamu mau apa sih?!" Geram tertahan Arazey yang kini berdiri diatas kasur menyamakan tinggi Grey. Tetapi Grey mengacuhkan nya.


"Ini lho Ma, aku mau kasih tau kalo Arazey meminta aku untuk--"

__ADS_1


Belum sempat melanjutkan ucapan nya dengan cepat Arazey membekap mulut suami nya yang ia yakini Grey akan mengadu tentang masalah penyelidikan kasus kakak laki-laki nya.


"Kamu mau mengadu hah?!" Tekan pelan Arazey dengan mata melotot.


Grey melepaskan tangan Arazey dengan sebelah tangan nya lalu tersenyum miring penuh arti yang membuat Arazey panik.


"Hallo Grey? Kamu masih disana?" Tanya Rachel yang bingung karena tiba-tiba Grey berhenti bicara.


"Iya Ma"


"Tadi kamu bilang apa? Ara meminta apa?" Tanya penasaran Rachel.


Mendengar ucapan sang Mama disebrang sana membuat kepala Arazey menggeleng, meminta Grey untuk diam.


Tetapi lagi-lagi pria itu hanya menyunggingkan senyum nya dan membuka mulutnya hendak kembali berbicara.


"Baiklah permintaan mu akan aku penuhi!" Teriak kesal Arazey yang langsung merebut handphone Grey.


"Ada apa dengan Ara, Grey?" Tanya bingung Rachel saat mendengar teriakan Arazey.


"Gapapa kok Ma, Grey sedang bosan. Aku tutup ya" Sahut cepat Arazey.


Sedetik kemudian tanpa menunggu jawaban sang Mama, Arazey langsung mengakhiri panggilan tersebut dan melempar sembarang handphone Grey ke kasur.


"Apaan sih kok kamu kayak anak kecil!" Pekik kesal Arazey.


Lantas Grey menarik pinggang sang istri hingga menempel dengan tubuhnya, dan sedikit mendongak karena posisi Arazey sedikit lebih tinggi darinya.


"Ini namanya bisnis dalam rumah tangga, honey" tutur Grey dengan seringai licik nya.


.......


...****************...

__ADS_1


........


Seeyou next bab🤗Jangan lupa dukungan nya😻


__ADS_2