Terjebak Cinta Om Mafia Possesive

Terjebak Cinta Om Mafia Possesive
Bab-48-


__ADS_3

Tepat pukul 12 siang Grey baru saja kembali ke rumah sakit tempat istrinya bekerja, dimana setelah memasuki rumah sakit tujuan utamanya adalah ruangan Arazey.


Grey membuka pintu ruangan itu tanpa mengetuk, dan hal itu pun berhasil membuat seorang wanita yang tengah.


menyandarkan punggungnya di kursi sontak terperanjat kaget


"Honey kamu sudah disini?" ucap terkejut Grey yang langsung menghampiri Arazey.


"Om.." kesal tertahan Arazey.


Lantas wanita itu kembali menyandarkan punggung nya di sandaran kursi dan memejamkan matanya, hal itu pun berhasil membuat Grey mengernyit bingung.


"Kenapa? Operasinya gagal?"


Arazey menggeleng menjawab pertanyaan suami nya. Hingga akhirnya telapak tangan besar milik Grey mendarat di kening nya.


Tatapan bingung Grey langsung berubah menjadi tatapan khawatir saat telapak tangan nya terasa hangat. "Kamu sakit?" tanya Grey dengan nada khawatirnya.


"Kita periksa ya?" ucap Grey lagi karena tidak kunjung mendapat sahutan


"Pulang saja, tadi aku sudah meminta izin pada senior Shin"


Mendengar jawaban Arazey yang terdengar lemas, tanpa berkata-kata lagi Grey langsung mengangkat tubuh sang istri


"Kita periksa dulu" tegas Grey

__ADS_1


"Aku gapapa om, cuma sedikit lelah terus mau tidur"


"Tapi-- Aku ngantuk" potong Arazey seraya menggalungkan tangan nya dileher Grey lalu menyandarkan kepala nya di dada keker suami nya itu.


"Baiklah kita pulang"


...---...


...πŸ‘‘πŸ‘‘πŸ‘‘πŸ‘‘πŸ‘‘...


...---...


"Jangan tidur dulu, kamu belum makan siang" ucap Grey saat melihat sang istri hendak memejamkan matanya.


Grey menggeleng menanggapi ucapan Arazey. Diri nya tengah sibuk melepaskan pakaian nya hingga tubuh bagian atas nya terekspos begitu saja.


"Ayo makan dulu" ajak Grey.


"Ishh pakai dulu baju nya" titah Arazey seraya mengalihkan pandangannya


Tetapi pria itu tidak menghiraukan nya, ia malah duduk di tepi kasur lalu memeluk tubuh Arazey. "Om!!" sentak kaget Arazey.


"Kasihan istriku pasti kelelahan karena semalam" lembut Grey mengusap-usap punggung Arazey.


Sedangkan wanita itu secara tidak sadar memegang dada suami nya karena berniat mendorong tubuh Grey agar melepaskan pelukan nya

__ADS_1


"Lepas om, ayo makan"


"Mau makan kamu lagi boleh?"


Mendengar ucapan itu mata Arazey pun langsung melotot dan menatap kesal wajah Grey, tetapi mata pria itu malah beralih kebawah seraya menaik turunkan alisnya membuat tatapan Arazey berubah bingung.


Arazey mengikuti arah mata Grey dan seketika wajahnya memerah dengan tangan yang terasa membeku


"Enak banget ya dipegang nya sampai gak mau dilepas?" goda Grey seraya memegang tangan Arazey yang berada di dada nya


"Om!! Lepas ihh, jangan cabull!!" geram Arazey dengan wajah yang semakin memerah


"Gapapa aku ikhlas kok di cabuli kamu" sahut Grey semakin menjadi-jadi, bahkan kini tangan pria itu tak ragu untuk menuntun jemari Arazey agar menekan dada nya


Bayangkan saja bagaimana rasanya menjadi Arazey saat ini, dihadapkan dengan dada yang dihias oleh beberapa tato belum lagi bentuk tubuh itu sangat menggoda kaum hawa yang melihat nya


Melihat wajah Arazey yang semakin memerah membuat Grey tidak kuat lagi menahan tawa nya, kini pria itu telah membebaskan tangan Arazey bersamaan dengan gelak tawanya


Kali ini Arazey benar-benar geram akan tingkah Grey, hingga akhirnya tangan yang baru saja terlepas itu langsung melayang memukul lengan suami nya.


"Ishhh om!! Ngeselin banget!"


"Hahaha baiklah-baiklah, ayo kita makan"


...****************...

__ADS_1


__ADS_2