Terjebak Takdir Cinta Presdir

Terjebak Takdir Cinta Presdir
Memanjakan diri....


__ADS_3

Pagi hari nya Nathan terbangun lebih dulu dari Rens. Dia memandang wajah polos Rens yang masih tertidur dengan pulasnya. Lalu kecupan hangat mendarat dikening Rens...


Entah mengapa Nathan merasa ada yang sedikit aneh dari Rens selama beberapa hari ini. Rens selalu bangun agak siangan dan males untuk berangkat ke kampus. Dia lebih memilih untuk tidur seharian diranjang, bangun hanya untuk makan saja. Dan juga Nathan merasa istri nya itu lebih manja dari sebelum nya...


Tetapi Nathan tak mau ambil pusing, dia pikir mungkin saja Rens sudah merasa lebih nyaman saja dengan nya. Dia pun langsung bergegas mandi dan bersiap-siap hendak pergi kekantor...


Setelah selesai bersiap, Nathan pun turun kebawah. Nampak Barbara dan juga Kevin yang telah menyantap sarapan mereka. Yang tertinggal setengah itu....


" Pagi Mih..Kevin "


Sapa Nathan, yang langsung duduk dikursi yang dibukakan oleh pelayan nya.


" Pagi juga Nathan... " sahut Barbara.


Sedangkan Kevin hanya mengangguk dan sibuk sarapan sembari memainkan ponselnya. Sesekali ia tersenyum menatap ponselnya itu.


Pasti dia sedang mengirim pesan pada Mia, begitulah fikir Nathan...


" Dimana Renesmee? Kenapa dia tak ikut turun untuk sarapan Nathan "


Barbara pun akhirnya bertanya pada Nathan, karna menyadari jika menantu kesayangan nya itu tidak ada.


" Dia masih tidur Mih....biarkan saja sampai dia bangun sendiri Nathan tak ingin mengganggu tidurnya "


Jelas Nathan panjang lebar, menjawab pertanyaan Barbara.


" Hmm...jadi kamu akan meninggalkan nya pergi ke kantor sekarang? "


Tanya Barbara lagi.


" Iya Mih.....Nathan titip Rens yah " jawab Nathan, menitipkan Rens pada Barbara.


" Kebetulan Mamih ingin mengajak Renesmee untuk makan siang bareng dan ke spa untuk memanjakan diri sekali-sekali "


" Baiklah Mih, tapi hati-hati yah karna Nathan masih belum tenang jika Jimmy masih berkeliaran diluar sana.... "


Tanpa sadar tangan Nathan mengepal dengan kuatnya, saat menyebutkan nama Jimmy. Bahkan dia punya firasat jika Jimmy lah yang mencoba bermain-main dengan nya....


" Tenang saja Nathan Mamih akan sangat berhati-hati.... "


" Nathan akan mengirim Alex untuk mengawal Mamih dan juga Rens... "


" Iya Nathan....cepat selesai kan sarapan kalian, dan cepatlah berangkat ke kantor "


Barbara pun kembali mengingatkan Nathan dan Kevin untuk menyelesaikan sarapan mereka. Dan berangkat ke kantor sebelum terlambat.


Meskipun Nathan adalah pemilik perusahaan, tetapi itu tak membuat dirinya seenaknya saja. Dia tetap harus memperlihatkan kedisiplinan kepada seluruh karyawan nya....


Setelah selesai menyantap habis sarapan nya. Nathan juga Kevin bergegas untuk berangkat ke kantor mereka.


****


Sekitar jam sepuluh pagi, Matahari sudah terasa sedikit terik. Masuk disela-sela jendela dan balkon kamar Nathan menyinari seluruh sudut nya.


Rens pun akhirnya bangun dari mimpi indah yang membuat dirinya males untuk membuka mata. Dia merenggang kan tubuh nya dan menggeliat ke kiri kekanan mencari-cari sosok suami nya.


Sesaat mulai tersadar jika suaminya sudah tidak ada disampingnya. Rens langsung terlonjak bangun dari tidurnya dengan cepat dia melihat jam, ternyata sudah sedikit siang.


" Pasti Nathan sudah ke kantor sedari tadi....kenapa aku semalas ini sih untuk bangun pagi " gerutu Rens didalam hatinya.


Dia mengacak-acak rambutnya sendirisembari terus menggerutui diri sendiri. Dia sedikit aneh dengan dirinya yang semakin hari, malah semakin malas-malasan untuk melakukan apa saja.....


Bahkan sudah hampir semingguan dia tidak pergi ke kampus, karna rasa males yang dirasa nya. Dia hanya ingin bersantai, tidur, makan, dan bermanja-manja pada suaminya itu.....


Apa karna si Baby yang kini tengah dikandung nya itu? Sempat berpikiran seperti itu, Rens langsung mengelus lembut perut nya yang masih rata itu....


" Baby baik-baik yah disana....Mommy akan menjaga mu dengan sangat hati-hati dan memberi mu asupan-asupan bergizi!! Agar kamu dapat tumbuh besar menjadi pria kuat dan pintar seperti Deddy "


Rens mengoceh sendiri pada Baby dalam perut nya itu, hatinya terasa begitu bahagia sekali saat ini. Kehadiran Baby seakan menjadi pelengkap diantara Nathan juga dirinya...


Tok..tok...tok


Suara ketukan pintu pun membuyarkan lamunan indah Rens.


Seorang pelayan masuk membawakan segelas susu hangat diatas nampan, sebelum masuk pastinya dia meminta izin terlebih dahulu.


" Nona Rens ini susu hangat nya silahkan diminum dulu mumpung masih hangat "


Pelayan tersebut menyodorkan segelas susu pada Rens.

__ADS_1


" Makasih... "


Rens tersenyum dan langsung menyambut segelas susu hangat itu, langsung saja dia meneguk nya. Pelayan tafi hanya mengangguk dan langsung berlalu keluar kamar....


Setelah menghabiskan nya, Rens langsung beranjak dari ranjang. Lalu berlalu masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri nya. Mengingat pergulatan panas mereka tadi malam....


Selesai mandi dan bersiap-siap Rens keluar kamar turun kelantai satu. Nampak Barbara tengah duduk diatas sofa sambil menyilang kaki, meneguk segelas teh dan membaca sebuah Majalah Fasion serta Kecantikan.


Menyadari kehadiran Rens, Barbara pun menoleh kearah Rens. Dan melambaikan tangan untuk mengisyaratkan nya mendekatlah.


Rens tersenyum dan mengangguk, tak menunggu lama dia langsung melangkah mendekati Barbara...


" Renesmee Sayang....hari ini kamu free kan? "


Tanya Barbara dengan semangat, dia sudah tidak sabar membawa jalan-jalan menantu nya itu. Dan memperkenalkan pada teman-teman nya yang biasa bertemu di spa langganan nya.


" Eh...i-iya Mih, Rens free kok!! Ada apa emang nya Mih? "


Rens kebingungan dan balik bertanya maksud dari Barbara.


" Mamih udah bicara sama Nathan sebelum nya, Mamih ingin mengajak mu untuk makan siang bareng dan ke spa memanjakan diri "


Jelas Barbara, semakin mantab dengan niat nya. Sudah lama sekali ia menunggu waktu yang tepat, untuk menghabiskan waktu bersama menantu kesayangan nya itu....


" Baiklah Mih terserah Mamih, Rens ngikut aja "


Rens tersenyum setelah mengiyakan ajak Mamih mertua nya itu. Tidak mungkin kan dia menolak nya, mengingat saat ini dia juga memerlukan refleksi untuk tubuh nya...


" Kalau begitu kamu sarapan aja dulu yah sayang "


Barbara mengelus-elus kepala Rens, sembari menuruh nya untuk sarapan.


" Bawakan sarapan untuk Renesmee kemari... "


Perintah Barbara pada salah satu pelayan nya, dengan sigap pun pelayan tersebut membawakan sarapan untu Rens dan menaruh nya diatas meja depan sofa.


Langsung saja Rens melahap sarapan nya itu dengan lahap. Perut nya sangat lapar sedari bangun tidur tadi. Biasa karna bergulat dimalam hari membuat perut Rens lapar hebat dipagi hari nya.....πŸ˜…


Setelah sarapan nya habis tidak lama kemudian Alex datang menjemput kedua wanita tersebut. Sama-sama wanita yang sangat disayangi oleh Nathan, karna itu dia mengirim Alex untuk mengawal mereka.


" Mobil nya sudah siap Nyonya.... "


" Renesmee sayang....ayo kita berangkat "


Panggil Barbara dan langsung menggandeng menantu nya itu menuju mobil.


.


.


.


Alex memarkirkan mobil, diparkiran sebuah Spa mewah dan terkenal itu. Hanya kalangan-kalangan atas saja yang biasa memanjakan diri di Spa ini. Pelayanan nya juga tak kalah mantab dari penampilan nya...


Langsung saja Barbara mengajak Rens untuk masuj kedalam spa itu. Baru masuk saja mereka telah disambut oleh dua orang pelayan dengan pakaian khas disana.


Pelayan tersebut menyambut hangat kedatangan Barbara dan Rens, tanpa diberitahu mereka langsung menuntun kedua wanita cantik yang berbeda usia itu.


Pelayan tersebut memberikan baju ganti untuk dikenakan oleh Rens juga Barbara. Setelah selesai berganti pakaian, barulah mereka memulai ritual pemanjaan diri.


Dengan begitu telaten dan profesional pelayan-pelayan itu melakukan tugasnya. Helaan nafas lega saja yang keluar dari mulut kedua wanita yang tengah memanjakan tubuh itu.


Hampir dua jam lebih mereka melakukan perawatan tersebut, mengikuti beberapa step. Pelayanan dari orang-orang telaten dan profesional memang pantas jika spa itu terkenal mahal nya.


Barbara dan Rens pun kembali melanjutkan perjalanan mereka untuk makan siang bersama. Wajah kedua wanita cantik itu nampak lebih segar dan fresh.


Rens juga merasakan tubuh nya lebih rileks dan segar, karna aroma therapi jeruk kesukaan nya tadi saat berendam dispa itu.


" Gimana perasaan mu Sayang....apa tubuh mu terasa rileks dan segar? "


Tanya Barbara.


" Rens merasa segar sekali Mih, pelayan mereka memang berbakat sekali!! Sangat profesional "


Jawab Rens sembari tersenyum.


" Mamih akan mengajak mu lagi kesana sering-sering.....jika diizinkan suami mu "


Ucap Barbara

__ADS_1


" Hmm...bener Mih susah "


Sahut Rens, mereka pun tertawa bersama mengingat jika Nathan sangat susah orang nya untuk dimintai izin. Apalagi menyangkut Renesmee, dia begitu over protectiv pada istrinya itu....


Wajar lah kan dia takut kehilangan wanita yang sangat dia cintai itu. Jika terjadi apa-apa pada istrinya itu, dia tidak akan memaafkan dirinya sendiri....


Sampailah mereka disebuah Restauran yang terbilang mewah juga. Barbara dan juga Rens langsung masuk kedalam Restauran tersebut.


Disana nampak tiga orang wanita paruh baya yang masih kelihatan cantik terawat dan setelan modis mereka. Benar saja, mereka adalah teman-teman Barbara yang sengaja diajak makan siang bersama.


" Hai.....sudah lama nunggu yah, maaf loh "


Sapa Barbara kepada ketiga wanita itu, yang nampak terkesima pada sosok Rens.


" Tidak apa-apa kok jeng....santai aja kita juga ngga buru-buru amat "


Sahut salah satu wanita dengan dress ketat bermotif macan sangat garang terlihat.


" Iya nih santai aja kali jeng Barbara "


Sahut wanita kedua juga, yang memakai kalung emas seperti rantai kapal besar nya. Hahaha......


" Iya jeng....silahkan duduk-duduk "


Sambut wanita ketiga dengan sangat ramah, diantara ketiga nya. Dia lah yang sedikit natural dan sederhana pakaian nya tidak terlalu mencolok sama sepertu Barbara.


Wanita itu saling bersitatap dan melempar senyum pada Rens. Wanita yang sangat familiar yang begitu dia kenal dengan dekat....


Langsung saja dia berdiri dan memeluk Rens seketika, membuat Barbara dan kedua wanita modis lainnya terdiam melongo.


" Renesmee... "


" Tante Maria...apa kabar "


Ternyata wanita itu adalah Maria Louis. Disitulah Barbara dan Maria baru tersadar. Jika pertama kali masuk dalam perkumpulan elite itu, mereka pernah mengatakan seperti pernah bertemu tapi dimana? Ternyata mereka pernah bertemu dipesta pernikahan Nathan juga Renesmee.


Mereka juga tidak pernah saling bertukar identitas sebelum nya.


" Jeng Maria....apa kamu sudah mengenal menantu ku ini? "


Ucap Barbara menatap dengan penuh tanya.


" Aku sangat mengenalnya... "


Ucap Maria masih menggenggam kedua tangan Rens.


" Tante Maria adalah Mamah nya Tara Louis dari perusahaan grup Louis Mih "


Sanggah Rens menjelaskan.


Terkejutlah Barbara, ternyata selama ini dia telah berteman dan satu perkumpulan dengan Maria. Dia kembali teringat akan sosok Kevin. Wanita yang kini berada dihadapan nya adalah ibu kandung dari Kevin.


Matanya berkaca-kaca menatap Maria, hampir saja air matanya itu menetes tetapi dengan cepat dia mengusap nya.


Rens melihat dengan jelas raut wajah sedih dari Barbara. Dia sangat tahu jelas perasaan Barbara saat ini...


" Aku sangat mengenal menantu mu ini Jeng, sudah aku anggap seperti anak sendiri... "


Ucap Maria kembali.


Mereka pun kembali duduk bersama dikursi masing-masing. Wajah cerah Barbara berubah menjadi murung. Dari bawah meja Rens menggenggam erat tangan kiri Barbara. Lalu ia mengangguk tersenyum, mencoba untuk menguatkan hati Barbara....


Barbara terkejut yang dilakukan Rens, dimemandang lekat menantu nya itu. Sungguh dia tak bisa menahan air matanya lagi. Langsung saja dia pamit untuk ke toilet....


Rens dan juga Maria menatap sendu nanar kepergian Barbara.


Didalam kamar mandi Barbara berdiri didepan kaca wastafel menatap dirinya sendiri. tidak la kemudian masuklah Maria yang juga ketoilet yang sama......


.


.


.


.


.


Lanjut siangan yah Readers...author kerja bakti dulu maapkan yahπŸ™πŸ™πŸ˜ŠπŸ˜Š

__ADS_1


__ADS_2