
Nathan pun berdiri dari duduknya...
"Nathan akan membawa Renesmee pindah ke apartement Nathan mih" ucap Nathan sembari mengeluarkan ponselnya lalu menghubungi seseorang.
"Apa secepat ini Nat...kamu mau pindah sayang" tanya Barbara dengan raut wajah sedih.
"Nathan harus tetap membantu Kevin mih...meskipun Nathan cuti sementara kasihan Kevin!! Sedangkan semua keperluan Nathan ada diruang kerja Nathan diapartement" Ucap Nathan menjelaskan.
"hmm benar juga.....yasudah lah Mamih mengizinkan kalian untuk pindah hari ini" ucap Barbara sembari menggenggam tangan Rens dan dibalas senyuman manis dari bibir Rens.
"Lagi pula jika Mamih tidak mengizinkan, Nathan akan tetap pindah" ucap Nathan Seraya berlalu menjauh, karna panggilan tadi sudah terhubung.
"Apa kau bilang? Dasar yah kamu Nathan selalu begitu"
"Hallo.....sebentar-sebentar" Nathan menjauh menerima panggilan.
Barbara pun menatap sendu wajah cantik Renesmee, dielus nya kepalanya dengan lembut. Tak sadar air matanya pun menetes seketika. Rens terkejut saat melihat mertuanya itu tiba-tiba saja menangis.
"Mamih....kenapa mamih menangis?" tanya Rens cemas.
"hmm....Mamih titip Nathan yah!! Mamih harap Nathan bisa kembali seperti dulu lagi dan melupakan kenangan buruknya?" ucap Barbara menangis lalu tersenyum padanya.
"Seperti dulu? Kenangan buruk? Maksud Mamih apa Rens tidak mengerti?" tanya Rens bingung serta penasaran.
__ADS_1
"hmm...nanti kau pasti akan tau sendiri jika tiba saat nya" ucap Barbara tersenyum seraya berlalu meninggalkan Rens yang masih terpaku diam.
" Sebenarnya apa yang disembunyikan orang-orang terhadapku? Kenangan buruk apa yang dialaminya, kemarin dia juga seperti seseorang yang memiliki trauma berat apa itu yang dimaksud Mamih?? Tetapi kenapa? Apa alasannya? Aku semakin tidak mengerti jalan hidup Nathan" Bathin Rens.
Dia terus-menerus memikirkan maksud ucapan Barbara kepadanya. Otaknya serasa diputar balikan, betapa penasaran dirinya.
"Apa yang sedang kau fikirkan?" ucap Nathan, membuyarkan lamunan Rens. Rens pun terkejut dan langsung menoleh kearah Nathan yang berjalan mendekat kearahnya.
"Eh....ti-tidak ada!! Aku tidak sedang memikirkan apa apa kok" jawab Rens sedikit gugup, lalu ia menundukan pandangannya.
"Oh yasudah, cepat bersiap aku akan menunggu mu disini" ucap Nathan seraya kembali duduk disebelah Rens sambil memainkan ponselnya.
"Bersiap......mau kemana?" tanya nya bingung.
"Baiklah....aku akan segera kembali" ucap Rens sembari meninggalkan Nathan disana.
Tidak lama kemudian, Rens kembali menghampiri Nathan. Nathan pun berdiri dari duduknya dan langsung menggandeng tangan Rens. Rens terkejut dengan perilaku Nathan itu. Dia pun hanya diam dan pasrah mengikuti langkah Nathan. Namun saat hendak keluar dari pintu rumah langkah Rens terhenti, dia seperti melupakan sesuatu. Nathan yang menyadari jika Rens berhenti, lalu menoleh tajam kearah Rens.
"Kenapa kau berhenti? Ini sudah hampir siang, cepat sedikit" ucap Nathan sedikit kesal. Dia paling benci jika seseorang mengulur-ulur waktu saat bersamanya. Baginya "Time Is Money Men".
"Apa tidak sebaiknya kita berpamitan pada Mamih?"
"Kau telat, Mamih sudah berangkat kekantornya saat kau masih dikamar"
__ADS_1
"Benarkah? Yasudahlah" ucap Rens, kemudian dia berjalan melewati Nathan kearah parkiran mobil.
"Huh" Nathan mengehela nafas dengan pelan, saat melihat Rens berjalan melewatinya.
.
.
.
.
.
.
Sampailah mereka tepat didepan gedung apartement Nathan. Mata Rens tidak bisa berhenti untuk terus terkesima melihat gedung yang sangat tinggi bahkan mewah seperti itu. Tak habis pikir bahwa dirinya akan menjadi salah satu penghuni disana. Mobil Nathan pun memasuki tempat parkiran.
"Wah.....benar-benar gedung inj sangat indah!! Katanya yang aku dengar lantai paling atas adalah unit terbaik diapartment ini!! Pasti pemiliknya sangat kaya raya" ucap Rens tidak sadar, dia sangat terpukau.
"Apa kau senang? Kau akan lebih terpukau lagi nantinya hahaha" ucap Nathan tersenyum licik.
"ya ya ya.....aku sangat-sangat senang!! Bahkan sekayanya papah dan mamah tetapi mereka tidak membelj unit diapartment ini .....Papah Mamah aku merindukan kalian !!" ucap Rens sedikit lirih......
__ADS_1