Terjebak Takdir Cinta Presdir

Terjebak Takdir Cinta Presdir
Menggemaskan..


__ADS_3

Setelah selesai dengan tubuh Nathan, Rens menggapai gagang shower dan melepaskan nya dari gantuan nya. Rens mengatur suhu air nya menjadi hangat.


Kemudian dengan perlahan dia mulai membasahi rambut dan kepala Nathan. Dituang nya sampo yang sangat harum dirambut Nathan.


Lalu mulai lah dia menggaruk-garuk kulit kepala Nathan dengan lembut, agar kotoran disetiap helai rambut nya hilang. Saking lembut dan terasa nyaman, Nathan sampai terbuai dia menutup kedua matanya. Merasakan setiap sentuhan lembut jari-jemari istrinya itu....


Setelah sudah cukup bersih dirasa Rens, dan kini kepala Nathan dipenuhi dengan busa-busa dari shampo tadi. Lalu dia mulai membersihkan daun telinga Nathan, dan menggosok lembut wajah Nathan.


Kini wajah Nathan tepat berada di hadapan nya, Nathan masih menutup matanya. Rens mengelus pipi Nathan dengan kedua tangan nya.


Tanpa sadar air matanya menetes, entah apa yang sedang difikirkan nya saat ini. Rens pun mendekatkan wajah nya dan....


Cups....


Kecupan hangat mendarat dibibir Nathan, sudah lama sekali dia tidak merasakan bibir itu. Nathan pun tersentak kaget, dan membuka matanya.


Kini mata mereka saling menatap dengan lekat nya. Lalu Nathan tersenyum dan langsung mengecup kembali bibir Rens.


" Perlakuan manismu inilah, yang selama ini begitu aku rindukan Nathan!! Terima kasih sudah sadar kembali, aku sangat mancintai mu " Bathin Rens.


Hampir sejam lebih mereka didalam kamar mandi....


Kini Nathan tengah duduk diatas ranjang dengan tubuh bagian atas yang masih polos tanpa sehelai benang. Dengan perlahan Rens memakai kan kemeja piyama milik Nathan.


Kemudian ia mengeringkan rambut Nathan menggunakan hairdrayer milik nya...


" Aku ingin makan masakan mu malam ini.... "


Nathan menghentikan tangan Rens yang sedang sibuk dirambutnya. Rens terhenti dan menatap wajah Nathan...


" Kenapa melihatku seperti itu? Kamu ngga mau memasak untuk suami mu sendiri? "


ucap Nathan sinis pada Rens.


" Bukan seperti itu Sayang, baiklah aku akan memasak untuk mu "


Rens terdiam sejenak, seperti sedang memikirkan sesuatu. Apa yang akan dimasaknya malam ini? Pasta rumput laut kesukaan Nathan saja...


" Hmm...aku tak sabar ingin mencicipi nya "


Nathan kembali menggapai tangan Rens dan mengarahkan nya kerambutnya. Rens pun tersadar dari lamunan nya, dan langsung melanjutkan aktivitas nya tadi....


*****


Dimeja makan Nathan duduk menghadap ke arah Rens. Rens melemparkan senyuman indah nya, yang disambut dengan senang hati oleh Nathan....

__ADS_1


Tak menunggu lama Rens mulai mengenakan celemek masak nya, dan melakukan tahap demi tahap membuat pasta rumput laut untuk Nathan.


Sedangkan Nathan hanya diam, sesekali tersenyum menatap Rens dengan tatapan teduh nya. Hatinya begitu damai melihat istrinya kini telah banyak berubah....


Nathan semakin bangga terhadap Rens, betapa beruntungnya dia telah mempersunting Rens sebagai istrinya...


Ingin sekali rasanya dia memeluk tubuh mungil Rens dari belakang, sembari ia memasak. Rens terlihat begitu menggemas kan mengenakan celemek berwarna merah. Dengan rambut digelung dan perut yang membuncit dibalik celemek sangat nampak....


Nathan menjadi senyum-senyum sendiri melihatnya, pipi nya merona merah. Mengingat Rens yang dulu tidak bisa memasak.


Wajah gugup dan bingung nya yang saat itu sangat lucu. Waktu Nathan sakit, Rens ingin memasak kan makanan. Namun tak jadi karna ia malah membuat Nathan panik saat ia hendak terjatuh dari atas kursi.....


Sungguh kenangan yang begitu lucu, Nathan tertawa kecil mengingat nya. Rens menoleh dan menyipitkan matanya melihat Nathan yang sedari tadi senyum-senyum sendiri....


" Apa yang sedang ditertawakan nya? " gumam Rens.


Dia pun langsung bertanya pada Nathan.


" Kenapa senyum-senyum sendiri? ada yang lucu? "


Tanya Rens menatap sinis suaminya itu.


" Hahaha....engga kok Sayang!! Silahkan lanjut "


Nathan menjawabnya dengan santai, tetapi dengan tawanya yang seakan meledek Rens. Rens mengerucutkan bibir nya, menggemaskan. Rasanya ingin sekali bibir itu dikecup oleh Nathan....


Dua porsi pasta rumput laun telah tersusun rapi diatas meja makan. Nathan tak henti-henti nya menatapi kedua piring tersebut....


Tampilan dan aroma nya begitu menggoda. Melihat Nathan yang seperti tak sabar ingin menyantap makanan nya. Rens hanya tersenyum tersipu duduk dihadapan Nathan....


" Seperti nya enak!! Sejak kapan istri manja ku ini pinter masak "


Nathan tersenyum memuji istrinya. Sedangkan Rens semakin tersipu dibuat nya. Wajah nya semakin memerah.


" Masih jauh dari kata pinter sayang, aku masak sesekali aja jika lagi mood aja...hehehe "


Rens menggaruk-garuk kepala nya yang tidak gatal, wajah nya kini semerah tomat. Nathan pun mulai hendak menyendok makanan nya...


" ....Aku suapin yah sayang? "


Lanjut Rens, saat melihat Nathan yang sedikit susab mengangkat lengan kanan nya itu. Rens beranjak dari kursinya dan duduk disebelah Nathan. Saat hendak menggapai garpu ditangan Nathan, dia terhenti....


" Tidak usah Sayang....aku ingin mencoba nya sendiri "


Nathan menahan tangan Rens lalu menggeleng menatap nya. Rens hanya diam menatap sendu suaminya itu...

__ADS_1


Selagi Nathan berusaha keras untuk menyendok sendiri makanan nya. Nathan menatapi nya, tanpa sadar air matanya keluar sendiri namun dengan cepat dihapusnya. Tak ingin Nathan melihat air matanya itu....


*****


Kini Rens dan Nathan sedang duduk bersandar diranjang mereka. Nathan dikanan dan Rens dikiri, Mereka mengobrol santai.


Sesekali tersenyum dan tertawa, saling mengelus dan menggenggam. Nathan mengelus-elus perut Rens dengan penuh kasih sayang....


Rens menjadi wanita terbahagia saat ini, kebahagian nya tak bisa diungkapkan melalui kata-kata lagi. Tak henti-hentinya dia mengucapkan syukur terhadap Tuhan. Yang telah mengembalikan suami tercintanya padanya ....


" Baby apa selama ini kamu rewel dan membuat Mommy kesusahan? "


Ucap Nathan sembari mengelus-elus perut Rens.


" Tidak Daddy, aku tidak pernah membuat Mommy susah "


Jawab Rens dengan menirukan suara anak kecil.


" Kalau begitu, cepatlah keluar biar kita bisa main bersama-sama Baby "


ucap Nathan kembali, dia pun langsung mengecup pipi Rens dengan lembut. Rens tersenyum dan langsung bersandar dibahu kiri Nathan.


" Aku sangat mencintaimu Sayang...cups "


ucap Nathan sembari mengecup kening Rens yang bersandar dibahunya.


" Aku juga sangat mencintai mu sayang.... "


Balas Rens kemudian mendongak kan kepalanya. Lalu dia mengecup lembut bibir Nathan. Mereka pun terhanyut dalam ciuman yang sedikit memanas selama beberapa detik.


Setelah itu Rens pun membantu Nathan untuk membaringkan tubuhnya bersiap untuk tidur. Diselimutkan nya tubuh suaminya itu.


Barulah dia yang meringsut menyandarkan kepalanya didada Nathan dan memeluk tubuh suaminya itu. Beberapa saat kemudian terdengar suara dengkuran kecil dari keduanya. Menandakan jika mereka telah berada dialam mimpi masing-masing.....


.


.


.


.


Sekali lagi terima kasih untuk suport dan dukungan nya, Author minta maaf karna tak bisa membalas satu persatu komen kalian. Tapi Author dengan senang hati membacan semuanya. Author sangat kagum dengan apresiasi kalian, terus dukung karya Author yah.....


Jangan lupa untuk like, komen, dan Vote yah.....biar author semangat up nya dan cerita ini semakin banyak yang baca.....😊😊😊

__ADS_1


THANKYOU HAPPY READING GUYS πŸ™πŸ™


__ADS_2