Terjerat Cinta Kakak Tiri Cinta Masa Laluku (Usia 17) Season 2

Terjerat Cinta Kakak Tiri Cinta Masa Laluku (Usia 17) Season 2
Tamu Tak Terduga


__ADS_3

Semua para tamu sudah menunggu ditempat yang sudah disediakan, Dion juga sudah menunggu ditempat duduk yang dirinya akan menyatakan ijab Qabul.


Sambil menunggu pengantin wanita MC menghibur para tamu undangan dengan guyonannya dan lantunan ayat suci Alquran juga tak lupa dikumandangkan dengan merdu.


Para wartawan serta kameramen sudah siap ditempat, jepretan kamera tak terhitung jumlahnya karena Dion mengadakannya secara terbuka, tentu saja para awak media tidak ingin tertinggal momen terindah ini, ini juga kesempatan untuk mereka pencari berita hangat.


Zava di iringi langkahnya oleh para dayang-dayang cantik dibelakangnya demi untuk menuntunnya ketempat mempelai pria menunggu.


Sesaat Zava keluar berjalan dengan anggun dengan balutan baju pengantin khas Sunda dengan siger dikepalanya dan kebaya putih yang membalut tubuh indahnya.


Benar-benar cantik dan sangat berbeda dengan senyum manis yang terus terkembang dibibir indahnya.


Saat keluar Zava benar-benar dibuat terkesima oleh pemandangan didepan matanya, rasa haru dan bahagia kini menyelimuti relung hatinya, dia sangat terpesona sepanjang jalan dengan mata tak berhenti berkedip dan jika tidak ada orang mungkin mulutnya akan terbuka lebar menyaksikan tempat yang dia datangi.


Dion benar-benar memberikan kejutan dihari yang indah ini dengan momen yang indah pula bahkan sangat indah yang pernah dialami oleh Zava seumur hidupnya dan dia merasa tersanjung sebagai wanita karena diperlakukan bagai ratu oleh Dion.


Para juru kamera juga terus mengambil gambar sang pengantin wanita dengan gaya yang berbeda-beda tak lupa juga pengantin prianya.


Zava tak henti-hentinya bersyukur dalam hati kepada Allah karena telah diberi nikmat yang begitu indah yang patut disyukuri karena telah dipinang oleh lelaki yang begitu tulus mencintainya.


Tak terasa sampailah Zava ditempat dimana ada Dion yang sudah menunggunya dan memandanginya tanpa berkedip, dengan jantung yang bertalu-talu meresahkan jiwa dan raga Dion sungguh Dion tidak sabar untuk segera menjadikan gadis itu miliknya seutuhnya.


Para tamu undangan dan jajaran yang mengatur jalannya acara ini pun dibuat terpesona melihat pengantin wanita yang berjalan anggun seperti bidadari sangat cantik dan aura yang begitu segar, sungguh manis dipandang apalagi saat tersenyum.


Gilang pun bahkan hampir tak bisa mengendalikan diri melihat kecantikan gadis yang dicintainya dia bahkan sampai mengalihkan pandangannya dari pengantin itu supaya hatinya dapat dikendalikan.


Tapi tetap saja hatinya tergelitik sudut matanya tetap menangkap bayangan pengantin cantik itu, untung saja ada Wawan yang mengerti dia langsung mengajak obrol dengan Gilang demi mendamaikan hatinya.


Zava kemudian didudukkan disamping Dion yang terus memandanginya dengan takjub hingga Kevin yang berada disampingnya membisikkan sesuatu yang membuat Dion kesal.

__ADS_1


"Tuan, nona Zava akan malu jika terus dipandangi seperti itu. Dia tidak akan lari tuan." bisik Kevin tapi sudut bibirnya terangkat keatas Kevin tersenyum sungguh tipis hingga tidak ada yang mengetahui.


Kevin juga ikut bahagia melihat tuannya bahagia dia tidak pernah setenang ini karena tuannya akan jadi seorang suami.


Dion berdehem untuk menormalkan jantungnya yang terus berdetak, berusaha bersikap tenang dan tidak gugup.


"Bagaimana? tuan Dion apa sudah siap?" tanya pak penghulu setelah pengantin wanita datang.


"Aku sudah siap!" jawabnya mantap tanpa ada keraguan membuat penghulu itu menganggukan kepalanya.


Karena orang tua Zava sudah tidak ada maka yang menjadi walinya adalah Rian kakak kandungnya yang sudah duduk berhadapan dengan Dion, sedangkan untuk Dion dia menjadikan Kevin sebagai walinya karena Dion tidak punya sanak saudara.


Pak penghulu menjabat tangan Dion dan mulai berikrar yang mana membuat Zava yang gugup terlihat dari tangannya yang gemetaran berada dibawah meja, Zava terus berdoa dalam hati supaya pernikahan sakral ini berjalan dengan lancar.


Lalu terdengarlah kata 'SAH' dari semua orang.


Tetapi berbeda dengan Gilang dia harus menahan rasa yang teramat perih, rupanya sulit sekali untuk melupakan orang yang dicintainya.


Gilang harus kuat menahan perasaan yang tak sampai ini.


Salma juga memperhatikan Gilang yang terus berusaha tenang namun matanya tak bisa dibohongi bahwa lelaki itu menitikkan air mata membuat Salma juga menitikkan air mata.


Wawan yang disampingnya sesekali menepuk pelan pundak Gilang, Wawan seperti merasakan kesedihan juga tapi untungnya dia sudah tidak berharap lagi semenjak tau bahwa bosnya tertarik dengan Zava.


Rian juga sangat bahagia melihat adik satu-satunya menikah dengan orang yang dicintainya, karena selama ini yang dirasakan Rian adiknya itu selalu menderita dan dia berharap serta berdoa semoga dengan Dion, Zava menemukan kebahagiaanya.


Air mata pun luruh seketika diiringi dengan senyum bahagia yang terpancar diwajahnya.


Kau pantas bahagia adikku, kudoakan semoga kau dan keturunanmu selalu mendapat kebahagiaan.

__ADS_1


kata hati Rian untuk adik tersayangnya.


Pak penghulu pun mendoakan pengantin dengan khidmat dan di amini oleh semua orang yang ada disitu.


Acara sakral pun selesai, kini acara resepsi pernikahan satu persatu para tamu penting yang hadir memberikan selamat kepada pengantin.


****


Disisi lain datanglah empat pria tampan dan satu wanita cantik yang sedang menggendong bayi, mereka datang secara bersamaan dengan tampilan mewah dan elegan.


Kedatangan mereka juga menjadi sorotan karena tampak berbeda dan diduga teman dari pengantin pria atau wanita.


Mereka berjalan dengan senyum yang terus terpancar bahkan gaya mereka pun sudah seperti model dan bos besar.


Bahkan salah satu lelaki disana dengan tidak tau malunya melambaikan tangan seolah seperti sang idola bergaya narsis dan tersenyum lebar.


Mereka semua mendekati pengantin. Zava yang tadinya terus menyalami para tamu kini pandangannya teralihkan kepada tamu yang baru datang itu. Zava melebarkan matanya dan terdiam ditempat, dirinya tidak menyangka akan kedatangan tamu yang tak terduga dihari indahnya.


Ini pasti kejutan lagi yang diberikan oleh Dion untuknya sungguh Zava benar-benar bahagia.


_______


Kira-kira siapa yah mereka?


Kalo yang baca season pertamanya pasti tau siapa mereka itu?


Oke tunggu next selanjutnya..


Jangan lupa beri dukungan biar author tambah semangat 😊😊😊

__ADS_1


__ADS_2