
kantor.
sesampainya Bram di kantor, bram melangkah kakinya dengan pasti,sorot matanya begitu tajam,tak menghiraukan sapaan karyawan nya. bram datang dengan 3 orang polisi ,2 orang polisi wanita dan satu polisi laki laki,dan para polisi tersebut mengenakan baju biasa, dan Bram pun membawa semua bukti yang menjerat linda
brakkkkk suara pintu ruangan linda di buka bram dengan penuh emosi. sedangkan linda sedang mencari sesuatu, ,bram pun tau apa yang sedang di cari linda
bram :" linda apa kau mencari ini " menunjukkan beberapa map kepada linda dan linda pun terkejut
linda :" pak bram.. " jawab linda ketakutan
bram :" kau tak perlu berpura pura , saya tau siapa kamu " menunjuk linda
sedangkan karyawan yang lain sudah banyak yang melihat, begitu juga damar dan sang pengacara,
bram :" pak.. anda tau tugas anda "menatap polisi laki laki "
polisi laki laki :" siap pak.. " dan pak polisi tersebut menyuruh anak buah nya untuk menangkap linda
polisi laki laki :" laksanakan tugas kalian "
"siap pak " jawab Serentak ke dua polisi wanita tersebut
"ayo ikut kami " langsung memegang kedua tangan linda dan langsung di borgol,
linda :" lepaskan.. lepas..!! " berontak linda
polisi wanita :" jangan melawan !" bentak polisi wanita
polisi laki laki :" ikut kami dan anda bisa jelaskan semu di kantor polisi, "
linda pun tak tinggal diam ia mengancam bram
linda :" kali ini kau menang bram sanjaya.. tapi lihat saja nanti bukan aset mu saja yang akan lenyap tapi keluarga mu akan lenyapkan satu persatu "
bram :" diam kau.. ! kalau sampai itu terjadi saya tidak segan segan untuk menghabisi mu dan juga burhan " menunjuk ke arah linda
bram :" seret dia ke dalam penjara !" linda pun di bawa ke dua polisi wanita.
polisi laki laki :" kalau gitu saya permisi pak bram,dan untuk bukti nanti saya tunggu di kantor polisi
bram :" baik.. saya Wakil kan kepada pengacara kepercayaan keluarga saya, nanti pengacara saya yang akan menyelesaikan semua nya "
polisi laki laki :" baik.. kalau begitu saya permisi " bram dan pak polisi pun berjabat tangan,sedangkan bukti bukti bram serahkan kepada johan sang pengacara ,dan sang pengacara pun langsung bergegas ke kantor polisi.
Bram :" semua nya bubar tontonan sudah berakhir, cepat!!!! bentak bram kepada karyawan yang sedang berkerumun tadi
dan semua karyawan pun bubar,dan bekerja seperti semula sedangkan damar pun masih memandangi sahabat nya itu dengan tanda tanya
__ADS_1
bram :" dam.. ikut keruangan.. " damar hanya mengangguk
sesampainya di ruangan,bram
damar :" bram sebenarnya ada apa "
bram :" linda suruhan burhan dam... "
damar :" apa!.. jadi.. " kaget
bram :" yah.. " Bram pun menceritakan semua nya. dari awal wina keliling kantor dan wina menemukan Surat surat pengalihan aset dan perusahaan dan wina menyelidiki linda , semua bram cerita kan semua nya kepada Damar.
damar:" gua gak nyaka linda senekat itu Bram ,gila bener bener gila ! " menyandarkan punggung nya di sofa
Damar :" dan dia melibatkan gua "
Bram :" yah.. gua juga gak tau jika surat dan laporan keuangan itu gak di tumuin wina " membayangkan wajah wina
damar :" bram.. apa dengan tertangkap nya linda, polisi juga akan menangkap burhan,dan bukan kah,ia sulit untuk di tangkap,mengingat berapa licik nya si burhan.
bram :" itu yang aku pikir kan dam, dan sekarang keselamatan keluarga ku mulai terancam ,tapi gua gak akan membiarkan itu terjadi...dan..ok.. siapkan rapat dadakan.. kumpulan semua dewan direksi di ruang rapat untuk membahas masalah ini dan masalah dana perusahaan yang linda gelap kan "
damar :" ok.. " berdiri dan keluar ruangan.dan melaksanakan perintah bram..
bram dan damar pun sudah berada di ruang rapat berserta dewan direksi,mereka membahas masalah penggelapan dana yang dilakukan linda .
disisi lain wina begitu cemas dengan suami nya.. ,buru buru ia menyelesaikan laporan nya dan segera menyusul suaminya ke kantor,
arin :" baik bu.. " Wina oun keluar ,sampai di teras Ruko ia pun memanggil pak deddy dan boy.
wina :" boy.. pak deddy kita ke kantor"
boy :" baik nyonya.. " wina pak deddy dan boy pun masuk kedalam mobil dan menuju kantor bram
sesampainya.. di kantor wina pun langsung bergegas masuk lift , setalah sampai di lantai 29 wina pun langsung berjalan menuju ke ruangan suami nya, jalan nya pun begitu cepat dan tak menghiraukan sapaan karyawan nya suaminya, sebelum sampai di ruangan bram, wina pun melihat suami nya keluar dari ruang rapat di ikuti bram para dewan direksi ,di belakang bram. Wina pun memanggil bram dan berlari memeluk suami nya dan mencium seluruh wajah suaminya tak peduli di tonton banyak karyawan termasuk damar
wina :" mas... ! berlari dan langsung memeluk bram serta menciumi seluruh wajah bram
bram :" sayang... ! membalas pelukan wina dan mengecup kening wina
wina :" mas aku khawatir sama mas.. " memandang lekat suami nya,
sedangkan damar menggaruk garuk tengkuk nya melihat bram dan wina yang sembarangan peluk pelukan di depan karyawan, dan semua dewan direksi pun langsung pergi meninggalkan bram dan wina karna malu sendiri melihat adegan romantis bos dan istrinya .
damar :" udah udah mesra mesraan nya, gak malu di lihat karyawan lu bram,
wina :" bodo amat wek.. " meledek damar sembari jalan menarik jemari bram untuk menuju ke ruangan bram
__ADS_1
bram :" haha.. " menepuk lengan damar
damar:" pasangan singa..hahaha " berjalan mendahului bram dan wina dan bram pun mengepal kan tangan nya
sesampainya di ruangan, bram dan wina pun melanjutkan pelukan mereka.
wina :" mas aku khawatir sama kamu.. " masih memeluk bram
bram :" tenang sayang.. mas gak papa hem.. " mengecup kening wina
wina :" gimana linda "
bram :" sudah mas seret ke penjara " tersenyum
wina :" bagus kalau begitu " melepaskan pelukan bram dan duduk di sofa dan di ikuti bram.
bram :" sayang.. " mengusap rambut wina dan tersenyum
wina :" hem.. " melihat bram
bram :" terimakasih .. "
wina :" untuk apa.. ?"
bram :" untuk semua nya.. " tersenyum dan mencium mesra punggung ke dua tangan wina
wina :" mas.. aku istri mu.. sudah kewajiban ku untuk melakukan apa pun untuk suami dan keluarga kita " memeluk bram..
bram :" nanti malam,mau kencan gak sama mas.. "
wina :" kencan.. ? anak anak.. ?
bram :" anak anak biar sama oma sama opa nya, ayo lah sayang.. mas rindu masa pacaran kita "
wina :" baik lah.. " tersenyum
wina :" dimana "
bram :" gak jauh sayang dari rumah.. ,kita kencan di kafe di komplek rumah kita, karna mas tau kamu gak bisa ninggalin anak anak jauh jauh.. "
wina :" hem.. ok.. " tersenyum..
wina :" ya sudah mas kerja.. aku tungguin di sini ok.. " mengecup pipi bram
bram pun bergegas ke meja kerja nya dan mengerjakan pekerjaan nya
************************
__ADS_1
Terima kasih.. jangan lupa vote,like,komen ya
next 👉