
dua bulan kemudian.. baby abi pun sudah berusia dua bulan, Wina pun menambah baby sister untuk membantu nya. tentu saja itu permintaan Bram, karena Bram tidak mau Wina kelelahan,
kamar Bram dan wina
Bram: " sayang.. mas besok selama seminggu ada meeting di jakarta, gak papa mas tinggal ..? "
Wina: " gak, aku mau ikut.. "
Bram: " kasian anak anak sayang.. "
Wina: "ikut.. "
Bram: " sayang.. hanya seminggu, mas janji gak bertingkah aneh aneh "
Wina: " ikut.. "
Bram: " sayang.. ! "
Wina: " ikut.. "
Bram: " terserah.. !! " sedikit emosi
Wina: " kenapa mas emosi hah.. aku cuma mau ikut ke Jakarta, bukan mau ikut meeting " berdiri dari tempat tidur dan menghampiri Bram duduk di sofa
Wina: " kenapa.. mas gak suka kalau aku ikut ikut mas lagi sekarang.. , kenapa..?! kenapa gak dari dulu mas ngelarang aku, "
Bram: " iya dulu kan belum ada anak anak kita sayang.. kasian mereka " melihat wina
Wina: " anak jangan jadikan alasan..apa mas udah bosen sama aku, karena aku sekarang udah gak seksi lagi, udah punya anak empat begitu, bilang mas..! mas malu bawa aku hah.. apa mas ada perempuan lain hah.. katakan..! "
cup.. Bram pun mencium bibir Wina,
Bram: " stop.. jangan bicara lagi " mencium bibir Wina kembali dan Wina pun membalas nya
mereka berciuman amat lama hingga apa yang mereka kenakan tertanggal.
Bram: " jangan katakan aku punya perempuan lain, karena aku hanya mencintai mu" mencium leher Wina, hingga akhirnya mereka.. ah sudahlah... dan selesai..
Wina: " maaf mas.. aku cuma gak mau kamu di dekati perempuan lain, "
Bram: " iya.. mas tau.. dan Terima kasih untuk malam ini " mencium pundak Wina dan tersenyum
Wina: " mas makin berumur makin ganas dan maaf mas sudah menunggu dua bulan ini dengan sabar, atau mas marah marah gara gara gak dapat jatah dua bulan hah.."membalikkan badan nya
Bram: " ssssttt kamu makin seksi.. mas baru 35 tahun lebih sayang.." tersenyum dan memeluk Wina serta memejamkan mata ny
Wina: " dasar ..! tersenyum sembari menepuk lengan Bram
Wina: " jadi besok boleh ikut.. "
Bram: " gak.. " tersenyum dan melirik ekpresi Wina
Wina: " jahat... " membalikkan badannya
Bram ;" iya boleh ikut.. tapi nginep di hotel.. "
Wina: " kenapa gak nginep di rumah papa Herman
__ADS_1
Bram: " tempat meeting mas dari rumah papa jauh sayang.. "
Wina: " ok.. yang penting ikut.. "
Bram: " sudah tidur.. mumpung abi belum terbangun " Wina pun Mencari kenyamanan di dada bidang Bram.
**********
pagi hari..
Wina: " sudah siap mas.. ayo berangkat.
Bram: " ayo.. barang barang anak anak ada yang ketinggalan..? "
Wina: " gak ada..? " tersenyum
Bram: " ya sudah mas tunggu di luar ya.. " tersenyum
Wina: " Rahma.. tuti.. rina.. ayo berangkat.. kalian pasti seneng ya naik jet pribadi terus.. "
tutup: " iya nyonya.. makanya kami betah kerja sama nyonya " tersenyum
Rahma: " kalau saya baru pertama ini nya.. hehhe "
Wina: " kalian bisa saja.. kerja kalian bagus.. Terima kasih sudah membantu ku mengasuh anak anak ku.. " tersenyum
Wina: " dan untuk dini.. kali ini gak ikut ya.. syasa sudah SD jadi belum bisa ikut " tersenyum
dini: " gak papa nyonya.. lagian dulu sudah sering kok.. gantian sama mereka " tersenyum
Wina: " ok. aku nitip syasa ya.. dan kalau perlu sesuatu sementara minta sama mama ya.. "
mila: " kalian hati hati.. win..apa sebaiknya kamu gak usah ikut.. "
Wina: " ma.. sebenarnya Wina juga ikut meeting sama mas Bram mewakili papa Herman karena papa Herman ada urusan keluar negeri jadi Wina yang menghadiri rapat "
Mila: " baik lah.. tapi Bram tahu.. "
Wina: " belum ma.. " tersenyum
Mila: " ya sudah hati hati ya.. "
Wina ;" iya ma.. kami berangkat " tersenyum
************************
jakarta, hotel..
sesampainya Bram dan Wina beserta rombongan nya tiba di hotel, mereka di sambut oleh menger hotel, rahmat namanya dan Hotel tersebut juga milik pak Bima
rahmat: "selamat pagi dan selamat datang tuan, nyonya.. kamu sudah menyiapkan kamar yang anda minta "
Bram ;" pagi.. bagaimana keadaan hotel.. ada kendala.. " melepas kaca mata hitam nya
rahmat: " tidak tuan.. semua aman terkendali "
Bram: " ok.. tolong antar kan mereka ke kamar mereka masing-masing " menunjuk baby sister
__ADS_1
Rahmat: " baik tuan.. ' Rahmat pun menyuruh pegawai hotel untuk mengantarkan para baby sister ke kamar masing masing, tentu saja anak anak juga ikut mereka
Bram: " sayang.. mas langsung ke tempat meeting ya.. kamu langsung ke kamar, " mengusap lembut pipi Wina
Bram: " meeting nya di hotel ini juga kok, di ballroom nya hem.. dan kamu boy langsung ke kamar kamu,"
boy: " baik tuan.. " menuju kamar nya dan di antar pegawai hotel
Wina: " iya mas.. semoga meeting nya lancar " tersenyum
batin Wina: " nanti aku menyusul " tersenyum
Bram: " ya sudah mas ke ruang meeting ya " mengecup kening Wina
dan Bram pun langsung menuju ruang meeting. dan tak lama Wina pun menelfon asisten nya
Wina: " hallo.. dicky apa kamu sudah di perjalanan menuju tempat meeting "
dicky: " sudah bu.. ini sebentar lagi sampai, "
Wina: " ok.. saya tunggu kamu di lobby, dan kamu tidak lupa membawa salinan berkas yang aku kirim ke email kamu tadi malam "
Dicky: " tidak bu.. semua sudah saya persiapkan "
Wina: " ok.. sampai ketemu nanti " Wina pun mematikan sambungan telfon nya.
Wina pun menunggu dicky dengan cemas karena sebentar lagi meeting akan di mulai
diruang meeting..
Bram: " apa meeting sudah bisa di mulai "
anton: " tunggu sebentar pak, perwakilan dari perusahaan kusuma group belum hadir, dan persentasi pertama dari perusahaan kusuma "
Bram: " ok.. kita tunggu sebentar lagi.. "
tak lama ada suara langkah kaki memasuki ruang meeting, namun Bram belum memperhatikan siapa yang hadir, Bram masih sibuk membaca pesan lewat ponsel nya dan mengecek e-mail masuk , hingga suara Wina mengagetkan Bram..
Wina: " selamat pagi semua.. " Bram pun langsung menatap ke depan dan betapa terkejut nya ia melihat istri nya yang berdiri di depan ujung meja rapat namun Bram memilih untuk diam
Wina: " mohon maaf.. sudah menunggu, karena saya harus menunggu asisten saya " tersenyum
Wina: " perkenalkan nama saya Wina Wijaya, saya perwakilan dari perusahaan kusuma group, bapak Herman kusuma berhalangan untuk hadir karena beliau ada urusan di luar negri ' tersenyum
Wina: " baik.. rapat kita mulai.. pertama kita akan membahas.... " dan Wina pun mempresentasikan semuanya, hingga Bram dan yang lain pun hanya manggut-manggut, menandakan persetujuan.
Wina: " baik.. itu saja yang saya sampai kan, mungkin ada tambahan.. Pak anton, pak Bram sanjaya, ada masukan "
Bram: " saya rasa cukup, persentase anda bagus"
anton: ' baik.. semoga kerja sama kita berjalan lancar, dan besok kita bisa melanjutkan meeting nya "
Wina: " baik.. kalau begitu meeting kita lanjutkan besok pagi..dan Terima kasih atas waktu nya " tersenyum..
**************
terimakasih, jangan lupa like komen, vote ya
__ADS_1
🤗🤗🤗