
kasus David sudah selesai dan David pun masuk penjara. Bram mengamati Wina yang sedang melihat ke tiga buku tabungan nya. dengan serius.
Bram: " kenapa sayang.. kenapa melihat buku tabungan nya seperti itu." duduk di sofa sebelah Wina
wina: " ini... " memberikan buku tabung pada Bram
Bram: " nol... sayang kemana semua.. "
Wina: " habis mas.. untuk menganti rugi perusahaan yang menarik saham nya dari perusahaan papa Herman yang di London. .itu juga sisa nya papa yang menanggung nya, " mengelus perut nya yang semakin membesar
Wina: " tenang mas.. itu uang pribadi ku, uang belanja dan untuk anak-anak dari mas, aman.. " tersenyum
Bram: " kenapa kamu tidak mengatakan nya, mas bisa bantu.. "
Wina: " tidak mas.. aku tidak mau merepotkan mas.. "
Bram: " ya sudah nanti mas tambahkan uang belanja kamu, " tersenyum
Wina: " berapa.. "
Bram " sepuluh ribu hahaha.. " Bram pun bergurau dan tertawa agar Wina ikut tertawa
Wina: " hahaha.. mas buat beli bakso pak kumis saja kurang hahaha.. "
Bram: " hahaha gak sayang.. bercanda.. intinya mas lebihkan hem.. "
Wina: " Terima kasih.. " tersenyum
Bram: " ya sudah istirahat, sudah malam.. "
Wina: " iya.. " berusaha bangun dari sofa
Bram: " ulurkan tangan mu.. mas bantu, perut kamu semakin besar.. "
Wina: " iya mas.. anak kamu ini di perut ku " berjalan menuju ranjang
Bram: " pelan pelan.. " membantu Wina berbaring dan mengusap lembut perut Wina
__ADS_1
Bram: " tidur lah.. " mengecup kening Wina.
Bram pun menunggu Wina tertidur baru ia pun tidur. tiba tiba perut Wina mengalami kontraksi
Wina: ' aduh... mas.. " membangun kan Bram
Wina: " mas.. sakit.. " memegang perut nya
Bram: " kenapa sayang.. apa sudah mau melahirkan "
Wina: " mas.. sakit banget mas.. ah.. huh.. huh.. huh.. mas.. "memegang perutnya
Bram: " sebentar.. " memanggil pak Bima dan bu mila
Bram: " ma.. pa.. " di ambang pintu
Bima: " ada apa Bram " belum sempat Bram menjawab Wina sudah berteriak
Wina: " mas... !! cepetan ketuban ku sudah pecah "
Bram: " iya sayang.. " pak Bima yang mendengar pun langsung memanggil pak deddy untuk menyiapkan mobil kemudian menelfon rumah sakit
sesampainya di rumah sakit, wina pun langsung mendapat penanganan dari tim dokter, wina di bawa ke ruang bersalin.
wina: " mas.. sakit mas.. " berusaha menahan sakit sembari menggenggam jemari bram .
bram: " iya sayang.. kamu bisa.. tahan ya.. " mengusap keringat wina
wina: " dokter cepetan dok... !! saya udah gak tahan.. !! teriak wina. tiba tiba wina mengejan sembari tangan nya tak sengaja menjambak bram
wina: " eemmmmm.. huh.. huh.. emmm "
dokter: " iya nyonya.. terus nyonya..
wina;" emmmm " masih menjambak rambut bram
bram: " aw.. sakit sayang.. "
__ADS_1
wina: " diam.. mas.. !!! emmmm... " teriak wina pada bram dan owe.. owe.. owe.. bayi pun lahir
batin bram " astaga.. istri ku, melahirkan saja masih bisa bisa garang, "
wina: " akhirnya.. " melepaskan jambakan nya
bram: " akhirnya.. " sembari mengusap rambut nya "
dokter: " nyonya selamat bayi anda laki laki.. "
bram: " serius dok.. "
dokter;" iya tuan.. "
bram: " alhamdulilah... terimakasih.. sayang.. " mencium kening wina
wina: " iya mas.. dan maaf tadi udah Ngejambak mas dan Ngebentak mas "
bram: " iya.. gak Papa.. mungkin anak kita nanti jadi pemberani seperti ibu nya.. mas akan memberikan nama, Abimanyu sanjaya " tersenyum
wina: " em.. boleh juga Abimanyu . artinya pemberani, semoga nanti kelak bisa melindungi saudara nya karena keberanian nya "
suster: " maaf tuan ini putra tuan "
bram: " bram pun menggendong bayi nya dan Mengadzani nya lalu memperlihatkan pada wina
wina: " mas lihat kepala nya " melihat kepala bayinya
bram: " kenapa sayang.. "
wina: " gak papa mas.. syukur lah.. " tersenyum
wina :" bawa keluar mas..biar mama sama papa melihat nya "tersenyum
******************
maaf segini dulu ya.. untuk tiga hari ke depan, mungkin belum bisa up ya.. tapi di usahakan, karena suami pulang jadi mau quality time bareng suami dulu maklum author LDR an sama suami 😁😁..
__ADS_1
jangan lupa, vote like komen ya..
Terima kasih.. 🤗🤗🤗🤗🤗