Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
gertakan


__ADS_3

kamar Wina dan Bram


" sayang.. ceritakan kenapa David brengsek itu bisa menyakiti mu " tanya bram yang duduk di sofa kamar


"dia menyukai ku mas , sebelum aku menikah dengan mas alfin " jelas wina sambil duduk di sebelah bram


" apa...!!! "


" ya.. dulu dia bagian devisi 5 dan aku bagian devisi 2 ,ya kami sering bertemu di kantor ,dan tak lama dia di pindah tugaskan di luar negri sama papa Herman, dan waktu aku akan menikah dengan mas alfin,dia kembali dan menyatakan perasaan nya pada ku, .. sudah pasti aku tolak,karena aku mencintai mas alfin waktu itu,dan dia bilang,dia akan menunggu janda ku, akhirnya hari ini dia mengatakan kembali perasaan nya di saat perut ku begini,dia mengajak ku untuk ikut dengan nya,, katanya dia juga tidak kalah tampan dari mas,dan sudah punya segala nya,, makanya aku marah,aku menampar nya hingga akhir nya ia memegang pergelangan tangan ku dan mas memukul nya " jelas wina


" terima kasih untuk semua nya ,aku mencintaimu, kamu tetap ada di samping ku ,walaupun ada yang lebih tampan dari ku " jawab bram lalu memeluk wina, wina pun hanya tertawa mendengar kalimat terakhir suaminya


" mas..mana mungkin aku meninggalkan orang seperti mu, orang yang aku cintai ..hanya karena ada yang lebih tampan " ucap wina lalu tertawa begitu juga bram. tiba tiba ponsel bram berdering, lalu bram melihat nama di layar ponsel nya dan ternyata damar yang menghubungi nya


" hallo dam... "


"astaga..ada rapat sekarang, dan kamu belum datang " jawab damar sedikit kesal


" astaga.. lupa Dam.. ok.. aku kekantor sekarang " jawab bram yang sedikit panik lalu mematikan sambungan ponsel nya


" sayang.. mas harus kekantor, ada rapat " ucap bram lalu mencium kening wina dan bergegas ke kantor


" hati hati mas.. " jawab wina lalu tersenyum melihat suami terburu-buru.

__ADS_1


" kamu memang tidak bisa lepas dari ku mas "gumam wina saat bram keluar dari kamar


🍁


" dam.. kita rapat dengan siapa..? "


" dengan orang kepercayaan om Herman, "


" apa Papa juga hadir ? " tanya bram sembari memeriksa bahan meeting


" iya.. "


" kenapa papa tidak memberitahu ku terlebih dahulu " tanya bram lagi


" kau.... !!! geram bram sambil menunjuk david


" berani kamu datang kemari " ucap bram lalu mencengkram kerah kemeja David


" bram ada apa ini, lepas kan " ucap pak herman melerai bram dan dan David, David hanya diam dan menatap sinis bram


" apa kalian ada masalah... "


" pa..papa ingin tau.. si brengsek ini, pagi tadi dia mencoba merayu wina dan mengajak wina untuk pergi bersama nya "

__ADS_1


"David...apa itu benar..? tanya pak herman


" saya hanya bercanda om.. "


" kau... !!! geram bram dan mencoba menarik kerah kemeja David namun di tahan oleh damar


" bisa kita lanjutkan meeting hari ini " tanya pak herman menatap tajam david dan bram


" bisa pa.. " jawab bram sambil menatap tajam david yang menatap nya sinis, lalu mereka melanjutkan meeting nya sampai selesai, setelah selesai meeting pak herman pamit terlebih dahulu sedangkan mereka bertiga masih di ruang rapat


" jika kamu berani mendekati wina lagi, aku tidak segan segan menghabisi mu " ucap Bram menatap tajam david yang hendak keluar dari ruang meeting


" aku tidak takut dengan gertakan mu bram sanjaya, dan aku pastikan aku akan merebutnya dari tangan mu " jawab david lalu melenggang keluar


" kamu memang brengsek david " teriak bram dan hendak mengejarnya namun di tahan damar


" Bram.. tidak perlu terpancing emosi, biarkan saja dia " ucap damar menenangkan sahabat nya itu.


🍁🍁🍁🍁


jangan lupa vote, like , komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2