Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
siapa dia


__ADS_3

damian :" hai.. ini untuk mu.." memberi minuman kaleng pada tiara


tiara :" hai.. makasih "


tiara :" ngomong seperti nya ku bukan asli Indonesia, karena bahasa mu masih sedikit kaku "


Damian :" ya.. kamu benar.."


tiara :" senang berkenalan dengan mu "


damian :" ya. aku juga.." tersenyum


Damia :" apa kamu kuliah "


tiara :" belum.. aku baru lulus SMA ,mungkin akan aku pikirkan nanti untuk kuliah "


damian :" ok..seperti nya kamu memang harus istirahat sejenak dari rutinitas belajar "


tiara :" ah.. tidak belajar adalah prioritas ku , apa yang aku lakukan aku anggap pelajaran " tersenyum


damian :" kamu seperti nya orang pantang menyerah"


tiara :" menyerah tidak ada dalam kamus hidup ku " tersenyum..


Damian : bagus.. ' tersenyum.


sementara wina dan Bram serta Daniel,masih sibuk dengan hasil pemotretan


wina :" mas.. sudah belum¿"


Bram :" sedikit lagi sayang.. tunggu ya.. "


wina :' hem.. "


Bram :" ok.. selesai.. Daniel.. foto-foto bagus,aku suka konsep nya "


Daniel :" terimakasih jika kamu suka Bram.. dan seperti nya model kita itu semakin akrab "melihat Damian dan tiara yang sedang asyik mengobral


Bram :" ok.. kalau gitu saya permisi,daya juga ada meeting di perusahaan kusuma "


Daniel :" ok.. sampai ketemu nanti "


Bram :"pasti nya " tersenyum


wina :" bella aku titip tiara ya "


bella :" ok.. "


wina pun menghampiri tiara dan damian

__ADS_1


wina :tiara ayo kita pulang, lanjut besok "


tiara :" iya mbak.. " wina pun berjalan memghapiri Bram


tiara :" damian.. aku pulang dulu.. sampai ketemu besok " tersenyum


Damian :" tentu.." tersenyum


tiara pun menghampiri bram dan wina


Bram :" ok aku pamit " bersalaman Dengan Daniel


bram,wina dan tiara pun langsung menuju kantor pak herman untuk meeting,


saat Bram dan Wina serta tiara berjalan di lobby, wima tak sengaja tersenggol bahu seseorang yang berpas pasan dengan nya


wina :" aw... maaf.. " memegang bahu nya dan Bram dan tiara pun berhenti


roni :" maaf.. anda baik baik saja.." melihat wina


wina :" ya gak papa.." sejenak wina melihat roni


roni :" wina... ya Tuhan, kamu wina Wijaya "


wina :" roni....iya aku wina "


wina : " baik.." tersenyum


roni :" sedang apa kamu ke sini "


wina :" aku sedang menemani suami ku.. " menarik Bram


wina :" kenalin.. ini suami ku Bram sanjaya "


roni :" ya Tuhan.. tuan Bram.. jadi anda suami wina, senang berkenalan dengan anda tuan "


Bram :" ya.. Bram sanjaya " tersenyum


Bram :" maaf saya buru buru, saya ada meeting di sini ,ayo sayang.." merangkul wina


roni :" iya tuan silakan "


Bram dan wina serta tiara pun ikut naik ke atas menemui pak herman , saat di dalam lift terjadi lah perdebatan


Bram :" siapa dia?"


wina :" roni "


Bram :" teman "

__ADS_1


wina :" hem.. teman magang dulu "


Bram :" benarkah "


wina :" iya.." tersenyum


Bram :" kamu gak bohong " menatap wina hingga wina mundur ke dinding lift dan bram semakin lekat menatap wina


Wina :" tiara,tutup mata kamu "


tiara :" i..iya mbak.." tiara pun membelakangi wina dan Bram


Bram :" siapa dia.." wajah Bram semakin dekat dengan wina,dan wina pun jantung berdetak tak karuan


Bram :" apa kamu akan diam saja hem.."


wina :" mas.. jangan menatap aku seperti i.." cup.. bram pum mencium wina,hingga wina kehabisan nafas


wina :" mas.... " memeluk Bram


Bram :" hahha.. ekpresi saat ketakutan.. lucu sayang.." membalas pelukan wina


wina :" mas sengaja membuat aku takut "


ting.. suara lift terbuka, namun Bram dan wina tak menyadari itu dan tiara pun segera keluar dari situasi sepasang suami-istri itu


herman :" sampai kapan kalian berpelukan di lift "


wina :" papa.." tersenyum malu


Bram :" pa.. " melangkah keluar lift


Herman :" ayo.. kedatangan mu sudah fi tunggu dewan direksi "


wina :" mas.. pa.. Wina tunggu di ruangan papa aja ya, sama tiara


Herman :" iya sayang.." tersenyum


wina :" pa.. nanti kalau mas bram genit sama tante tante di ruang meeting jewer ya pa.."


herman :" hahahh.. pasti..sayang.."


Bram :" balas dendam.." tersenyum


wina :" iya .." tersenyum , Bram dan pak Herman pun menuju ruang rapat sedangkan wina dan tiara menuju ruangan pak Herman


**********************************


Terima kasih, jangan lupa like,komen dan vote ya..

__ADS_1


__ADS_2