Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
wanita ku


__ADS_3

5 hari kemudian..itu artinya penyelidikan boy tinggal dua hari lagi, Wina pun harap harap cemas menunggu hasil penyelidikan yang di kerjaan boy. Wina pun menelfon boy


Wina: " boy bagaimana penyelidikan mu "


boy: " sedikit lagi nyonya.. "


Wina: " laporkan apa yang kamu ketahui selama di sana"


boy: " baik nyonya.. pak David ternyata diam diam menguasai saham dan mengakusisi perusahaan pak Herman yang ada di sini "


Wina: " apa.. !! apa ada perusahaan lain yang menyokong nya "


boy: " ada nyonya.. , ada tujuh perusahaan besar yang menyokong nya


Wina: " brengsek si David ini tidak bisa di biar kan.. ok kumpulkan semua bukti, dan bilang sama Wisnu di sana, akuisisi balik saham dan perusahaan di sana, yakin kan ke tujuh perusahaan yang sudah menyokong David, jika David bukan lah CEO di sana. dan satu lagi kirim semua bukti yang sudah kamu dapat lewat e-mail, kirim ke email ku sekarang "


boy: " baik nyonya.. " boy pun menutup telfon nya dan mengirim bukti lewat e-mail


tiba tiba Della datang..


Della: " bu maaf ada yang ingin bertemu dengan ibu.. "


wina: " siapa? "


Della: " pak David.. "


wina: " suruh dia masuk.. " Della pun menyuruh David untuk masuk keruangan nya


David: " Hai.. win.. "


wina: " ada perlu apa bapak datang ke tempat ceatring ku.. dan dari mana bapak tau saya mempunyai ceatring "


David: " tidak sulit untuk mencari info istri seorang bram sanjaya "


wina: " lantas.. apa keperluan bapak datang kemari? " masih sibuk dengan laporan nya


David: " ayo lah win.... ikut dengan ku.. aku sekarang sudah mempunyai segalanya, kamu tidak perlu takut hidup dengan ku, kemewahan yang di berikan bram sanjaya, aku juga bisa memberikan nya pada mu " mendekat kearah wina

__ADS_1


wina: " bapak berbicara layaknya seorang bram sanjaya, yang mempunyai perusahaan di mana mana, kalau pun iya saya tidak sudi " beranjak dari duduk nya dan menjauh dari david


David: " win.. aku tidak akan membiarkan mu susah jika hidup dengan ku.. "


wina ;" hahaha.. pak David terlalu berambisi ingin memiliki yang bukan hak bapak..! ok.. jika kekayaan dan bisnis pak David bisa melebihi seorang bram sanjaya atau bisa seperti papa Herman , mungkin saya akan memikirkan tawaran untuk bersama pak David"


batin wina: " mas bram.. maafkan aku.. aku hanya menjebak David.. "


David: " ok.. bersiaplah menjadi Nyonya David mahendra, wina Wijaya dan bersiap lah kamu meninggalkan bram sanjaya " tersenyum dan pergi meninggalkan wina


wina: " laki laki brengsek.. dan kau juga siap siap aku tendang dari perusahaan papa Herman, dan aku pastikan tidak ada perusahaan mana pun yang mau memperkerjakan mu " menggebrak meja"


Della yang mendengar gebrakan meja pun memberanikan diri untuk masuk ke ruangan wina


Della: " maaf bu.. apa yang terjadi..? "


wina: " tidak.. tidak ada apa apa.. lanjutkan pekerjaan mu, dan tolong beri tahu Rendra untuk bersiap siap ke kantor suami ku "


Della: "baik bu " Della pun memberitahu Rendra untuk bersiap siap berangkat menuju kantor bram. tak lama Wina pun menuju kantor bram dan langsung menuju ruangan Bram


Bram: " pagi sayang... " mencium sekilas bibir Wina dan mengusap lembut perut Wina


Herman: " kamu mengabaikan papa sayang..."


Wina: " papa..!! sejak kapan papa di sini " menghampiri pak Herman


Herman: " baru pagi ini sayang.. " memeluk sekilas


wina: " apa pak David ikut pa..? "


Herman: " tidak.. dia sedang berlibur.. "


Wina ;" ah.. bagus.. dan aku akan membuat nya berlibur selama nya " tersenyum


Herman: " maksud kamu.. ?"


Wina: " ada yang ingin aku sampai kan pada papa dan juga mas Bram, mengenai David.

__ADS_1


Bram: " apa itu sayang.. " menghampiri Wina dan pak Herman duduk di sofa


Wina pun menceritakan semuanya.. dari awal menyuruh boy, dan bukti yang di dapat boy, dan saat David datang ke tempat ceatring.


Herman: " brengsek.. !!!


Bram: " brengsek kau David !!!" mengepalkan tangan nya


Bram: " kenapa kamu bisa tau sayang.. "


Wina: "maaf mas setahun ini aku kembali ke dunia bisnis membantu papa Herman untuk menghendel perusahaan, dan aku curiga dengan David, ketika ia mengatakan mempunyai segala nya, dan dia dengan berani menerima syarat yang aku ajuka jika ingin bersama ku ..dia harus melebihi kamu atau setara dengan papa Herman .. maaf mas aku hanya ingin menjebak nya " memeluk Bram


Herman: " Terima kasih, sayang, terimakasih kamu sudah bertindak cepat, "


Wina: " ia pa.. aku hanya mempertahankan hak syasa.. papa tenang, aku sudah menyuruh Wisnu untuk mengakuisisi kembali perusahaan papa yang di sana dan ini semua bukti yang boy dan Wisnu dapat kan " membuka Emil dari handphone nya dan memberikan pada pak Herman dan Bram


Herman: " sebentar.. boy !!..kamu menyuruh boy "


Wina: " iya pa kenapa.. ? apa papa meragukan ku ?"


Herman: " tidak.. tapi bagaimana boy bisa masuk perusahaan di sana, disana sangat ketat, dan kamu tau itu.. "


Wina: " papa.. papa lupa anak gadis mu ini siapa.. yang sudah membunuh mafia kelas kakap hem.. tentu saja aku mengunakan ke kekuasaan ku yang papa berikan pada ku, dan aku, sudah memberikan surat kuasa untuk boy agar bisa masuk ke sana "


batin bram: " ya Tuhan.. sebenarnya aku ini menikahi wanita seperti apa, wanita ku ini terlalu cerdas, " tersenyum


Herman: " ok.. sore ini papa langsung terbang ke London untuk mengurusi ini semua dan mendepak David dari perusahaan. "


Wina: " lebih cepat lebih baik pa.. "


Herman: " terimakasih sayang.. " mengusap rambut Wina


***********************


terimakasih 🤗🤗🤗 like vote, komen ya


bram untuk Wina jangan lupa di baca ☺☺☺

__ADS_1


__ADS_2