
wina belum menyadari jika ia di perhatikan seseorang,dengan santai nya wina memanggil pelayanan kafe ,dan pelayanan cafe tersebut juga sudah mengetahui jika wina adalah istri dari bram sanjaya
wina :" mbak... " memanggil pelayan
pelayaran :" ia nyonya bisa saya bantu.."
wina :" hem.. saya mau ice cream rasa coklat campur vanila ya.. "
pelayanan :" baik nyonya,mohon di tunggu " wina pum tersenyum dan sang pelayanan pun segera membuat pesanan wina ,tak lama pesanan wina pun datang
pelayanan :" maaf nyonya sudah menunggu "
wina :" iya gak papa.. dan sekalian aaya bayar tagihan ice cream nya."
pelayanan :" tidak perlu nyonya,tuan muda sudah membayar tagihan nya,itu pesan tuan muda," terseyum
wina :" ok.. baik lah.. Terima kasih " tersenyum
pelayanan :" permisi nyonya,dan selamat menikmati" sang pelayanan pun pergi meninggalkan wina dan wina pun menikmati ice cream nya
saat wina asyik menikmati ice cream ponsel wina pun berdering ternyata dari sang suami
wina :" hallo mas.. "
bram :" sayang.. apa kamu jafi ke kafe bawah.. "
wina :" iya mas.. lagi makan ice cream "
bram :" nikmati apa yang kamu mau ya ,untuk tagihan nya,mas sudah meninggalkan kartu kredit "
wina :" ya makasih mas.. "
bram :" boy ada bersama mau "
wina :" gak.. biarkan dia istirahat mas..kasian "
bram :" ya sudah setengah jam lagi mas menyusul "
wina :" iya.. mas.. aku dah kaya artis di sini,di lihatin banyak orang "
bram :" haha.. ya sudah,nikmati saja ice cream nya " bram oun mematikan sambungan telfon nya
tiba tiba ada yang menghampiri wina,siapa lagi kalau bukan laki laki yang sedari tadi memperhatikan dari meja sebelah nya,laki laki tersebut ternyata temen wina saat masih di bangku SMA dan ia termasuk suka mengganggu wina hingga wina merasa di lecehkan. dan ia baru kembali dari luar negeri, laki laki tersebut bernama gani.gani mengetahui jika wina menikah dengan seorang angkatan laut yaitu alfin, gani belum mengetahui jika alfin sudah meninggal,serta belum mengetahui jika wina sudah menikah kembali dengan bram sanjaya. gani sudah mengetahui siapa bram dan keluarga sanjaya. mungkin,jika ia mengetahui wina adalah istri bram sanjaya kemungkinan ia akan berfikir seribu kali untuk menganggu wina.
gani :" hai... nyonya.." duduk di kursi depan wina , wina pun memperhatikan wajah nya , namun wina belum mengenalinya
wina :" maaf.. siapa ya.."
__ADS_1
gani :" ternyata kau masih sama win.."
wina ;" maaf aku tidak mengenali mu.." membuang muka
gani :" hai .. ini aku gani permana.." mencolek dagu wina dan wina pun sudah mengingat nya
wina : hai.. jaga sikap mu gani, kau tak pernah berubah dan sejak kapan kau ada di Indonesia," menepis tangan gani
gani :" kau juga tak pernah berubah nyonya, masih cantik seperti dulu , aku baru tiba fi Indonesia baru lima hari yang lalu, dan saya heran.. kenapa pelayanan di sini memanggil mu nyonya, apa kau nyonya di hotel ini "
wina ;" mereka saja yang berlebihan dan apa perlu aku menjelaskan nya pada mu?, apa itu penting bagi mu "
gani :" tak penting.. , hem..
bagaimana kabar suami mu yang seorang angkatan laut. pasti kamu kesepian bukan,selalu di tinggal berlayar " mengerlingkan satu mata mya pada wina
wina :" apa kau pulang ke Indonesia hanya untuk mengodaku,"
gani:" ya kau sangat mengoda mata ku sedari dulu nyonya, mau kau menjadi nyonya Gani, ketimbang menjadi nyonya alfin hah... hahaha " mencolek dagu wina
wina :" jaga sikap mu gani.. atau kau akan menyesal " berdiri dan menunjuk Gani dan berlalu di hadapan gani, namun pergelangan tangan wina di raih oleh gani .
pelayanan yang sedari tadi melihat pun tak berani untuk melerai dan memilih untuk menelfon sang meneger hotel bahwa sang nyonya muda di ganggu seseorang, kemudian sang meneger hotel memberi tau bram ,
betapa marah nya bram mendengar sang istri di ganggu oleh seseorang ,ia pun langsung menyusul wina dengan ekpresi marah.
gani :" apa istimewa suami mu itu hah ketimbang aku haha "
wina :" lepas.. " berusaha melepas kan cengkeraman gani, dan wina pun sudah melihat kedatangan bram dengan ekpresi marah
wina :" kali ini kau habis gani... suami ku tak akan memberi mu ampun. " masih berusaha melepaskan cengkeraman gani
bram pun semakin dekat ke arah wina dan gani, bram pun sangat marah melihat tangan wina di pegang oleh gani, tanpa aba aba bram melayangkan tinjauan ke arah wajah gani
"buk..." gani pun menolah ke arah orang yang mendaratkan tinjuan ke wajah nya dan gani pun masih memegang pergelangan tangan wina
gani:" aw.. " melihat ke arah bram
bram :" lepaskan...!!! bentak bram
gani :" oh.. tuan sanjaya apa kau juga menginginkan wanita ini "
bram :" lepaskan brengsek...!! meraih kerah baju gani, dan gani pun melepaskan cengkraman nya dan bram pun melepas Cengraman di kemeja gani.
bram :" sayang.. kamu gak papa.. ?" melihat wina yang mengosok gosok lengan nya yang sedikit sakit karna Cengkraman gani
gani :" hem.. sejak kapan kau menjadi simpanan pengusaha kaya wina, apa kau kesepian hingga mau menjadi simpan seorang pengusaha "
__ADS_1
wina :" tutup mulut mu gani.. aku bukan simpanan siapapun, asal kamu tau, bram sanjaya suami ku, "
gani :" wow... lantas kau kemanakan alfin tersayang mu itu "
bram :" jaga sikap mu bung, jika tidak.. kau akan menyesal "
wina:" mas alfin sudah meninggal, lantas apa salah aku menikah lagi, dan bram sanjaya adalah suami ku " sontak gani pun tercengang
bram :" bagaimana, sudah jelas"
gani :" apa..!!" berfikir atas kebodohan nya
bram :" sekarang nyah lah dari hadapan ku dan dari hotel ku !!! " menarik kerah gani dan mendorong gani.
bram :" pak rizky usir orang ini dari hotel ku, kemasi barang nya dan jangan menerima tagihan pembayaran kamar nya, saya tidak sudi menerima uang dari orang brengsek ini "
risky :" baik tuan " risky pun Mengintruksikan anak pegawai nya untuk melaksanakan tugas dari bram
gani :" jadi kau yang mempunyai hotel ini "
wina :" ya... suami ku yang punya hotel ini, aku sudah bilang, kau akan berurusan dengan suami ku jika kau mengodaku, kau bertanya mengapa pelayanan di sini memanggilku nyonya, karena aku nyonya bram sanjaya, kau tau keluarga sanjaya bukan.. ?"
bram :" apa mas perlu menghajar nya sayang "
wina :" gak perlu mas, jangan kotori tangan mas, dengan wajah Gani yang brengsek ini "
bram :" kau selamat bung.. jika tidak ada istri ku, kau sudah habis di tangan ku " menepuk nepuk pipi Gani
bram :" ayo sayang.. " meninggal kan gani
wina :" sebentar mas.. " wina menghampiri gani
plak.. plak.. wina menampar pipi gani, gani hanya bisa meringis kesakitan
wina :" tamparan ini untuk mu, karena sudah menunduhku menjadi simpanan suami ku sendiri, dan sudah menyakiti pergelangan tangan ku , satu lagi aku bukan wanita penggoda seperti yang ada di pikiran mu , ingat Gani.. jaga sikap mu " lalu berlalu di hadapan gani bersama bram
bram :" rizky.. seret dia keluar.. " sembari berjalan meninggal kan kafe
rizky :" baik tuan " risky pun menyeret gani
gani :" lepas.. saya bisa keluar sendiri " melepas cengkraman rizky dan Gani pun pergi meninggalkan hotel milik besar,dan mencari hotel lain
**********************
Terima kasih,jangan lupa vote,like dan komen
next 👉
__ADS_1