
sesampainya di kamar hotel
bram:" sayang kamu gak papa.." memeluk wina
wina :" gak papa mas.. mas lupa aku ini singa mu hah..haha " melepas pelukan bram
bram :" kenapa kamu gak ngelawan sayang.."
wina :" tadi sih pengen banget ngehajar si gani, tapi aku kan lagi hamil mas.."
bram :" ah.. iya.. " tersenyum
bram :" siapa dia, kenapa kamu tau namanya..?"
wina :" dia teman SMA ku, dia sering mengoda ku dan teman teman ku waktu sekolah, usia bertambah tapi kelakuannya masih sama saja,"
bram :" kenapa kamu gak biarin mas buat menghajar dia "
wina :" mas aku tau.. kalau mas menghajar nya bisa bisa dia mati, ,dan mas bisa masuk penjara,aku tau mas jago bela diri dan pemegang sabuk hitam, aku gak mau itu "
bram :" haha.. kamu tau dari mana mas pemegang sabuk hitam " menyusul wina duduk di tepi tempat tidur
wina :" dari boy.. haha pantas saja boy dan anak buahnya takut sama mas haha," menatap bram
wina :" seperti nya aku harus memasukan syasa, di sekolah bela diri punya opa nya haha "
bram :" boleh.. tapi mas lebih suka jika syasa menjadi gadis yang biasa,yah kalau kamu mengijinkan biar dia belajar bisnis,kelak ia akan jadi pewaris perusahaan papa herman "
wina :" iya mas.. aku dan papa herman serta mama dita sudah membuat perjanjian,jika ayasa berusia 18 tahun,syasa harus ikut opa dan oma nya, walaupun begitu semuanya keputusan kelak ada di tangan syasa , tugas kita hanya mempersiapkan nya menjadi pewaris perusahaan papa Herman,ya aku serahkan syasa pada mas untuk urusan ini " tersenyum
bram :" iya sayang.. tentunya dengan ijin mu "
wina :" dan kelak putri juga akan di bawa suaminya, dan satu satu nya harapan ku agar tidak di tinggal anak anak adalah putra mas.. karena dia nanti akan membawa seorang menantu untuk kita "
bram :" sudahlah sayang jangan memikirkan terlalu jauh dulu,kita nikmati masa masa mereka kecil ya." memeluk wina
wina :" iya mas.. " tersenyum
bram :" oh ya.. lain kali kalau keluar dan mas gak di samping kamu jangan lupa ajak boy ya "
wina :" iya mas.. "memeluk bram
bram :" mau makan di mana malam ini "
wina :" em.. di restoran nuansa aja mas.. di sana menu nya enak enak
bram :" boleh.. " tersenyum
__ADS_1
wina :" ya sudah waktunya magrib "
bram :" ok..
tak lama bram dan wina pun menjalan kewajiban nya,menunaikan shalat. lalu bersiap siap untuk makan malam di restoran nuansa di kota k, dan tak lupa ia mengajak boy,
bram :" hallo boy.. ikut makan malam di restoran nuansa , minta kunci mobil sama pak rizky dan tolong ambil kan kartu kredit ku di kafe hotel "
boy :" baik tuan " boy pun bergegas turun dan melaksanakan perintah boy
tak lama bram dan wina pun sudah berada di lobby hotel dan boy sudah menunggu nya
boy :" mari tuan, mobil nya sudah siap "
bram :" baik... , ayo sayang.." menggandeng wina dan keluar dari hotel
boy pun membuka kan pintu mobil untuk wina dan bram, dan bram menjadi sopir dadakan mereka
boy :" sudah siap tuan.. "
bram :" ya.. jalan.. "
boy pun melajukan mobil nya ke restoran nuansa,yang tak jauh dari hotel tak lama mereka pun sampai dan mereka masuk ke restoran tersebut,
wina :' mas kita duduk sini ya.. "
bella :" wina.. wina wijaya.. "
wina :" bella.. ya Tuhan.. kangen banget,udah lama gak ketemu " berpelukan
Daniel : bram.. ya Tuhan.. dunia ini sempit ya
bram :" Hai.. Daniel.. apa kabar,ya dunia ini sempit,lihat lah mereka haha "
melihat wina dan bella yang heran melihat suaminya sudah saling mengenal tapi bella masih heran kenapa wina bersama bram karena Bella belum mengetahui jika wina sudah menikah kembali. beda dengan Daniel yang sudah mengetahui jika wina adalah istri bram
bella :" win.. kok kamu bisa sama pak bram sanjaya, apa kamu kerja di perusahaan nya "
wina :" hahaha.. iya aku kerja sama dia 24 jam haha
bella :" serius wina.. "
wina :" haha.. iya aku serius bahkan di ranjang " bisik wina menggoda namun bram dan Daniel serta boy masih bisa mendengar nya
bella :" what.. !! parah kamu..
wina :" hahaha.. ya iyalah dia suami ku " Daniel bram dan boy pun tertawa
__ADS_1
bella :" eh.. kamu udah nikah lagi.. kapan.. ?"
wina:" duduk dulu gak enak di liatin banyak orang " mereka semua pun duduk
wina :" udah lama kok nikah nya, dan udah punya si kembar, dan ini juga lagi isi lagi "
Bella :" oh.. kok kamu gak kasih tau aku sih kalau udah nikah lagi "
wina :" nomor kontak kamu udah gak aktif, gimana aku kasih kabar nya "
Bella :" berapa usia anak kembar kamu win "
wina :" delapan bulan "
Bella :" what... ! gila, dan kamu udah isi lagi doyan amat bunting , aku aja dua udah ngap "
wina :" suara kamu.. is, tu liat di liatin banyak orang, "
Daniel dan bram hanya tersenyum melihat istri istri Meraka, sesekali tertawa kecil melihat expresi bella
wina :" kamu gak mau ngenalin suami bule kamu ke aku "
bella :" oh.. iya.. abang ini wina sahabat SMA ku dulu "
Daniel :" abang sudah tau.. tapi baru kali ini abang liat langsung boleh lah kenalan "mengulurkan tangan nya
wina :" wina Wijaya " berjabat tangan dengan Daniel
Daniel :" Daniel " tersenyum
wina :" bule gini lu panggil abang "
Bella :" biarin lah, lagian udah lancar kok bahasa indo nya haha "bram dan Daniel pun tertawa.
bram :" ya sudah kita pesan makanan " bram pun memesan makanan dan minuman sesuai selera masing-masing.
Bella :" wina ini siapa" menanyakan boy
wina :" ini pengawal pribadi ku " tersenyum
Bella :" ya ya.. I now, nyonya harus selalu di jaga haha "
wina :" bisa aja kamu "
****************************
Terima kasih
__ADS_1
next 👉