
sesampainya di rumah wina langsung masuk dan mencari mama mertua nya. dan kebetulan berada di ruang tamu bersama pak bima .
" mama... " panggil Wina lalu menghampiri mila dan menangis.
" loh..loh..loh.. kenapa sayang,kenapa menangis " tanya bu mila heran lalu memeluk wina dan Wina pun menangis sejadi jadi nya
" Bram..,kamu apakan istri mu ? " tanya pak bima
" maaf pa.. bram salah " jawab bram menunduk
" iya.. wina kenapa.. ? " tanya bu mila yang masih heran dan memeluk wina
" dini.. ajak syasa ke kamar. " ucap bram sebelum menjawab pertanyaan bu mila menyuruh dini untuk membawa syasa ke kamar
" baik tuan " jawab dini lalu membawa syasa ke kamar
" ma.. maaf tapi bram bingung harus menceritakan nya dari mana " jawab bram lalu duduk di sofa di sebelah wina sedangkan wina masih memeluk bu mila
" boy tolong kamu cerita kan semua nya,karna kamu juga terlibat dengan masalah ini" perintah bram agar boy yang menceritakan nya
" baik tuan. " jawab boy lalu menceritakan semua nya,dari awal wina memergoki bram bertemu dengan rosa hingga wina menyuruh dirinya untuk menyelidiki rosa hingga akhirnya kejadian di hotel larisa.
__ADS_1
" plak " pak bima menampar bram dan semua pun terkejut
" bodoh..!! " ucap pak bima saat selesai menampar bram , bram hanya mengusap pipinya dan hanya diam
" Bram kamu bisa kan ,menolak ajakan rosa untuk mengobrol , kamu beruntung punya istri yang tidak kegabah, semua wina selidiki terlebih dahulu,kalau tidak entah ada berita aneh apa di surat kabar tentang dirimu " jelas pak bima sedikit emosi
" sudah pa , jangan salah kan mas bram " ucap wina lalu menghapus air matanya, namun masih menangis
" dia memang patas di salahkan win.. ,sebagai laki laki harusnya dia punya sikap yang tegas dalam hal ini , jangan berhubungan dengan masa lalu,terlebih mantan mantan mu yang hanya mengincar uang nya saja , apa kamu paham bram " jawab pak bima melihat tajam bram
" lihat istri mu, berterima kasih lah dengan nya " ujar pak bima
" iya pa.. maaf..." jawab bram melihat wina yang masih menangis
" mas.. " panggil Wina lirih lalu memeluk ram dan masih menangis
"maaf sayang.. maaf.. " ucap bram lalu mencium kening wina
" ya sudah kalian istirahat , bram ajak istri mu ke kamar " ucap bu mila sambil mengusap punggung Wina
" baik ma.." jawab bram lalu membantu wina berdiri dan menuntun nya ke kamar. sesampainya di kamar wina menangis sejadi jadi nya di pelukan bram..
__ADS_1
" maaf sayang.. maafkan aku " ucap bram yang masih memeluk Wina
" jangan melakukan hal bodoh lagi mas " ucap Wina di sela tangisnya
" iya.. tidak lagi " jawab bram yang masih memeluk wina
🍁
" mas sebenarnya apa yang terjadi dengan pak bram dan wina, karena saat di dalam pesawat semua orang diam dan aku tidak berani untuk bertanya " tanya tiyas saat sudah berada di apartemen dan duduk di sofa bersama damar
" masalah rosa, rosa berusaha menjebak bram di hotel larisa , dengan cara memasukkan obat tidur ke dalam minuman nya, untung saja naluri wina sebagai istri bram begitu kuat dan akhirnya bram selamat. " jelas damar sambil melihat tiyas
" bagaimana wina mengetahui nya mas ? " tanya tiyas
" Wina menyuruh boy untuk menyelidiki rosa dan mengikuti rosa selama dua hari "
" wina memang hebat mas.. dia tidak mau di bakar api cemburu buta dan bertidak bodoh, semua ia selidiki baru ia bertindak ,patut di contoh " ucap tiyas memuji Wina lalu tersenyum
" yah.. kamu juga hebat " jawab damar lalu mencium pipi tiyas.
🍁🍁🍁🍁
__ADS_1
vote, like komen
Terima kasih😘💕