
" dam .. sebaiknya lamaran hari Minggu besok saja bagaimana. ? Ucap pak bima
" Ide bagus pa , lebih cepat lebih baik , takutnya nanti damar khilaf " saut Bram lalu tertawa
" Mas.." pekik wina Melihat ekspresi tiyas yang menahan malu
" tiyas.. apa kamu setuju jika aku melamar mu besok. ? " tanya damar memastikan
" Eum.. " jawab singkat tiyas melihat Wina , Bram dan damar serta Bu mula dan pak bima bergantian
" menurut tante ..lebih cepat lebih baik, jika kalian sudah saling mencintai dan menerima kekurangan masing masing tidak perlu di tunda tunda ,benar kata Bram takut kamu khilaf dam.. " jelas Bu mula di iringi gelak tawa semuanya
" Baiklah.. jika memang besok , saya siap " jawab tiyas pasti lalu tersenyum melihat damar
" Baiklah ,jadi sepakat besok pagi kita datang ke rumah tiyas untuk melamar nya untuk damar " ucap pak bima lalu tersenyum
" Oh ya .. bram selamat ulang tahun ,dan Wina selamat atas kehamilan mu " ucap damar memberikan selamat
" Terima kasih pak " jawab Wina sedangkan tiyas berbicara pelan saat memberikan selamat lalu keduanya tersenyum dan berpelukan .
" Baiklah ayo kita mulai acaranya " ucap Bram
" Acara apa..? " Tanya damar
" Bakar sampah " jawab Bram lalu semuanya tertawa
" Bakar sampah kenapa mengundang ku " saut damar menepuk lengan bram
" Sudah ayo ,semua sudah di siapkan mbok ina " saut Bu mila lalu menuju taman belakang dekat kolam renang dan memulai acara barbeque .
" Mantap , baiklah sayang ,kamu mau apa ? Tanya bram pada Wina yang duduk bersama tiyas dan Bu mila , di lantai beralaskan tikar sambil membuat sambal nya
__ADS_1
" Aku mau sosis bakar mas dua " jawab Wina lalu tersenyum
" Mama.." tanya bram
" Ayam bakar.."
" Ayam bakar papa ahlinya.." jawab pak bima yang mulai membakar ayam nya
" Tiyas kamu mau apa " tanya damar pada tiyas
" Aku ikan saja mas.. "
" Baiklah serahkan kepada ahli nya " jawab damar memberikan ikannya pada bram lalu tertawa
" Bakar sendiri , memangnya aku kokimu , aku ini bos mu " jawab bram sambil berkacak pinggang
" Iya bos , siap bos " jawab damar lalu mereka semua tertawa . Hari semakin malam dan suasana semakin ramai dengan canda tawa mereka . Hingga syasa pun mulai mengantuk
" Dini..ajak syasa masuk kedalam sudah malam ,nanti kamu syasa sudah tidur kamu boleh kemari lagi "
" Wina aku pamit pulang , sudah malam. "pamit tiyas lalu memeluk Wina
"Menginap di sini "
" Tidak bisa Wina aku harus mempersiapkan lamaran ku besok , " jawab tiyas lalu tertawa kecil , begitu juga Wina dan semuanya
" Mungkin lain kali saja ,jika sudah menjadi istri mas damar " bisik tiyas di akhir kalimat nya
" Sepertinya kamu yang tidak sabar. " Jawab Wina tertawa kecil begitu njuga tiyas
" Baiklah om ,Tante ,Bram Wina aku pamit , sampai ketemu besok " pamit damar lalu sekilas memeluk Bram dan pak bima kemudian mengalami Bu mila dan Wina di ikuti tiyas
__ADS_1
" Aku tidak dapat pelukan win " canda damar menggoda bram
" Apa.. berani ku heum..." Saut bram mengepalkan tangan nya dan semuanya tertawa
"Bercanda Bambang " ucap damar lalu merangkul pinggang tiyas lalu berjalan keluar
" Dasar damar .." ucap bram yang juga akhirnya tertawa melihat damar merangkak tiyas , setelah damar dan tiyas pulang Bram dan Wina serta pak bima dan Bu mila pun masuk ke kamar masing masing.
" Sayang aku mau mandi.." ucap Bram saat sampai di kamarnya
" Ini malam mas.. "
" Pakai air hangat ,badan mas bau asap ,kamu mau aku peluk bau asap " jawab Bram mengangkat ketiaknya di wajah Wina ,sontak Wina menutup hidung dan mulut nya. Dengan menggunakan telapak tangan nya
" Tidak mau...! , sudah sana aku siapkan baju gantinya " jawab Wina sedikit mendorong Bram menuju kamar mandi ,Bram hanya tertawa melihat tingkah istri nya yang ingin Bram tetep wangi di samping nya .
" Mas bram ada ada saja ,sudah tau aku mual mual " gumam Wina sambil menyiapkan baju ganti untuk bram tak lama bram selesai mandi lalu keluar kamar .
" suamiku sudah tampan dan wangi tidak bau asap " ucap Wina melihat Bram yang hanya mengenakan handuk di pinggang nya
" mau.. " ucap Bram mengangkat ketiaknya
" eum.. " jawab Wina mengangguk seperti anak kecil , lalu keduanya tertawa . lalu Bram mengenakan baju tidur nya setelah nya ia duduk dan menggosok rambut nya dengan handuk
" mas kemari , aku keringkan rambut nya " ucap Wina mengambil Hairdryer nya lalu mengerikan rambut Bram
" mas I love you " goda Wina sambil mengeringkan rambut bram , bram hanya tertawa kecil , lalu menarik lembut pergelangan Wina dan Wina pun merangkul Bram dari belakang .
" apa yang kamu inginkan eum.. "
" eum.. tidak ada , aku hanya ingin kamu selalu ada untuk ku " jawab Wina lalu mencium pipi Bram
__ADS_1
🍁🍁🍁🍁
Terima kasih