Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
Lamaran ( damar dan tiyas)


__ADS_3

Kediaman tiyas


Keluarga tiyas kini sudah mempersiapkan segala sesuatu untuk menyambut kedatangan damar dan rombongannya yang ingin melamar nya


Rasa gugup dan rasa tidak percaya bercampur menjadi satu .


" Ibu tidak menyangka,kamu sudah ada yang melamar yas.." ucap ibu Tuti orang tua tiyas


" Jodoh tiyas sudah ada bu " jawab tiyas lalu tersenyum


" Kamu benar nak jodoh mu sudah ada , walau seorang duda yang terpenting menyayangi mu , tangguh jawab ,dan menerima status sosial kita " jelas Bu Tuti yang merasa dari keluarga sederhana .tak lama damar dan rombongan Bram pun sampai di kediaman tiyas ,lalu bu tuti keluar dari kamar tiyas dan meninggalkan tiyas sendiri di kamar . empat mobil sudah terparkir di pinggang jalan di depan tiyas ,lalu keluar lima pengawal membukakan pintu mobil untuk pak bima dan bram lalu mereka keluar dari mobil di ikuti Wina dan bu mila serta syasa dan dini baby sitter nya dan mereka pun di sambut oleh keluarga tiyas


" Oh itu yang namanya bram Sanjaya dan istri nya wina Wijaya " batin Tiara adik tiyas yang melihat pesona wina dan bram yang berjalan bergandengan menuju rumah tiyas bersama rombongan damar


" Assalamualaikum.." salam pak bima


" Waalaikumsalam" jawab keluarga tiyas Serentak


" Selamat datang tuan ,mari.. " sambut Bu tuti mempersalahkan masuk


" Terima kasih " lalu mereka semua pun masuk kedalam sedangkan para bodyguard menunggu di luar


" Silahkan duduk tuan , maaf duduknya di bawah , ya begini rumah kami tuan. " Ucap bu tuti merendah , lalu mereka semua pun duduk di bawah beralaskan tikar dan sebagian karpet


" Oh ya itu lima keluarga tuan kenapa di luar ?" tanya bu tuti , menanyakan bodyguard nya


"Mereka bodyguard kami Bu.. tidak apa apa mereka di luar " jawab bram , lalu tersenyum.

__ADS_1


" Oh.. begitu..." Jawab bu tuti manggut mangut


" Ibu apa kabar ..? em.. maaf Wina sekarang tidak bisa ke rumah ibu seperti dulu " ucap Wina melihat bu tuti


"Alhamdulillah baik win.. tidak apa apa , ibu memaklumi ,sekarang kamu sudah menjadi nyonya sanjaya,di tambah kamu juga sibuk dengan bisnis mu sendiri " jawab Bu tuti yang memang sudah mengetahui wina lalu tersenyum ramah. tak lama beberapa tetangga Bu tuti keluar membawakan hidangan dan minuman ringan untuk di hidangkan . setelah nya mereka kembali ke belakang.


"Eum.. mohon maaf sebelumnya ,lebih baik acaranya segera di mulai seperti nya calon pengantin pria nya sudah tidak sabar " ucap Bu mila sambil melihat damar yang sedari gelisah mencari keberadaan tiyas


" Baiklah Bu tuti .. mohon maaf sebelumnya jika kedatangan kami begitu mendadak , yang awalnya ingin datang Minggu depan , tapi setelah kami pertimbangkan lebih baik di percepat saja , maksud dan tujuan kami datang kemari adalah untuk melamar putri ibu yang bernama , tiyas Andira putri untuk putra kami bernama damar adinata dan saya mewakili untuk menyampaikan niat baik nya mempersunting nak tiyas " ucap pak bima sejelas mungkin ,tak lama tiyas keluar dari kamar di temani sang adik tiara lalu duduk di samping bu tuti .damar dan tiyas pun saling mencuri pandang lalu tersenyum malu sedangkan Wina dan bram sibuk dengan hidangan nya karena ada beberapa hidangan yang belum pernah bram makan di tambah Wina juga sedang hamil dan ingin semua di coba.


" terimakasih tuan nyonya untuk lamaran ini saya serahkan keputusan nya pada putri saya tiyas , bagaimana nak apa lamaran nak damar di terima " ucap bu tuti melihat tiyas , sejenak tiyas melihat Bu tuti lalu melihat damar.


" iyah.. " jawab tiyas lirih dan mengangguk melihat damar


"alhamdulilah...." Ucap semua orang serentak


" Dam ada yang ingin kamu sampaikan " tanya pak bima


" Santai saja.. dam.." saut bram menepuk pundak damar


" Ini bukan nya yang ke-dua " bisik bram


" berisik " pekik damar menepuk pelan pipi bram , namun bram hanya tertawa kecil , lalu damar menghampiri tiyas


" Tiyas Andira putri , mau kah menikah dengan ku " tanya damar


" iya mas.. aku mau.. "jawab tiyas terharu hingga meneteskan air mata bahagia lalu damar memakaikan kalung di leher tiyas

__ADS_1


"Alhamdulillah.. " jawab semua orang


"jadi ...sekarang damar sudah resmi melamar nak tiyas, dan selanjutnya kita tentukan tanggal pernikahan nya , bagaimana bu tuti, apa ibu ada hari dan tanggal sendiri untuk menikah kan mereka" tanya pak bima


" kalau saya ,lebih cepat lebih baik tuan , jangan di tunda lama lama ,takut menjadi fitnah " jawab Bu tuti


" baiklah... bagaimana jika 2 minggu lagi "


" Terlalu lama pa ,minggu depan saja,satu Minggu pasti cukup untuk mempersiapkan semuanya " saut bram Santai


"Tiyas bagaimana dengan mu sayang "tanya damar pada tiyas


" hem.. baiklah Minggu depan tapi pesta di rumah , aku tidak mau di gedung "


" Yakin .. "


" Yakin " jawab tiyas pasti


" ok.. catering wina wijaya siap , free untuk mu " ucap wina lalu tersenyum


" ok gaun pengantin ,WO dan foto dari tante " saut Bu mila


" mas apa.. "tanya Wina


" bantu doa saja,sudah di borong mama " jawab bram santai dan semua orang pun tertawa,


" Baiklah semua berjalan lancar.. dan siapkan dokumen kalian berdua " saut pak Bima dan semua bernafas lega terlebih Bu tuti yang tidak menyangka pernikahan putrinya banyak yang mendukung , tak lama keluarga pak bima pamit karena ada urusan penting lainnya begitu juga bram dan Wina sedangkan damar memilih untuk tetap di rumah tiyas

__ADS_1


🍁🍁🍁🍁


terima kasih


__ADS_2