Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
Bunglon


__ADS_3

sesampainya di rumah sakit, wina pun langsung mendapat penanganan,begitu juga dengan Bram..dokter pun langsung mengeluarkan peluru yang bersarang di lengan Bram,sementara itu pak bima dan pak Burhan sang petinggi kepolisian berbincang di luar UGD


bima :" Burhan,apa menantu ku akan terkena pasal pembunuhan "


Burhan :" tidak bim.. malah pihak kepolisian mengucapkan Terima kasih kepada menantu mu karena dengan berani nya membunuh seorang Mafia kelas kakap tanpa rasa takut, bahkan aku saja sebagai polisi yang mengintai nya sedari dulu pun tak sanggup memburu bahkan membunuh nya "


bima :" iya Terima kasih ,tapi aku minta jangan sampai kasus ini mencuat ke publik,aku takut ini bisa berdampak psikologis menantu ku "


Burhan :" tenang.. lah.. ,jika publik bertanya,maka kami pihak kepolisian menjawab bahwa Burhan tewas karena ulah nya sendiri "


bima :" Terima kasih.."


Burhan :" simpan Terima kasih mu itu. " tersenyum


Burhan :" tapi bim.. aku melihat menantu mu itu,dia sangat mencintai anak mu,terbukti dia dengan berani menebak Burhan. setelah melihat Bram tertembak , aku melihat sorot mata nya yang begitu tajam, tidak terima miliki nya di ganggu siapa pun "


bima :" ya.. kau benar, wina sangat menyayangi anak ku,karena dulu dia pernah kehilangan seseorang,maka dia tidak mau kehilangannya lagi,dan sebisa mungkin wina menjaga orang yang ia cintai ,aku berutang mempunyai menantu seperti nya,cerdas,pemberani, dan mencintai keluarga , " tersenyum mengingat wina


tak selang lama Bram pun keluar dari UGD bersama wina , dan Wina berada di kursi roda


bima :" sayang.. apa kau baik baik saja.. " berbicara dengan wina


wina :" iya pa.. wina baik baik saja " tersenyum


bima :" Bram.. tetap selalu di samping wina.. seperti nya dia masih sedikit syok "


Bram :" ya pa ...pasti " tersenyum


bima :" kalian pulang lah dulu, biar papa membereskan sisanya.., anak buah boy dua orang terluka dan kamu boy setelah mengantarkan Bram dan wina pulang kamu, pulang lah.. temui istri mu "


boy :" baik tuan.. " menunduk hormat "


boy :" mari tuan, nyonya "


Bram dan wina serta boy pun bergegas pulang kerumahnya.. ,


bu mila, damar ,tiyas,satya,reni, nindy dan doni yang mendengar kabar wina di culik pun berkumpul di rumah keluarga sanjaya, mereka menunggu kedatangan wina dan Bram, tak lama Bram dan wina pun sudah tiba di rumah, dan wina pun masih duduk di kursi roda. wina di sambut semua orang yang menunggu nya. di ruang keluarga"


mila :" sayang... bagaimana keadaan mu.. " memeluk wina


wina :" mama... " menangis sejadi jadi nya..


satya :" Bram.. bagaimana ini terjadi.. "


Bram :" cerita nya panjang om.. "


reni :" mbak.. are you ok.. "

__ADS_1


wina :" yah.. " masih menangis


Bram :" ma.. wina belum makan.. tolong beri dia sesuatu "


wina :" aku gak lapar mas.. "


Bram :" sayang.. pikirkan kandungan mu, anak kita butuh nutrisi " namun Wina malah menangis sejadi jadi , dan Bram pun langsung sigap memeluk nya


wina :" mas aku sudah menjadi pembunuh.. " memeluk erat Bram


Bram :" tidak sayang.. kamu melakukan itu karena melindungi ku.. ,apa kamu mau jika mas yang tertembak hah.. " Bram pun ikut menangis


wina :" tidak.. ?? aku tidak akan membiarkan itu "


Bram :" jadi apa yang kamu lakukan itu sudah benar sayang.. "


Wina :" tapi mas.. "


Bram :" ssssttt.!!! cukup, lupakan kejadian hari ini , mas akan selalu bersama mu.. kita semua mencintai mu ,sekarang makan ya.. "


wina :" suapin.. " dengan manja nya dan semua orang pun tersenyum


Bram :" iya pasti.. " tersenyum dan mengusap lembut pipi wina


mila :" sayang ini.. makan lah.. " memberikan piring kepada Bram


wina :" anak anak... !! mas aku mau ketemu anak anak, " tiba tiba syasa berlari ke arah Wina


syasa :" mama.. !! memeluk wina


wina :" anak mama.. " menciumi pipi syasa


wina :" ma,si kembar mana "


rina :" di sini nyonya "


Wina :" putra anak mama " memangku putra dan menciumi nya


wina :" putri.. anak Mama.. maafin mama nak.. jam segini baru pulang.. kalian pasti rindu sama mama hem.. mana senyum nya.. "


putra :" mama.. " Wina pun langsung memeluk ketiga anak nya,dan menangis... dan semua yang menyaksikan pun menangis.


Bram :" sudah sayang.. makan lagi ya, ada anak kita lagi yang masih butuh perhatian khusus hem.. "


wina :" iya mas.. "


Bram :" tuti.. dini rina, bawa anak anak dulu ke kamar "

__ADS_1


dini :" baik tuan " para baby sister pun mengambil anak anak dan du bawa ke kamar masing-masing


Nindy :" sudah win.. jangan menangis lagi, kamu kalau nangis terus susuk mu nanti luntur " dan mereka semua pun tertawa,


Nindy sengaja mencairkan suasana karena sejujurnya dia paling tidak tahan melihat wina menangis


wina :" kak Nindy bisa saja, biar luntur, nanti pasang lagi haha " Bram pun lega setelah melihat wina sedikit ceria


Nindy :" apa kamu gak mau tau aku dan reni sekarang lagi hamil


wina :" serius.. !!


reni :" iya mbak..


wina :" om sama doni bikin nya janjian ya " menatap satya dan doni


satya :" iya kenapa.. mau juga "


Bram :" hahaha..


satya :" kalian ya suami istri sama saja omongan nya "


wina :" hehe.. om.. masih ok juga ternyata "


satya :" kamu ngeremehin om hah.. "


Wina :" gak om bercanda ha-ha "


Bram :" sini aa lagi sayang.. "


wina :" sini mas biar aku makan sendiri "


Nindy :' dasar bunglon "


wina :" biarin... "


Damar :" Bram bisa bicara sebentar "


Bram :" boleh.. " Bram dan damar pun menjauh dari ruang keluarga


damar :" bagaimana ini semua terjadi,dan apa maksud wina dia menjadi pembunuh "


Bram pun menceritakan semua, dari awal dan bagaimana wina menembak Burhan j


Damar :" istri mu benar benar singa betina Bram, mengerikan !!" Bram pun hanya tersenyum dan melihat wina dari kejauhan, betapa beruntung nya wina menjadi istrinya


****************

__ADS_1


Terima kasih jangan lupa like komen,vote


__ADS_2