
Bram:" sayang kenapa belum tidur.."
wina :" aku gak bisa tidur mas.. aku kepikiran terus kejadian tadi siang " mengusap air matanya
Bram :" sini " memeluk wina
Bram :" tidur lah.. mas jagain kamu sampai kamu terlelap,pikirkan anak kita yang ada perut kamu hem.. " mengecup pucuk rambut wina
wina :" iya mas.." wina pun mencoba untuk tidur namun tetep tidak bisa,dan ia berusaha selalu berusaha memejamkan matanya
tak terasa jam dua pagi,wina pun tak dapat memejamkan matanya,ia pun bangun, ia tak berani membangunkan suami nya yang lelap dalam tidur , ia pun mondar mandir di kamar lalu duduk di sofa ,tak lama ia pun shalat, selsai shalat ia pun duduk di sofa dan masih mengunakan mukenah dan berzikir,hingga Tanpa sadar ia pun tertidur di sofa.saat subuh tiba, Bram pun meraba raba tempat tidur nya, tak di dapati istri nya,ia pun tersentak bangun
Bram :" sayang... "suara berat khas bangun tidur
Bram :" sayang.. " turun dari dari ranjang lalu menuju kamar mandi.
Bram :" sayang.. !! mulai volume suara bram meninggi dan saat bram berbalik badan dari kamar mandi, baru ia mendapati Wina tertidur di sofa dengan posisi sandaran di sofa
Bram :" ya Tuhan, kamu membuat mas takut sayang " menghampiri wina
Bram :" sayang... bangun.. subuh dulu yuk.. " mengusap lembut pipi wina
wina :" em.. mas.. jam berapa.. "
Bram :" jam 4 pagi.. "
wina :" aku baru tidur satu jam mas.. , ngantuk.. "
Bram :" apa, .. jadi tadi malam kamu gak tidur.. "
wina :" gak.. aku tidur mungkin jam 3 pagi "
Bram :" ya sudah subuh dulu nanti lanjut lagi tidur nya "
wina :" iya..
mereka berdua pun bergegas wudhu dan shalat subuh,selesai subuhan, wina pun di tamani Bram, tidur, Bram pun selalu memeluk Wina
wina :" mas jangan pergi, tetap di sini, "
Bram :"iya tidur lah.." tak terasa wina pun terlelap tidur di pelukan Bram..
hingga jam 7 pagi Bram dan wina masih tertidur " bu mila pun membangun kan Bram dan wina
tok..tok..tok..
mila :" Bram..sayang.. bangun nak.."
Bram :" iya ma.. " berjalan membuka pintu.
mila :" istri mu sudah bangun.. "
Bram :" belum ma.. tadi malam dia tidur jam tiga pagi "
mila :" ya Tuhan.. apa Wina masih kepikiran kejadian kemarin "
Bram :" seperti nya iya ma.. "
Mila :" ya sudah.. temani dia terus, nanti sarapan buat kalian mama antar ke kamar,dan biar anak anak mama yang urus "
Bram :" iya ma makasih " tersenyum
bu mila pun bergegas menuju dapur dan menyuruh mbok ina untuk menyiapkan sarapan untuk Bram dan wina dan menyuruh nya mengantarkan nya ke kamar mereka
tok tok.. Bram pun membuka pintu nya
mbok ina :" tuan ini sarapan nya "
Bram :" iya mbok.. terimakasih "
mbok ina :" permisi tuan "
Bram :" ya.. " tersenyum
Bram pun menutup pintu nya kembali dan meletakkan sarapan nya di meja. tiba tiba Wina pun bangun
wina:" mas... "
Bram :" ya sayang... udah bangun.. "
Wina :" hem.. "
Bram :" sarapan ya.. "
wina :" minum.. " Bram pun memberikan air putih pada wina
Bram :" sarapan ya.. "
wina :" hem.. " Wina pun turun kamar mandi, mencuci wajahnya kemudian keluar dan duduk di sofa
Bram :" mas suapin ya.. "
wina :" gak perlu mas.. kita sarapan bareng aja " tersenyum
wina :" tapi mas aku pengen bakso "
Bram :" ya Tuhan.. jam segini mana ada bakso sayang ini masih pagi "
__ADS_1
Wina :" mau bakso.. !!
Bram :" iya tapi di mana, ini baru jam 8 pagi "
wina :" pasar.. !"
Bram :" ya sudah biar mbok ina beli di pasar ya "
wina :" gak mau.. aku mau ke sana,makan disana .
Bram :"ya udah ayo..tapi mas cuci muka dulu " menghela nafas kasar
tak lama, Bram pun keluar dari kamar mandi lalu mengambil jaket,sedangkan Wina mengikat rambut nya seperti ekor kuda, mereka pergi ke pasar tanpa mandi terlebih dahulu, dan Wina pun masih menggunakan baju tidur walaupun begitu tak mengurangi kecantikan dan ketampanan Bram dan Wina.
Bram :" ma.. Bram mau ke pasar induk , sama wina "
mita :" ngapain sayang.. '
Bram :" wina pengen bakso "
mita :"pak dedi hari ini gak masuk sayang, dan boy masih ijin gak masuk "
Bram :" gak Papa ma.. Bram pakai motor, lagian orang orang papa juga banyak kok di pasar,Bram masih bisa jagain menantu mama haha "
mita :" kamu.. !gak terbalik,wina yang jagain kamu..hem..ya sudah jangan lama lama "
Bram :" iya ma.. nitip anak anak ya ma.. "
mita :" iya sayang .. hati hati.. "
Bram pun langsung mengambil kunci motor nya dan memakai helm,wina pun mengunakan helm
saat Bram dan wina berangkat,bu mila menelfon anak buah pak bima yang ada di pasar induk
mila :" halo dias.. "
dias :" halo.. iya nyonya .."
mila :" apa orang mu banyak di pasar "
dias :" banyak nyonya.."
mila :" tolong awasi anak dan menantu ku, mereka menuju ke sana mengunakan motor,aku gak mau kejadian kemarin terulang ,mengerti! "
dias :" baik nyonya.. mengerti.."
tak lama motor yang di kendarai Bram dan wina pun sampai di pasar induk.sedangkan dias pun memerintah kan anak buah untuk menyebar dan tidak mencolok mengawasi bram dan win
dias :" kalian semua menyebar jangan terlalu mencolok,tuan muda tidak suka jika terlalu mencolok. paham..! "
" paham...!! "jawab anak buah dias
roni :" tuan pasar aman terkendali, tuan dan nyonya muda bebas berbelanja "
Bram :" iya aku tau.. awasi kami dari jauh saja,jangan mencolok,taku istri ku tidak nyaman "
wina :" mas... ayo..!! melihat Bram masih mengobrol dan wina sudah di lorong pasar
Bram :" iya sayang.. sebentar,mas lagi ngobrol sama tukang parkir "
wina :" buruan..! Bram pun sudah berdiri di sisi wina
Bram :" mari nyonya,nyonya bebas mau berbelanja " tersenyum
semua mata pun melihat ke arah Bram dan wina,mereka tau jika bram adalah anak dan menantu bima sanjaya,pemilik pasar tersebut.
wina :" mas..aku sering kemari tapi kenapa sekarang mereka melihat ku seperti itu "
bram :" karena mereka tau kamu itu siapa, kamu istri Bram sanjaya..jangan lupakan itu "
wina :" hem.. ok aku hampir lupa jika suami ku ini siapa haha "
wina pun hanya tersenyum ramah mendapat tatapan dari semua pedagang di pasar .tak lama wina pun sampai di tempat bakso yang dulu menjadi langganan nya sebelum menjadi istri Bram sanjaya.
wina :" pagi pak kumis.."
kumis :" pagi...eh.. non wina.. astaga..sudah lama non gak kemari "
wina :" ita pak sibuk,ngurus anak ngurus suami "
kumis :" ayo mari duduk non,tuan Bram.." Bram dan wina pun duduk
wina :" seperti nya mas Bram ini terkenal di mana mana ya "
kumis :" gimana gak terkenal non,foto nya terus terpampang di koran bisnis "
Bram :" bapak bisa saja "
wina :" pak. pesan bakso nya, jangan pakai mie ,seledri nya yang banyak,bawang goreng nya yang banyak ' tersenyum
wina ; " mas mau bakso juga "
Bram :" boleh.. samain aja ",
wina :" pak kumis dua ya pak.. minum nya es teh manis "
Bram :" mas air mineral aja.. "
__ADS_1
wina :" es teh manis nya satu aja pak "
kumis :" baik non..di tunggu ya "
Bram :" sayang.. kaki nya "melihat kaki wina naik ke atas kursi panjang dan bersila,posisi wina bersandar ditembok
wina :" nyaman mas.. hehehe "
batin Bram :" kenapa hamil anak ketiga , kayak preman gini, " geleng-geleng kepala
tak lama pesanan wina dan Bram pun sudah jadi.
kumis :" silakan tuan, non wina "
wina :" makasih pak.. " tersenyum
wina pun langsung menambahkan sambel dan kecap, dan saos
Bram :" sayang.. sambel nya jangan terlalu banyak "
wina:" iya mas maaf.. " tersenyum
Bram dan wina pun memakan bakso dengan lahap , setelah beberapa menit, mereka pun selesai memakan bakso nya
wina :" pak kumis .. sudah.... "
kumis :" ya Non.. "
wina :" berapa semua.. "
kumis :" limapuluh ribu non "
wina :" bayar mas.. " Bram pun membayar tagihan nya
tiba tiba ada ibu ibu peminta minta,
ibu :" non.. beri sedikit rejekinya non buat makan.. "
wina :" ibu belum makan.. "
ibu :" belum non.. "
wina :" makan bakso mau bu.. atau nasi.. "
ibu :" kalau boleh nasi non.. biat kenyang sampai sore "
wina :" baik tunggu sini,saya pesan kan nasi di warung sebelah " wina pun memesan nasi di warung sebelah ,tak lama nasi nya pun datang,
wina :" ini bu.. makan, habiskan ya.. " tersenyum
ibu :" iya non Terima kasih " memulai memakannya
Bram yang menyaksikan kebaikan istrinya pun hanya tersenyum dan ingin melihat kelanjutan nya
Wina :" ibu.. ibu kenapa minta minta, kenapa gak kerja bu.. "
ibu :" saya sering sakit sakitan non mana ada yang mau menerima kerja "
Wina :" kenapa gak mencoba buka usaha, dagang sesuatu di pasar atau dimana gitu bu.. "
Ibu :" saya gak punya modal non, kalau ada saya juga pengen dagang di rumah non "
wina :" em.. gitu ya bu.. ya sudah habiskan makanan nya " tersenyum
si ibu tersebut pun menghabiskan makan nya
,setelah selesai ibu tersebut pun pamit ,
ibu :" non Terima kasih.. sarapan nya, ibu pamit ya "
wina :" tunggu bu.. " wina mengeluarkan segepok uang di tas nya sekitar 3 juta
Wina :" ini buat ibu, ibu jangan minta minta lagi ya.. ini bisa buat ibu berobat,dan sisanya bisa buat modal ibu dagang kecil kecilan di rumah "
ibu :" ya Tuhan.. Terima kasih non.. non baik banget," Terima kasih.. semoga non selalu di lindungi sekeluarga ya non, ibu gak bisa membalas kebaikan non " menyalami wina
wina :" iya bu.. Terima kasih, ini rejeki ibu ya,gunakan sebaik baik mungkin hem
wina :" kamu kemari.. " memanggil dias anak buah pak bima ,dias pun menghampiri wina
wina :" aku tau kamu anak buah papa bima, tolong antara kan ibu ini sampai rumah nya, dan tolong kamu bantu ibu ini untuk segala sesuatu nya untuk usahanya,jika kurang kamu bisa hubungi mas bram , "
Bram :" ya.. kamu atur semua nya,jika ada kekurangan kamu bisa hubungi saya "
dias :" baik tuan, nyonya "
wina :" jangan terlalu formal, banyak yang melihat " tersenyum dan menepuk lengan dias dam dias pun mengantarkan ibu tersebut
kumis :" non Wina memang baik dari dulu,sering membantu "
wina :" ah pak kumis bisa saja, sebagai manusia kita harus saling membantu pak "
Bram :" sayang kenapa kamu tau dias anak buah papa "
wina :" dan aku tau pasar ini milik papa, dan mas lupa aku punya ceatring,dan karyawan ku belanja nya di sini ,hem "
Bram :" ya sudah. sudah mulai siang, ayo kita pulang " Bram dan wina pun pamit, Bram pun memberi kode ke anak buah dias agar menjauh
__ADS_1
**********************
Terima kasih, jangan lupa like komen,share, vote ya 🤗🤗🤗🤗🤗🤗