Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
hamil


__ADS_3

terdengar sayup-sayup suara adzan subuh,wina pun bangun dan menggeliat , lalu melihat nya suaminya, yang masih tertidur, di usap nya rambut bram lalu mencium kening nya, lalu berbisik di telinganya walau bram tak mendengar nya


" happy birthday.. " Ucap Wina lalu mencium pipi bram kemudian ia mengambil alat tes kehamilan nya kemudian menuju kamar mandi , dengan rasa gugup ia menggunakan alat tes kehamilan nya dan menunggu hasilnya,


" Ayo.. positif.. " Ucap Wina melihat hasil test nya yang tak kunjung muncul tiba tiba " deq " Seketika ia pun meneteskan air matanya, terharu melihat hasil test nya


" Syasa sayang, sebentar lagi kamu akan mempunyai adik nak " Ucap syasa yang masih menangis harus di kamar mandi lalu mengusap perutnya


" Mas bram pasti sangat bahagia, karena dia menginginkannya " Ucap Wina lalu tersenyum, tak lama ia pun mengambil air wudhu dan menyimpan test kehamilan nya di sebuah kotak kecil yang nanti akan ia jadikan kado ulang tahun untuk bram. Lalu ia pun shalat terlebih dahulu baru membangunkan bram


" mas.. bangun.. Sudah subuh " Ucap Wina di telinga bram dan mengusap lembut pipinya, lalu bram menggeliat dan membuka matanya lalu tersenyum melihat Wina


" bersiap lah shalat, aku sudah selesai shalat " Ucap Wina lalu tersenyum, kemudian bram pun bergegas menuju kamar mandi setelah nya mengerjakan shalat subuh.


" mas.." Ucap Wina saat bram selesai shalat


" hem.. "


" mas selamat ulang tahun " Ucap Wina lalu memberikan Kota kecil berisi tes kehamilan nya lalu bram menerima nya dan tersenyum


" Apa ini " Ucap bram


"kado spesial untuk mu " Jawab Wina lalu tersenyum

__ADS_1


" apa .."


" Buka saja " Jawab Wina, lalu bram membuka kontak kecil tersenyum,


" Apa ini ? " Tanya bram yang baru pertama melihat alat tes kehamilan lalu sesaat bram langsung memahami


" jadi.. " Tanya bram memastikan dan melihat wina


" Aku hamil " Jawab Wina sambil mengusap perut nya sendiri


" Benarkah? " Tanya bram serasa tak percaya


" Eum.. " Angguk Wina, sontak bram memeluk Wina.


" Terima kasih sayang, ini kado terindah untuk ku " Ucap bram yang memeluk erat wina tak lama ia keluar kamar di ikuti Wina dan berteriak memanggil pak Bima dan bu mila hingga seisi rumah terkejut dengan suara teriakannya


" Astaga.. Pa.. bram kenapa? " Tanya bu Mila terkejut


" ayo ma kita lihat" Jawab pak bima lalu mereka berdua bergegas menuju lantai atas


" Ada apa bram, pagi pagi buta sudah membuat seisi rumah terkejut " Tanya pak bima heran melihat bram tersenyum


" Wina hamil pa.. Ma.. " Jawab bram lalu tersenyum dan merangkul Wina yang sedang berdiri di samping nya

__ADS_1


"Benarkah , selamat ya nak.. jaga istri mu baik baik..dan selamat ulang tahun " Ucap bima lalu memeluk bram sekilas, lalu memeluk Wina sekilas


" Wina menantu mama, Terima kasih, sudah memberikan penerus keluarga sanjaya " Ucap bu mila lembut lalu mencium kening Wina kemudian memeluk nya


" Sama sama ma.. " Jawab Wina lalu tersenyum


" Sebaiknya kalian pindah kamar bawah ,tidak baik buat wina naik turun tangga saat hamil " Ucap bu mila


" Iya ma.. " Jawab bram lalu merangkul Wina dan tersenyum


" nanti biar papa menyuruh orang untuk menyiapkan semuanya" Ucap pak bima


" Iya pa terima kasih" Jawab Wina


" Baiklah kalau begitu papa dan mama turun ke bawah " Ucap bu mila lalu tersenyum kemudian turun dari lantai atas. Setelah bu mila dan pak bima turun dari lantai atas, Wina mengusap perutnya lalu tersenyum, begitu juga bram


" Sayang.. Ayo mandi.. ' ucap bram


" Tidak mau mas dingin, aku mau minum teh hangat, seperti nya nikmat"


" Baiklah ayo kita turun " Ajak bram lalu mereka pun turun ke lantai bawah menyusul bu mila dan pak bima.


🍁🍁🍁🍁

__ADS_1


Vote like komen


Terima kasih😘💕


__ADS_2