Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
pura pura


__ADS_3

kafe


"ada perlu apa kamu pulang ke Indonesia vid.."? tanya bram


" berlibur.. berlibur dari rutinitas pekerjaaan yang membuat aku hampir gila " jawab David lalu tertawa begitu juga bram


" David apa kamu sudah menikah ? " tanya bram


" jangan tanyakan itu,karena wanita yang aku sukai sudah menikah lagi .. aku kalah bram " jawab david sembari melirik wina


" kamu bisa saja.. cepatlah menikah " ucap bram di iringi senyum dan menggelengkan kepala nya, lalu sang pelayan kafe menghampiri mereka


" maaf tuan anda ingin memesan sesuatu? " tanya pelayan


" eum jus jeruk dua " jawab bram


" aku sama jus jeruk " ucap david lalu tersenyum


" baik tuan, nyonya mohon di tunggu " jawab sang pelayan lalu bergegas membuatkan pesanan mereka


" eum.. ngomong ngomong.. kapan kalian menikah..?" tanya david saat pelayan kafe pergi untuk membuatkan minuman nya


" tiga tahun yang lalu " jawab wina lalu tersenyum


" dan sekarang wina mengandung anak yang ke empat " jelas bram


" ke empat? tanya David heran


" yah.. syasa,putra putri anak kembar kami dan yang ini " jelas bram sambil mengusap perut wina


" kamu luar biasa Bram "


' biasa saja vid.." Jawab bram lalu tertwa


" boy.. tolong kamu letakkan belanjaan ku di mobil dan kamu tunggu saja di mobil, dan yang ini untuk arin, sebelum ke parkiran pesan saja minum untuk mu " ucap wina pada boy

__ADS_1


" baik nyonya dan terimakasih " jawab boy lalu tersenyum lalu bergegas membawa belanjaan wina ke mobil dan sebelum nya ia memesan minuman untuk dirinya sendiri


" siapa Bram ?"


" bodyguard wina.. " jawab bram singkat


" ya... ya.. nyonya memang harus selalu di jaga " ujar david lalu sedikit tertawa


" sayang.. mas ke toilet sebentar ya " pamit bram memegang jemari wina


" jangan lama lama ya mas.. " ucap wina yang enggan di tinggal


" iya.. hanya sebentar.. " jawab lembut bram lalu mengecup sekilas bibir wina


" vid aku ke toilet sebentar, dan jangan macam macam dengan istri ku " ucap bram fan sedikit tertawa


" tenang saja.. " jawab david lalu menepuk lengan bram. bram pun pergi ke toilet,sedangkan wina begitu gelisah harus duduk berdua dengan David


" win.. aku tidak menyangka kamu benar benar menolak ku, aku sudah lama menunggumu menjanda.. ternyata, ..bram yang mendapatkan mu " ucap david saat bram ke toilet


" wina, kamu tahu kan aku menyukai mu sebelum kamu menikah dengan Alfin , dan aku sudah menunggu mu sendiri " jawab david yang mulai tidak sopan


" omongan kosong apa yang bapak ucapkan ,sudah berulang kali saya katakan pada pak david, saya tidak punya perasaan apa pun pada bapak dan sekarang saya istri mas bram, sampai kapan pun saya tetap istri mas bram sanjaya " jelas Wina tegas lalu mengalihkan pandangan


" wina.. ikut lah dengan ku, aku juga tak kalah tampan dari bram,dan aku sekarang juga mempunyai segala nya " ucap david yang sudah berani menarik jemari wina


" lepaskan pak.. " ucap Wina kesal sambil menarik jemari nya


" ayo lah win.., untuk anak di perut mu itu, nanti kita besarkan sama sama " goda david sontak Wina pun meradang dan " plakkkk.. " wina menampar avid..


" jaga ucapan bapak " jelas Wina lalu berdiri dan memegang perutnya


" saya tidak serendah yang ada dalam pikiran bapak " ucap Wina lagi sambil menunjuk david


" wina... aku mencintaimu.. " ucap david dan memegang pergelangan tangan wina dengan sangat kuat hingga wina kesakitan

__ADS_1


" lepaskan .. lepas.. sakit ..!!!" Pekik Wina sambil menarik tangan nya,bram yang baru saja dari toilet melihat wina di pegang david pun naik pitam ,apa lagi melihat expresi wina yang kesakitan,tanpa pikir panjang bram berlari dan langsung melayangkan pukulan nya " bukkk "


" brengsek kamu david .. kamu apakan isteriku hah.." ucap bram menghajar david tanpa ampun sampai david tersungkur


" mas sudah , kita pulang.. aw.. perut ku.. " ucap Wina memegang perutnya


" sayang.. " ucap bram melihat Wina memegang perutnya lalu menghampiri wina


" perut ku mas.. sakit.. " ucap Wina lalu memegang lengan Bram


" urusan ku dengan mu belum selesai vid.." ucap bram menunjuk wajah david , lalu bram pun membopong wina dan keluar dari mall


" pukulan mu ok juga Bram.. " ucap david saat bram dan Wina pergi lalu tersenyum sinis


" sayang.. apa perut mu masih " tanya bram saat berada di mobil


" tidak mas..aku hanya berpura-pura agar secepatnya pergi dari hadapan david " jawab Wina lalu tersenyum


" astaga..sayang... kamu membuat mas panik " ucap bram mengusap kasar wajah nya dan melihat wina yang tersenyum


" maaf mas.. "jawab wina yang masih tersenyum lalu memeluk bram.


" sayang.. ceritakan kenapa david bisa berbuat seperti itu " tanya bram melepaskan pelukan wina


" nanti saja di rumah mas.. " jawab Wina lembut lalu mengusap lembut pipi vram. dan mengecup pipi nya


" baiklah.. " jawab bram singkat " jalan pak kita pulang " ucap bram pada pak dedy sedangkan boy sudah duduk di sebelah pak dedy sangat sopir


" baik tuan " jawab pak dedy lalu melajukan mobil nya menuju rumah


🍁🍁🍁🍁


vote like komen


Terima kasih😘💕

__ADS_1


__ADS_2