Terjerat Cinta Single Parent

Terjerat Cinta Single Parent
Mona


__ADS_3

tiba-tiba saja wina berlari ke kamar mandi dan muntah di wastafel , bram yang mendengar istrinya muntah pun terbangun dan menyusulnya ke kamar mandi


" sayang..! kenapa? " tanya bram mengusap punggung wina


" mual.. " jawab wina singkat dan masih muntah namun tak ada yang keluar.


" ya sudah, hari ini tidak perlu datang ke catering " ucap bram yang masih mengusap punggung wina


" tidak mas.. aku harus ke sana ,tidak apa apa nanti juga hilang mual nya , ya udah ayo shalat subuh " ajak wina menahan rasa mual nya


" baiklah, ayo.. " jawab bram membantu wina bersiap untuk shalat subuh , lalu mereka berdua shalat berjamaah di kamar, selesai shalat seperti biasa wina membereskan alat shalat nya dan sarung suaminya lalu di letakan nya di tempatnya.


" mas aku mau mandi " ucap wina yang langsung berjalan menuju kamar mandi


" iya jangan terlalu lama " jawab bram,lalu Wina menuju kamar mandi , selang lima menit wina pun selesai mandi


" mas mandi lah, aku mau membangunkan syasa " ucap wina yang baru keluar dari kamar mandi


" baiklah.. aku juga harus bersiap ke kantor " Jawab bram lalu menuju kamar mandi. kemudian wina keluar dari kamar dan menuju kamar syasa untuk membangunkannya , walaupun ada sang baby sister, wina selalu menyempatkan diri untuk mengurus anak nya sebelum berangkat sekolah. tak lama bram selesai mandi ,tiba tiba ponsel nya berdering lalu bram melihat layar ponsel nya dan tertera nama mona di layar ponsel nya mantan kekasih nya,


" ada apa menghubungi ku " jawab Bram ketus


" halo sayang.. masih ingat dengan ku.." ucap mona manja di seberang sambungan ponsel nya


" apa mau mu.. ?" tanya bram

__ADS_1


" aku cuma hanya mengucapkan selamat atas pernikahan mu ,tapi jika kamu tidak bahagia dengan istri janda mu itu, aku selalu ada untuk mu " jawab mona lalu tertawa


" dasar ular.. ! jangan pernah mengganggu ku lagi " geram bram


" oh.. kamu masih seperti yang dulu bram ,ngomong ngomong soal istri mu , aku mengetahui semua kegiatan istri mu dan anak tiri mu itu " ucap mona


" kamu memata-matai istriku ,jangan harap kamu bisa menemui nya, kalau pun bisa aku tidak akan membiarkan mu menyakiti nya untuk kepentingan mu .CAMKAN ITU ! " geram bram lagi


" kita liat saja nanti " jawab mona lalu tersenyum sinis dan mematikan sambungan ponselnya


" brengsek.... !! awas kamu mona,aku tidak akan membiarkan mu menyentuh istri ku dan anak ku " ucap Bram dalan hati, kemudian ia menghubungi boy sang bodyguard.


" halo boy.."


" ya tuan .."


" baik tuan " jawab boy tanpa bertanya lagi lalu, bram memutus sambungan ponsel nya .


Di sisi lain ada hati yang berbunga bunga,setelah acara lamaran yang mendadak,awalnya tiyas belum mempunyai rasa terhadap damar,namun saat selesai lamaran ,hati nya berbunga bunga,dan selalu berdebar saat mengingat wajah duda tampan damar , ia tidak sabar ingin secepatnya sampai ke kantor,sedangkan damar hati nya tak kalah berbunga bunga, dia mengendarai mobil nya dengan hati suka cita sedangkan tiyas sesekali tersenyum sendiri di dalam taksi.tak lama tiyas sampai di kantor dan masuk kedalam, tiba tiba ponsel nya berdering lalu ia mengangkat ponsel nya setelah melihat nama yang menelpon nya di layar ponsel nya.


" ya mas..? " jawab tiyas


" apa kamu sudah tiba di kantor? "


" sudah.. aku masih lobby " jawab tiyas berjalan menuju lobby

__ADS_1


" ya sudah tunggu aku di lobby "


" baiklah, aku tunggu, hati hati.. " jawab tiyas lalu tersenyum kemudian duduk di sofa lobby. Tiyas menunggu di lobby dengan hati ya yang berdebar ,tiba tiba rudi datang menghampiri tiyas


" hai yas... apa kabar, apa aku boleh duduk di sini " sapa rudi


" hai rudi.., kabar ku baik, ya..silahkan , tempat ini bebas buat siapa saja" jawab nya santai lalu sekilas tersenyum. semenjak hubungan tiyas dan rudi merenggang mereka serasa menghindar satu sama lain , tiyas yang menanti kepastian dari rudi pun sudah tidak perduli lagi karena tidak ada kepastian dari rudi, dan memilih fokus untuk bekerja


" aku baru melihat mu ..semenjak kamu di pindahkan kemari " ucap rudi sedikit ragu


" iya.. Karena kita sibuk dengan pekerjaan kita masing-masing " jawab tiyas santai, namun ia tidak nyaman karena rudi terusan melihat nya , rudi yang sedari tadi memperhatikan tiyas dari ujung kaki sampai ujung rambut pun makin terpukau,tak sengaja rudi memperhatikan jari manis tiyas,ia melihat cincin melingkar di jari manis tiyas lalu ia pun menanyakan nya,


" sejak kapan kamu suka memakai cincin " tanya rudi , tiyas pun terkejut lalu menutupi jemarinya dengan jemarinya satunya, tak lama damar datang dan menyela pembicaraan Rudi dan tiyas


" sejak kemarin dan seterusnya dan tiyas adalah calon istri ku " jawab damar dingin


" ayo sayang.. kita ke atas.. " ucap damar lalu menarik lembut pergelangan tangan tiyas agar tiyas berdiri di samping nya


" maaf rudi mas damar calon suami ku,minggu ini kita akan menikah " ucap tiyas saat sudah berdiri di samping damar lalu rudi pun berdiri


"Tunggu saja undangan nya. " ucap damar, lalu damar dan tiyas melangkah menuju lift meninggalkan rudi yang nampak bingung dan syok , rudi sudah mengetahui jika damar sudah menjadi duda selama 2 bulan lebih ini, namun ia tidak percaya tiyas akan menikah dengan damar, rasanya begitu cepat , dan Rudi pun memilih untuk menerima kenyataan bahwa dia sudah kalah .


🍁🍁🍁🍁


jangan lupa like ya..

__ADS_1


Terima kasih😘💕


__ADS_2