
~ malam hari ~
Bram pun menceritakan serentetan bagaimana Wina berdebat dengan mona dan memarahi karyawan di kantor , Bram menceritakan begitu detail kepada pak Bima dan Bu Mila apa yang di lakukan istri nya, pak Bima dan Bu Mila tertawa mendengar Bram bercerita , membayangkan Wina sedang berdebat dan memarahi karyawan di kantor karena selama ini pak Bima dan Bu mika tidak pernah melihat menantu nya itu bernada tinggi apa lagi marah .
'' papa tidak menyangka, Wina yang papa tahu dia sangat lembut ,bisa memarahi karyawan di kantor terlebih berdebat dengan mona '' ucap pak Bima masih membayangkan menantu nya berdebat .
'' Bram juga baru mengetahui pa jika Wina marah melebihi mama '' saut Bram lalu tertawa membayangkan Wina
" wanita itu Bram.. sabar nya panjang..,tapi jika kesabarannya sudah tidak bisa di bendung ya pasti meledak , itu artinya Wina sudah habis kesabaran nya dengan Ratih di tambah istri mu tengah hamil dan hormonnya naik turun . bagus Wina memberikan pelajaran Ratih agar kedepannya tidak iri dengan orang lain '' jelas Bu Mila.
sementara itu Wina yang sedang menidurkan syasa di kamar pun keluar karena mendengar suara tawa papa mertua nya dan suami yang menggelegar sampai terdengar di kamar syasa.
'' seperti nya aku melewatkan sesuatu '' ucap Wina yang baru saja sampai di ruang keluarga lalu duduk di samping Bram dan menyadarkan kepala di pundak Bram
'' Bram sedang menceritakan kemarahan mu di kantor tadi siang '' jawab pak Bima
'' mas.. '' pekik Wina melihat Bram
'' tidak apa apa sayang '' jawab Bram
'' aku malu sama papa kenapa kamu menceritakannya '' jawab Wina lirih menatap tajam Bram , Bu Mila dan pak Bima hanya tertawa kecil
'' tidak apa apa sayang sesekali karyawan itu butuh di kasih pelajaran,terlebih Ratih agar tidak bergosip di kantor '' ucap pak Bima lalu tersenyum
'' lalu bagaimana Ratih mas ,apa kamu pecat ? '' tanya Wina
'' tidak sayang ''
'' lalu ''
'' mas pindahkan ke kantor cabang , agar tidak menjadi bahan omongan rekan kerjanya ,mas takut mengganggu kenerjanya bagaimana pun Ratih sangat loyal dengan perusahaan '' jelas Bram
'' ouh.. bagus jadi tidak merusak pemandangan di kantor dan tidak ada lagi yang mencuri curi pandang suami ku '' jawab Wina santai , dan melihat Bram sekilas . sontak Bram dan pak Bima serta Bu mila tertawa
'' cemburu ''
__ADS_1
'' tidak.. ''
'' akui saja ''
'' tidak.. ''
'' ayo lah , kamu cemburu kan '' tanya Bram memastikan dan mendekatkan wajahnya ke wajah Wina dan Wina pun mendorong wajah Bram dengan tangan nya
'' aduh.. '' pekik Bram saat Wina mendorong wajahnya
'' aku tidak cemburu, bukan level ku ''
'' bilang saja kamu cemburu ?'' goda Bram yang terus menggoda Wina
'' ma.. lihat mas Bram '' adu Wina pada Bu Mila
'' Bram.. sudah jangan menggoda Wina ,sudah kalian tidur saja ,sudah malam '' jawab Bu Mila laku berdiri kemudian menuju kamarnya di ikuti pak Bima yang sedikit tertawa melihat tingkah anak dan menantunya .
'' ya sudah ayo ke kamar '' ajak Bram lalu keduanya menuju kamar , sesampainya di kamar mereka tidak langsung tidur melainkan berbincang di atas tempat tidur.
'' boleh .. katakan ''
'' kamu sudah tahu tentang Mona ?
'' sudah. ''
'' pantas saja.. '' batin Bram
'' dari siapa ''
'' dari boy , aku sengaja mengorek informasi darinya '' jawab Wina lalu masuk kedalam pelukan Bram
'' kenapa kamu tidak menanyakan langsung pada ku ''
'' sudah mas jangan membahas masa lalu mu , aku tidak mau tahu kemesraan mu pada wanita wanita mu terdahulu , cukup sekarang kamu menjadi milikku '' jawab Wina yang sudah tidak mau membahas masalah Mona karena Wina menganggap yang lalu biarlah berlalu .
__ADS_1
'' baiklah , maaf '' ucap Bram singkat lalu mencium pucuk rambut Bram lalu mereka pun tidur bersama .
🍁
keesokan harinya seperti biasa Wina masih mengalami morning sickness , Bram yang sudah mengetahui nya pun selalu siaga menemani Wina setiap pagi di kamar mandi mengusap punggung nya dan membuat minuman hangat agar rasa mual nya berkurang
'' terima kasih mas '' ucap Wina saat Bram memberikan jahe hangat untuk Wina
'' bagaimana , sudah lebih baik '' tanya Bram mengusap punggung Wina
'' Iyah.. '' jawab Wina singkat lalu tersenyum
'' ya sudah berbaring lah , aku siapkan sarapan untuk mu dan hari ini jangan ke catering '' ucap Bram membantu Wina berbaring setelah meletakkan gelas Wina di meja nakas dan menyelimuti nya setelah nya Bram keluar kamar menuju dapur untuk menyiapkan sarapan untuk Wina
'' Bram mana Wina , apa masih mual '' tanya Bu Mila yang sedang membuatkan sarapan untuk pak Bima
'' iya ma , Wina masih mual ,Bram menyuruhnya untuk istirahat dan melarang nya untuk ke catering '' jelas Bram yang mulai membuatkan sarapan untuk Wina , Bram membuatkan roti bakar selai coklat lalu di taburi parutan keju setelah nya membuatkan Wina jus jeruk hangat
'' iya , istirahat saja di rumah , kamu hari ini jangan ke kantor biar papa saja , dan biar mama dan dini yang mengurus syasa ke sekolah '' jawab Bu Mila lalu tersenyum
'' iya ma terima kasih '' jawab Bram lalu tersenyum tak lama mengantarkan makanan Wina ke kamar
'' sayang ini , mas buatkan sarapan spesial untuk mu '' ucap Bram saat sampai di kamar dan meletakkan nampan nya di meja nakas lalu menghampiri Wina dan membantu nya duduk bersandar di Sandaran tempat tidur ''
'' terima kasih mas '' jawab Wina lirih lalu Bram memberikan sarapan nya
'' habiskan sayang ''
'' iya.. ini seperti lezat '' jawab Wina lalu memakan roti nya , Bram hanya melihat dan merasa senang Wina begitu lahap memakan roti bakar buatannya .
'' ini minumnya '' ucap Bram saat Wina merasa ingin minum , Bram terus memandangi Wina , tidak menyangka wanita cantik dan cerdas di depan nya ini kini tengah mengandung anaknya , dan Wina selalu membuat Bram jatuh cinta padanya .
'' terima kasih mas '' jawab Wina lalu meminum jus jeruk hangat nya
🍁🍁🍁🍁
__ADS_1