TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Zarkha bersama seorang wanita


__ADS_3

Terasa dalam dada


namun menyiksa ketika ada


terasa bergetar di mata


namun suara tak terkata


bila satu kata terucap


hanya hati yang bisa membaca


"Yang Mulia, tuan leluhur sudah sampai." lapor Jenderal Zeus.


"Benarkah?" tanya kaisar Xion yang sedikit terkejut sekaligus juga ada rasa tidak suka ketika Zarkha akan tiba ke kerajaannya.


Kaisar Xion yang senang sekaligus menjadi sedih akan kedatangan musuh bebuyutan dalam cintanya, walaupun kaisar Xion belum bisa mengatakan itu rasa yang tak terkatakan, dari luar terasa begitu menyiksa. terlihat sang Kaisar nampak memikirkan apa yang harus dia lakukan, perasaan ini benar-benar menyiksanya seolah akan membuat dirinya terhempas.


** kediaman Ratu Axiva **


Dari dalam kediaman Ratu Axiva, Syalila juga merasa senang karena kabar kedatangan Zarkha. sedangkan Ratu Axiva merasa hatinya sedikit pahit karena adiknya tak akan bisa lagi berdekatan dengan Syalila. perasaan yang begitu menyiksa, perasaan yang begitu sesak di dada.


"Ayo nona Sya, kita ke ruang istana." ajak Ratu Axiva.


"Ayo, yang mulia Ratu!!" seru Syalila yang tampak bahagia dan begitu bersemangat.


Sedangkan di tempat lain kaisar Xion sudah tampak muram menyambut kedatangan Zarkha. menyambut seorang pria yang akan menjadi saingan cintanya menyambut seorang pria yang tidak mungkin hanya dengan membayangkan saja. tak berselang lama orang yang ditunggu telah sampai di kerajaan seorang pria yang menunjukkan senyumnya.


"Selamat datang, leluhur!!" seru Kaisar Xion sambil memeluk tubuh Zarkha. dari kejauhan Ratu Axiva dan Syalila menghampiri kaisar Xion yang bersama Zarkha.


Sesaat kemudian tiba-tiba muncullah seorang wanita yang memeluk erat Zarkha seola-olah dia akan kabur. Syalila yang melihat hal itu membuat Zarkha langsung hilang kata saat melihat Syalila dari kejauhan.


"Lepaskan tanganmu." bentak Zarkha mencoba melepas lilitan tangan Clara. apalagi Syalila makin mendekat ke arah dirinya.


"Hallahhh..., semua cowok sama saja." guman Syalila dalam hati saat melihat Zarkha kembali bersama dengan seorang wanita. bahkan terlihat wanita itu benar-benar menempel erat kepada pria itu, seketika Syalila menunjukkan sebuah kekecewaan, sakit hati luar biasa bahkan raut wajahnya menunjukkan dia benar-benar ingin mengatakan kalau Kau adalah pembohong.

__ADS_1


"Satu bulan gak muncul, sekarang malah bawa cewek." gerutu Syalila sambil tersenyum.


Memang Syalila bukan tipe gadis yang mudah jatuh hati, namun saat dia sudah jatuh hati pada seseorang liat aja nanti.


"Selamat datang leluhur." sambut Ratu Axiva.


"Selamat datang tuan." sambut Syalila yang nampak biasa- biasa saja saat melihat zarka kembali bersama seorang wanita bahkan terlihat mereka benar-benar menempel seperti cicak dan dinding.


Kedatangan seorang wanita bersama Zarkha seolah membuat orang-orang yang ada di tempat itu begitu tersentak kemudian menatap Syalila. namun sayangnya wanita hal itu tidak berpengaruh sama sekali kepada Syalila, namun malah hal itu berpengaruh pada Kaisar Xion dan Ratu Axiva. mereka menatap Syalila yang nampak biasa saja tak ada goresan kekesalan atau cemburu yang terlihat.


"Sya..," panggil Zarkha yang melihat Syalila. dalam fikirannya gadis itu akan marah ketika melihat dirinya datang bersama dengan seorang wanita.


"Suamiku, aku capek." manja Clara yang membuat Zarkha menatap lekat wajah Clara yang bersikap seperti itu padanya.


"Silahkan, kau beristirahat leluhur." ucap Kaisar Xion yang menatap Syalila.


Lalu wanita itu menarik tubuh Zarkha menuju kediamannya dan spontan Ratu Axiva menatap Syalila dengan tatapan mata yang begitu sendu.


"Kau tak marah, nona Sya?" tanya Ratu Axiva pada Syalila.


"Karena leluhur Mambawa seorang gadis, dan dia mengkhianati mu." kata Ratu Axiva yang heran melihat expresi Syalila yang biasa-biasa saja. bahkan tidak terlihat goresan kesedihan sakit hati bahkan tidak terlihat kalau suami lamaran dengan semua yang terjadi.


"Memang kenapa Ratu, memang leluhurmu itu siapaku?" tanya Syalila kaget dan sontak itu membuat Kaisar Xion yang mendengar jawaban dari Syalila ikut bahagia. Bagaimana tidak ikut bahagia, sebuah kabar yang benar-benar membuat Kaisar Xion merasa berbunga-bunga seolah kata-kata yang diucapkan oleh Syalila itu adalah aku tidak pernah mencintai pria itu dan aku tidak ada hubungan apapun dengannya.


"Apakah kau tak cemburu?" tanya Ratu Axiva yang sangat penasaran dengan kata-kata yang diucapkan oleh Syalila.


"Gak lah Ratu, memang Zarkha itu apaku? suami juga bukan, kalau dia suamiku dan melakukan hal itu di depanku, maka tenang saja. aku pasti akan membuat dia menjadi gumpalan kotoran." jawab Syalila yang membayangkan akan menganiaya suaminya jika dia berselingkuh. apalagi jika dia berani berselingkuh di depan dirinya.


"Benarkah?" tanya ratu Axiva yang semakin penasaran luar biasa.


"Gak lah ratu, mending hemat energi dan tidur cantik. biar waktu aku bangun tidak bertambah pusing memikirkan kehidupan." jawab nyeleneh Syalila.


"Oooo." ucap Kaisar Xion, Ratu Axiva dan jendral Zeus serempak.


Sesaat kemudian tiba- tiba Syalila teringat sesuatu. "Wadduhh, Ratu!!" seru Syalila yang terhenti sembari menepuk jidatnya.

__ADS_1


"Ada apa, nona Sya?" tanya Ratu Axiva yang kaget.


"Kalau dia balik sama istrinya dan tidur di tempat itu, lalu aku tidur dimana dong!!" seru Syalila yang nampak syok. wanita itu batu teringat kalau tempat tinggalnya adalah tempat Zarkha.


"Oo, cuma itu. kau aku...," belum selesai Ratu Axiva berbicara, Kaisar Xion sudah memotong.


"Tinggallah di kediamanku." jawab Kaisar Xion tanpa sadar.


"Kenapa harus di kediamanmu, apalagi di kamarmu kau gila ya." gerutu Syalila sambil menyilangkan tangannya di dada.


Seketika Kaisar Xion Sangat kaget saat mendengar perkataan dari Syalila, karena bukan itu maksud dari perkataannya.


"Bukan itu maksudku, nona Sya. maksudku tinggal di dekat daerah kediamanku agar kalau ada sesuatu kamu bisa langsung ke tempatku," ucap kaisar Xion yang meraba dadanya karena jantung nya terus berdebar tidak karuan. apalagi dia benar-benar sangat bahagia setelah mendengar kalau Syalila tidak menerima dan tidak mencintai Zarkha, itu artinya dia masih mendapatkan kesempatan untuk mendekati Syalila ujung-ujungnya seperti itu kan?


"Oo, ku kira...," jawab Syalila Mbak sedikit tersenyum dengan kata-katanya sendiri padahal dia tadi dia sudah salah paham kepada kaisar karena kata-katanya yang belum selesai.


Syalila selalu membuat orang-orang disekitarnya terkejut dengan perkataannya, apalagi Gadis itu selalu membuat kaget saat dia berbicara. Ratu Axiva tersenyum dengan kata-kata dan perbuatan Gadis itu, karena dia mampu membuat orang di sekitarnya tertawa karena kekonyolan yang selalu dia lakukan.


"Heh...," helaan nafas Syalila.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi Kerajaan

__ADS_1


__ADS_2