
Lili menceritakan tentang kisah cinta ayahnya dengan ibu kaisar Zhu, ibu kaisar Zhu adalah cinta pertama dewa petir Zhe benrong.
bahkan putri cantik itu merelakan dewa petir meninggalkan nya, demi mencapai kedudukan dewa yang disegani. akhirnya dewa petir menikah dengan ibu Lili putri dari dewa api.
"Hehhhh, begitulah derita cinta. ceritanya berliku namun penuh derai air mata dan tak selalu bahagia." ucap Syalila sambil menatap kaisar Zhu. kelihatannya salinlah meratapi kisah cintanya dengan sang suami karena tiba-tiba dia pergi ke suatu tempat Entah berapa lama.
" ...., ternyata dia kakakku. lalu bagaimana bisa begini." ucap Lili sedih.
"Kau tau cara melepaskan mereka dari kutukan batu ini?" tanya Syalila sambil memukul-mukul tubuh batu kaisar Zhu.
"Tau?" jawab Lili yang menatap wajah Syalila.
"Caranya?" tanya Syalila.
"Kita tanyakan pada kaum peri." jawab Lili bingung ya habis ngomong apa jawabnya juga apa.
"Hallah, malah nyuruh orang tanya orang lain." cibir Syalila jengkel.
"Kan, nona Sya sudah jadi bangsa peri. kenapa non Sya tidak bertanya kepada mereka, kalau tidak kenapa tidak mencoba untuk membantu mereka? kan jalan keluarnya ada di depan kita." jawab Lili sambil menatap wajah bingung Syalila.
"Oya..ya, kok aku baru tau. hallah baru ingat." ucap Syalila sambil memukul jidatnya.
"Nona sya, seperti apa wajah suamimu?" tanya Lili pada Syalila Sambil tersenyum.
"E.." syalila mulai membayangkan wajah suaminya. "Tua.., berumur tapi mudah. eee tampan sih. tapi agak cerewet padaku." jawab Syalila sambil tersenyum membayangkan wajah suaminya.
"Tampan mana sama kakakku?" tanya Lili lagi.
"Yaelahh.., ya tampan suamiku dong, walaupun dia tidak tampan bagiku dia tetap pria tua kesayanganku." jawab Syalila sambil tertawa.
"Ada gak pria yang lain seperti suamimu?" pertanyaan Lili langsung di sambut pukulan di lengan wanita itu.
"Dia cuma milikku." bentak Syalila tak terima.
"Kan aku bilang seperti suamimu. bukannya meminta suamimu." gerutu Lili.
"Ada." jawab Syalila sambil membayangkan wajah kaisar Xander.
"Siapa?" tanya Lili.
"Kita tolong saudaramu yang berbeda ibu tapi satu kaliber dari ayahmu." jawab asal Syalila.
Beberapa saat kemudian
Akhirnya Syalila dan Lili melakukan mantra untuk melepas kutukan yang diberikan oleh Zarkha.
"Segal jiwa, aurah murni." ucap Syalila yang sedikit melonggarkan tenaganya.
"Kekuatan alam. api suci." mantra yang diucapkan oleh Lili.
kekuatan yang dikeluarkan oleh mereka berdua membuat Ley terbangun dari meditasinya, sedangkan raja Han baru mendapat laporan, kalau Syalila telah kabur dari istana para dewa.
Kekuatan yang dimiliki oleh Syalila telah membuat Ley terbangun dari meditasinya, dia sudah menemukan keberadaan istri tercintanya. isteri yang di cari dari alam peri.
HUTAN HIJAU
WUSSS...
hembusan angin yang telah membawa seorang pria muncul di depan Riu, zhen, Rey dan phay.
KYAAAAAA..
__ADS_1
teriak kaget Rey dengan lebainya.
BUKK...
Ley yang memukul kepala Rey.
"Tuan!!. seru Riu,Zhen dan Phay yang kaget.
"Hem." jawab Ley yang penampilannya sudah berubah. rambut beruban putih dan sorot mata yang tajam juga tubuh yang bertambah kekar.
"Tuan sudah berhasil!" seru Phay.
"Ya." jawab Ley.
"Tapi kenapa lama sekali, tuan?" tanya Zhen.
"Aku mencari keberadaan isteriku di dunia peri." jawab Ley.
"Lalu di mana sekarang nona, tuan?" tanya Rey dan Riu.
"Di kerajaan petir." jawab Ley dengan tersenyum. Akhirnya dia itu benar-benar bahagia saat mendapatkan keberadaan istrinya.
"Kenapa disana tuan?" tanya Phay.
"Entahlah, saat aku mencarinya di semua alam, bahkan di tempat asal isteri ku. tak pernah ku dapatkan keberadaannya. tiba-tiba tadi aku bisa merasakan keberadaannya di kerajaan petir." jawab Ley sambil mengelus dadanya. kini dia tau kalau isterinya telah kembali.
"Kita berangkat tuan!" seru Zhen.
"Mau apa?" tanya Rey.
"Ya..menjemput nona kita dong!!" seru Zhen semangat.
"Biarin." jawab Zhen.
"Dasar serigala berekor!" ejek Rey pada Zhen yang membuat kelima orang itu tersenyum.
kerajaan hutan hijau nampak terdengar suara tawa setelah mereka tau keberadaan Syalila.
Akhirnya Ley mengajak Riu, Rey, Zhen dan Phay mencari keberadaan Syalila di kerajaan petir. karena Ley bisa merasakan akan ada bahaya yang menunggu isterinya.
KERAJAAN PETIR
Sedangkan di kerajaan petir. awan gelap yang menyelimuti kerajaan itu sedikit demi sedikit mulai menghilang, sebuah cahaya mendatangkan sinar cerah yang menyinari kerajaan petir.
"Nona Sya, lihatlah!" tunjuk Lili pada patung kaisar Zhu yang mulai kembali menjadi manusia.
"Iya, tuh nongol batang hidungnya." ucap Syalila sambil menatap wajah kaisar Zhu yang kembali menjadi manusia.
"Iya.. lihatlah, kakakku cukup tampan juga. tak kalah tampan dari dewa bay rong." ucap Lili yang ikut menatap wajah saudaranya. beberapa saat kemudian kedua mata milik kaisar Zhu langsung terbuka.
LAP..
KYAAAAAAAA.!!!
teriak Lili di depan muka kaisar Zhu.
sontak kaisar Zhu langsung menutup telinganya.
"Siapa kalian?" tanya kaisar Zhu menatap Syalila dan Lili.
Syalila dan Lili langsung saling pandang.
__ADS_1
"Aissss, rupanya otakmu masih menjadi batu ya." ucap syalila. "Susah-susah menolong orang tak berotak, biang kerok, sepupu wanita ubur-ubur." gerutu Syalila yang membuat kaisar Zhu langsung tau pada siapa dia bertanya.
"Nona Sya..." ucap kaisar Zhu yang menatap wajah Syalila, bukan karena apapun. tapi penampilan Syalila sudah berubah tak seperti manusia sepertinya. bahkan bisa di bilang Dewi.
"Aissss ternyata otak mu sudah kembali kaisar penggoda?" tanya Syalila yang melipat kedua tangannya di dada.
"Nona sya.." kaisar zhu yang hendak memeluk tubuh Syalila.
"Eittt." Syalila yang menahan tubuh kaisar Zhu dengan kursi didepannya.
"Maju lagi bakal ku buat wajah penggoda mu itu menjadi remuk bagai kerupuk!!" seru syalila sambil melotot.
"Kakak." panggil Lili pada kaisar Zhu dan membuat kaisar Zhu langsung menoleh.
"Siapa dia?" tanya kaisar Zhu pada Syalila.
"O.., dia. Tuh..dia adikmu dari beda ibu satu pengirim yang sama." jawab asal Syalila.
Akhirnya kaisar Zhu dan Lili berbincang dengan penuh kebingungan dan rasa canggung. sedangkan syalila dia mengelilingi kerajaan petir.
DUARR...
DUMMM...
DUMMM.
sesuatu telah mengelegar di angkasa dan turun didepannya. nampak pria berjubah perang yang gagah dengan memegang pedang seperti tombak.
KYAAAAAA!!!!
teriak Syalila yang langsung kabur seribu langkah super.
BRAKKK!!!
suara pintu yang ditutup dengan kasar. hingga membuat kaisar Zhu dan Lili tersentak.
"Ada apa nona?" tanya Lili pada Syalila yang menatap wajah pucat Syalila.
"Ada apa?" tanya kaisar Zhu sambil menolong Syalila yang lemas.
"Ada..ada..Han-hantu..oh bukan. ada a-da abang pemadam kebakaran. ih kenapa sih nih mulut." Syalila yang memukul mulut nya sendiri.
"Ada apa?" tanya Lili kembali.
"Ada kakakmu dan raja Han yang membawa pasukan langit!" seru Syalila.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan
__ADS_1