
ZDARRRR....
DRETTTT...
DUARRR...
Dari langit tiba-tiba turun seperti sambaran petir yang dahsyat dan menampakan dua pria dan ratusan pasukan yang turun ke bumi. Syalila yang dari tadi berjalan-jalan cantik seketika terdiam sembari menatap sosok beberapa pria yang dia kenal.
"Aduh.., bukankah mereka itu para hantu langit?" guman Syalila sambil menatap dua pria tersebut. Syalila yang melihat hal itu seketika membuatnya kocar-kacir lari seribu langkah super.
"Ada-ada itu.., itu para pawang hujan." ucap Syalila.
"Pawang hujan?" kaisar Zhu yang bingung.
Terlihat dari raut wajah Syalila, kalau ada sesuatu yang sangat menakutkan.
"Ada apa?" tanya Lili.
"Ada, ada Kaisar Han dan kakakmu di luar!" seru Syalila dengan raut wajah yang begitu terkejut.
"Apa!!" seru Lili yang juga terkejut bukan main.
"Iya, tuh abangmu si pawang hujan sama si pawang awewe kaisar Han ada di depan!" seru Syalila yang mukanya sudah pucat. namun dari kata-kata yang diucapkan olehnya membuat suasana menjadi agak aneh.
"Memangnya kenapa?" tanya kaisar Zhu yang bingung ketika melihat dua wanita itu sangat kebingungan saat mendengar kata Kaisar Han.
"Sebaiknya kita sembunyi dulu baru cerita, kalau kita nanti selamat." Syalila yang terus menggerutu kemudian langsung menarik Lili dan kaisar Zhu.
"Lalu, kita akan sembunyi dimana?" tanya kaisar Zhu.
"Nih orang. Aku benar-benar ingin menendang mu sampai melayang ke langit." Syalila langsung memukul pundak kaisar Zhu. "Ini kan kerajaan mu, seharusnya kami lah yang harus bertanya, bukan kau yang bertanya padaku?" sambung Syalila sambil melotot. wanita itu benar-benar kesal dengan semua perkataan yang diucapkan oleh kaisar Zhu yang begitu tidak masuk akal.
"Ya dewa, oh iya ini kan kerajaanku kenapa aku jadi bingung begini." jawab kaisar Zhu yang langsung membawa mereka keluar dari kerajaan melalui jalan bawah tanah.
"Nih tikus. kenapa malah ngajak kita lewat jalan gini." ucap Syalila.
"Baunya tidak enak, aku mau muntah." jawab Lili.
"Diamlah, kalau tidak. kita bakal tertangkap. Apa kalian mau tertangkap Katanya tadi kita harus melarikan diri Kenapa kalian malah menggerutu seperti itu." jawab kaisar Zhu yang mulai gatal mendengar ocehan dua wanita itu.
Beberapa saat kemudian.
Kaisar Zhu mengajak Syalila dan Lili meninggalkan kerajaan petir lewat jalan rahasianya. jalan yang benar-benar membuat shalila dan Lili mengomel panjang lebar karena tempat itu benar-benar dipenuhi dengan tikus.
"Hey pria penggoda." bentak Syalila yang menahan amarahnya saat sudah keluar namun nampak beberapa pria didepannya.
"Kenapa?" tanya kaisar Zhu.
__ADS_1
"Lihatlah ke depan." pinta Syalila pada kaisar Zhu yang membuat kaisar Zhu dan Lili memutar badannya. mereka memutar tubuhnya dan menata beberapa orang yang ternyata sudah ada di tempat itu.
"KYAAAAAA!!!" teriakan Lili mengema diantara deretan pepohonan kerajaan petir.
"Diam!!" seru raja Han
hal itu sontak membuat Lili diam seketika.
"Berani kau kabur, nona Sya!!" seru raja Han yang murka.
"Enak saja kabur, aku tuh pulang bukannya kabur." jawab Syalila dengan lantang hingga membuat raja Han bertambah marah.
"Tempatmu di alam dewa, bukan alam manusia!" bentak raja Han yang tidak akan membiarkan syarila kembali ke dunianya pria itu harus membuat wanita yang dia cintainya itu tetap berada di dunia para dewa.
"Wheyyy, rumahku tuh di dunia ini, di hutan hijau bersama suamiku." jawab Syalila.
Kaisar Zhu dan Lili nampak nyalinya menciut. karena energi yang sangat besar di keluarkan oleh raja Han. pria itu tidak akan membiarkan Syalila kembali kedua ke dunianya. dia harus membuat wanita itu tetap berada di dunia para dewa dan menjadi miliknya.
"Mengapa kau membawanya ke alam manusia, Rong Lili?" tanya Bay rong kakak dari Rong Lili.
"Itu-itu, anu.." jawab Lili yang ketakutan dia tidak mungkin melawan kakaknya karena perbandingan kekuatan yang sangat jauh tidak mungkin bagi Lily untuk melawan saudara seibu tersebut.
"Tenanglah, kakak bersamamu." bisik kaisar Zhu sambil memegang tangan Lili. pria itu bisa menerima Lily sebagai adiknya dia tidak mempunyai saudara dan tiba-tiba ada wanita yang mengakuinya sebagai kakak.
"Oulanglah bersamaku, nona Sya!" seru raja Han.
"Ogah, di sini tempatku. Ngapain juga aku harus ikut denganmu." jawab Syalila sembari menunjuk wajah Kaisar Han.
"Jika kau tak mau kembali bersama ku dan menjadi isteriku. maka kau akan kubawa paksa!!" seru raja Han yang sudah mengeluarkan kekuatan nya.
WUSSS...
WUSSS...
HYAAA!!!
"Waaaa...." kaisar Zhu dan Lili yang terbawa pusaran angin milik raja Han.
"HYAAAA.." Syalila yang menarik tubuh dua orang itu dengan akar panjang tumbuhan.
BUG..
suara hempasan tubuh kaisar Zhu dan Lili.
"Ikat tubuh kalian ke pohon!!" pinta Syalila pada dua orang itu. wanita wonder woman itu akan melakukan sesuatu kepada raja Han dan rombongannya. raja Han akan mendapatkan sebuah hadiah luar biasa karena dia selalu saja membuat Syalila murka.
Seketika kaisar Zhu dan Lili langsung mengikat tubuh mereka di pohon. mereka tidak akan tahu apa yang akan terjadi kepada mereka. namun dari raut wajah Syalila kedua orang itu yakin kalau wanita itu akan melakukan sesuatu kepada rajahan dan pasukan langit.
__ADS_1
"Aku ladeni, dasar pria pemaksa!" seru Syalila yang sudah mengeluarkan kekuatannya.
WUSSS...
WERR...
"Matipun, aku tidak akan mau menjadi isterimu, dasar pria serakah!!" seru Syalila yang juga mulai emosi.
"Api. pengendali unsur bumi!!" seru Syalila yang langsung menyerang raja Han.
DESS...
DUARRR...
"Api, pengendali kehidupan!!" seru seorang yang baru datang yang membuat Syalila menoleh pada yang punya suara.
Betapa bahagianya Syalila saat melihat wajah orang yang sangat dia rindukan.
"Suamiku." Syalila yang mulai menitihkan air mata kerinduan.
"Hemm." suara Ley yang menatap wajah Syalila.
Dari arah kejauhan ada dua orang yang saling bergumam.
"Siapa pria itu?" tanya Lili pada kaisar Zhu.
"Dialah suami nona sya." Jawab kaisar Zhu yang juga menatap sendu ke arah pasangan itu.
"Benarkah?" Lili yang ikut menatap intens wajah suaminya Syalila.
"Memangnya Kenapa?" tanya kaisar Zhu yang terkejut sekaligus bingung dengan perkataan pendek yang diucapkan oleh Lili.
"Kok, nona Sya bilang suaminya sudah tua?" jawab Lili yang nampak bingung ketika dia menatap pria yang bersama dengan Syalila. pria yang bersama wanita itu sangat berbeda dengan kata-kata yang diucapkan oleh Syalila.
"Memang, itu di karenakan suaminya adalah manusia kutukan. makhluk abadi yang tidak akan bisa tua dan dia tidak akan pernah menjadi tua ia anggap saja seperti Ayahanda kita." jawab kaisar Zhu.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
__ADS_1
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan