TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Perdebatan ibu dan anak


__ADS_3

"Zhen, kamu tinggal di sini berapa ratus tahun dan aku tinggal di sini berapa puluh tahun? sekarang aku ini sudah mengeluarkan 3 anak cap kutu kupret itu, lalu Mengapa kau memanggilku Nona terus. tidak bisakah kau memanggilku nyonya atau Ratu. dasar kau ini pria berekor!" seru Syalila kepada Zhen.


Tentu saja pria itu harus mendapatkan asupan air panas di pagi hari yang sedikit buram. salahkan saja dirimu sendiri Zhen.


"Kau kena juga dong Paman Zhen," sindir Leon dan Rion.


"Memangnya Ratu Sya sarapan apa tadi pagi?" tanya Zhen kepada Leon.


"Kelihatannya tadi pagi ibunda memakan satu mangkok paku, dua mangkok ubur-ubur, dan 1 baskom larva gunung Merapi," jawab Leon yang membuat Zhen menatap pria muda yang ada dihadapannya.


"Dasar ibu dan anak sama saja, berbicara pun mereka tidak pernah disaring," gerutu Zhen yang kemudian diam.


Tak lama kemudian seorang wanita memasuki tempat keberadaan mereka dan Hal itu membuat semua perkataan Syalila bertambah parah.


"Ibunda!" seru Azela kepada ada sang ibunda, putri dari Syalila itu mendatangi ibunya dan hendak mencium pipi sang Ibu. lalu nampak di belakangnya Riu muncul sambil tersenyum kepada mertuanya itu.


"Ini pria berekor satu lagi.. kenapa datang kemari?!" seru Syalila kepada Riu.


"Memangnya kenapa Ibunda, apa aku punya salah?" tanya Riu kepada Syalila.


"Kalian kesini membawa apa? kalian ini selalu ke tempat ku hanya untuk makan dan menghabiskan makan ku, kalian ini semuanya para pria yang tidak mempunyai wajah sama sekali, bahkan wajah kalian itu seperti tanah datar yang tidak tak tahu malu," ujar Syalila sambil menunjuk satu persatu orang yang ada di hadapannya.


Tentu saja mereka semua saling memandang satu sama lain, tak lama kemudian pemimpin dari Kerajaan Hutan Hijau tiba-tiba muncul dengan membawa begitu banyak bunga di tangannya.


"Lihatlah istriku, aku membawa bunga untukmu," rayu Ley kepada sang istri.


"Ya ampun suamiku, kenapa kau harus membawa bunga. seharusnya kau mencari buruan hewan yang sangat banyak. Aku capek melihat parah manusia berekor di hadapanku dan berusia tua ini, mereka memang tidak tahu diri ke tempatku hanya untuk numpang makan saja," gerutu Syalila.


Saat Ley melihat wajah sang istri, nampak pria itu juga mendapatkan semburan larva panas dari sang istri.


"Memangnya tadi pagi kamu makan apa istriku? hingga sekarang hatimu menjadi panas seperti ini?" tanya Ley kepada sang istri.


Hal itu membuat emosi Syalila bukannya turun, malah wanita itu menjadi semakin panas.


"Tadi pagi aku memakan gunung berapi yang ada di Kerajaan petir, Apakah Kau puas!" seru Syalila yang kemudian meninggalkan orang-orang tersebut, Sedangkan Leon.. nampak dia menatap wajah Zhen.


"Benarkan Paman apa yang aku katakan. kalau tadi pagi ibunda memakan lava dari gunung berapi," ucap Leon yang membuat orang-orang yang ada di sana nampak menghela nafasnya sangat kasar.

__ADS_1


Karena memang Leon sangat mirip dengan Syalila, pemuda itu selalu membuat kegaduhan seperti sang ibunda. namun hal itu membuat Kerajaan Hutan Hijau menjadi hidup berkat kekonyolan Syalila dan anak-anaknya..


Keheningan Kerajaan Hutan Hijau tiba-tiba menjadi riuh karena kedatangan kumpulan pasukan dari Kerajaan barat. Seorang Pria tua yang tiba-tiba mendatangi Syalila dan memintanya untuk menjadi pendamping hidupnya, ketika seorang pria yang bernama Han Zhe Ley tidak ada di Kerajaan tersebut.


"Wahai wanita tercantik di Kerajaan alam semesta ini!" seru Seorang Pria tua yang tiba-tiba datang ke Kerajaan Hutan Hijau bersama kumpulan pasukannya.


Seketika Syalila menatap wajah seorang pria yang sedang menaiki kudanya dan berteriak kepadanya, Syalila menatap pria tua itu dengan kedua alis yang mengkerut dan menatap tajam padanya.


"Jadilah istriku!" seru seorang Kaisar.


"Dasar Pria berwajah kecebong!" seru Syalila.


"Hahaha, Ratu kau begitu cantik. hingga aku begitu tergila-gila padamu, jadilah istriku!" seru Kaisar dari Kerajaan Barat.


Terlihat pria itu memang bentuknya sangat aneh. sehingga Syalila yang mempunyai kebiasaan memberi julukan kepada seseorang spontan dia akan memberikan nama yang sangat aneh.


"Kau ini sudah mukamu tidak bisa diukur, berani sekali kau memintaku menjadi istrimu. apa kau ingin ku jadikan bapak para kecebong!" seru Syalila.


Karena sangat kesal melihat bentuk aneh dari Kaisar Kerajaan barat, seketika Syalila langsung membaca sebuah mantra kutukan yang membuat Kaisar Kerajaan Barat menjadi makhluk yang sangat menjijikan. yaitu kecebong.


"Segera kalian bahwa Kaisar kalian ini pergi, dari Kerajaan ku. kalau tidak, akan ku buat kalian juga bernasib sama seperti Kaisar kalian!" seru Syalila.


"Ibunda, Kenapa kau mengutuk pria itu menjadi kecebong?" tanya Leon kepada ibunya.


"Memangnya kenapa?" tanya Syalila.


"Seharusnya Ibunda tidak mengutuknya menjadi kecebong, tapi mengutuk pria itu menjadi sesuatu yang lebih mengerikan dari pada kecebong," jawab Leon kepada sang ibu.


"Kau benar juga, kenapa aku harus mengutuknya menjadi kecebong. Kenapa tidak ku kutuk menjadi kotoran hewan aja ya?" ucap Syalila.


"Seharusnya Ibunda mengutuknya menjadi kotoran lalat saja, kan udah jelek tidak nampak pula," jawab Leon yang membuat Syalila langsung melihat Sang putra yang kelakuannya hampir 11/12 dengannya.


"Dari pada kau menggurui ibunda, kenapa kau tidak ke Kerajaan pria tengik kaisar Xander saja," seru Syalila.


"Memangnya kenapa aku harus ke sana ibunda?" tanya Leon kepada sang Ibu.


"Kau bantu saja Kaisar Xander menghitung lalat yang ada di Kerajaannya biar kau punya pekerjaan. tidak selalu mengekor padaku!" seru Syalila sambil menunjuk putranya dengan jari-jarinya.

__ADS_1


"Lalu, kenapa Bunda tidak ikut denganku ke sana?" tanya Leon kepada ibunya.


"Kau ini disuruh malah bertanya terus, cepat berangkat saja sebentar lagi Ayahanda mu akan kembali!" seru Syalila.


"Lebih baik aku menunggu Ayahanda, nanti aku akan berangkat bersama Ayahanda," jawab Leon.


"Mengapa harus berangkat dengan Ayahmu?" tanya Syalila.


"Aku malas bertemu dengan Paman Xander," jawab Leon.


"Aku menyuruhmu ke sana karena Kerajaan Kaisar Xander sedang bermasalah dengan beberapa apa Kerajaan kecil yang ada di sekitar sana, kau tahu!" seru Syalila. nampak Leon menganggukkan kepalanya.


"Ternyata masalah itu," jawab Leon.


"Mengapa cuma aku dan Reon yang ke sana, ibunda!!" seru Leon.


"Ibunda akan kesana tapi tidak sekarang. karena ada beberapa urusan yang harus ibunda selesaikan. Apakah kau mau berurusan dengan para pria tua dari kayangan itu?!" tanya Syalila sambil menatap kedua putranya.


Tentu saja kedua Putra Syalila langsung menggelengkan kepalanya, karena terasa sulit saat berhadapan dengan para pria tua dari kalangan para dewa.


** TAMAT **


Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- I love you uncle Bastian


-Terlempar ke dimensi kerajaan


-Isteri simpanan bos kejam


-Gairah cinta isteri muda

__ADS_1


-One night stand with mister William


__ADS_2