
"Iya ratu, bagiku cinta adalah satu, seperti jiwa dan raga yang menjadi satu. jika jiwa terpisah dari raganya maka yang ada hanyalah sebuah kematian." jawab Syalila dengan yakin.
Seorang wanita terlihat kalau seorang gadis yang selalu berbicara tanpa di saring dahulu itu bisa berbicara dengan sangat bijak.
"Hehh...., baiklah nona Sya, aku akan kembali ke kediaman Ratu dahulu." pamit Ratu Yan yusha yang kemudian berlalu meninggalkan Syalila di taman para dewa.
Saat Syalila mau kembali ke tempatnya, tiba-tiba adik dari dewa api datang ke tempat Syalila.
"Nona!!" seru Rong lili adik dari dewa api Bay rong.
"Ya.." jawab Syalila sambil menatap orang yang memanggilnya.
"Nona, ikut aku ketempat kakakku ya." pinta Lili pada Syalila.
"Mau apa?" tanya Syalila yang sangat kebingungan. bahkan dia baru pertama melihat wanita yang baru dia lihat itu.
"Nona tidak tau kalau ada pertandingan antara dewa?" tanya Lili dengan muka yang berseri.
"Lalu?" tanya Syalila sambil melilit sedikit rambutnya.
"Katanya pertarungan itu akan terjadi di dunia manusia." jawab Lili pada Syalila.
Mendengar kabar yang begitu luar biasa hal itu membuat Syalila sangat bahagia. "Benarkah, Lili?" tanya Syalila dengan mata yang berbinar. "Wow, ini adalah sesuatu yang sangat membahagiakan. pasti aku akan menemukan jalan untuk kembali pulang." guman Syalila dalam hati.
"Oy Lili, kalau kita kebumi maka akan ku ajak kau ke tempat pria yang tak membosankan." bisik Syalila di telinga Lili.
"Benarkah, apa ada manusia yang seperti itu?" tanya Lili yang mulai penasaran.
Hihihi, rencana licik Syalila yang mulai muncul. "Hem." jawab Syalila dengan senyum yang mengembang. Dalam hati Syalila ingin memperdaya Lili agar dia bisa keluar dari kerajaan para dewa. "Hanya dengan cara ini, aku bisa kembali ke bumi." guman Syalila dalam hati dan mulai membuat rencana untuk kabur dari kerajaan para bumi.
"Baiklah, besok kita menyusup ke dunia manusia." bisik Lili yang sudah penasaran dengan cerita Syalila.
Akhirnya Syalila sudah membuat rencana untuk kabur dari kerajaan dewa, dia ingin bertemu dengan suaminya. pria yang sangat dia rindukan.
Keesokan hari
Akhirnya esokpun tiba, Lili sudah mengajak Syalila kejalan pintas menuju dunia manusia.
dalam fikiran Lili dia sangat ingin melihat dunia manusia dan bersama manusia. wanita itu benar-benar ingin melihat bagaimana dunia Para manusia, sebagai seorang Dewi tidak pernah sekalipun Lily mengetahui seperti apakah dunia manusia. karena sang ayah tidak pernah mengizinkannya sebuah masa lalu yang terlihat ditutupi oleh dewa api kepada anak-anaknya.
"Kamu sudah siap?" tanya Lili.
"Tentu saja aku siap, aku akan mengajakmu ke sebuah tempat yang akan membuatmu begitu bahagia." Syalila yang terus memprovokasi pemikiran Lili. Jika dia tidak melakukan hal itu maka dia tidak akan pernah kembali ke dunia manusia.
HUP..
__ADS_1
syarila dan Lili yang langsung melompat dari sebuah tempat yang ada di dunia para dewa ke dunia manusia.
KYAAAAAA!!!!
suara teriakan Syalila dan lili yang terjatuh dari dunia dewa.
BUG...,
suara tubuh dua orang yang terjungkal dari alam dewa. dua wanita yang terjatuh ke bumi dengan posisi yang begitu memalukan, jika ada orang lain yang melihat hal itu mungkin saja mereka tertawa terbahak-bahak melihat kelakuan nyeleneh dari dua wanita itu.
"Hasyahhhhh..., keras banget landasannya." gerutu Syalila yang mendarat di atas tanah yang keras.
AUUUUU...,
suara kesakitan Lili sambil memegang pantatnya.
"Kau tak apa-apa?" tanya Syalila sambil membantu Lili berdiri.
"Sakit.." ucap Lili yang tadi mendarat cantik di atas patahan ranting pohon.
"Yaelah lili..., kalau cari jalan tuh landasannya yang benar dong," Syalila yang terus menggerutu tidak karuan. wanita itu menatap tempatnya jatuh. "Tempat ini?" Syalila yang sepertinya mengetahui tempat itu tapi dia lupa tempat itu di mana.
"Kita dimana?" tanya Lili pada Syalila.
"Gak tau.." jawab Syalila yang mencoba mengenali tempat dia mendarat canthik.
"Patung-patung ini Kok banyak banget ya?" Syalila yang kaget dan langsung berlari menuju sebuah istana megah itu.
dan...
"Kaisar petir!!!" salinlah yang terkejut saat dia melihat kaisar kerajaan petir.
Sebuah pemandangan yang benar-benar begitu mengiris, sebuah pemandangan yang benar-benar begitu menakutkan. tidak pernah sekalipun wanita itu berpikir mengenai hal ini.
"Oh Tuhan." ucap Syalila saat melihat patung di depan matanya.
"Ada apa nona?" tanya Lili yang bingung melihat raut wajah Syalila yang begitu terkejut saat melihat patung-patung yang berserakan kemana-mana dengan semua kondisi.
"Bagaimana bisa begini?" guman Syalila yang kaget melihat patung di depan matanya ternyata adalah kaisar Zhu.
"itu patung siapa, Nona Sy" tanya Lili yang penasaran dengan raut wajah Syalila.
"Dia adalah kaisar petir. kaisar Zhu." jawab Syalila yang masih menatap wajah patung itu.
"Oooo." jawab Lili acuh. tentu saja atuh Lili kan tidak kenal siapapun orang-orang yang ada di dunia bawah.
__ADS_1
"Lili, kenapa portal dewa itu bisa nyasar ke sini?" tanya Syalila pada Lili.
"Aku tidak tau, kata ibunda dulu ayah sering keluar dari dunia dewa lewat tempat itu?" jawab Lili acuh.
"Busyettt.., ayah dewa api ternyata suka main kabur aja." sindir Syalila pada Lili.
"Kata ibu, ayahanda sering nemuin pacar gelapnya." jawab Lili sambil melihat satu persatu patung itu.
"Oooo.., lalu wanita itu siapa?" tanya Syalila yang semakin penasaran dan akan selalu penasaran dengan urusan pribadi orang lain.
"Kata ibunda, dia putri kaisar kerajaan petir." jawab Lili tanpa sadar.
"Oooo, putri kerajaan petir. em.em.emmmm. putri kerajaan petir?" tanya ulang Syalila pada Lili.
"Iya." Jawab Lili yang ikut menatap wajah kaisar Zhu. Lily menatap sebuah patung yang ada di depannya patung seorang pria yang menetap ke sebuah tempat dengan raut wajah yang sangat ketakutan.
"Lhaaa, dia anak dari putri kerajaan petir." tunjuk Syalila bingung.
"Lalu?" tanya Lili.
"Berarti dia putri dari selingkuhan ayahmu dong." jawab Syalila yang menunjuk wajah patung kaisar Zhu. pria yang disebut sebagai putra dari selingkuhan Kaisar petir.
"Apa!!!" seru Lili kaget.
" ...." Syalila terdiam sambil menatap wajah Lili berganti ke wajah kaisar Zhu.
"Berartiiii..." ucap Lili yang mulai tahu ke mana arah pembicaraan Syalila.
"Dia anak haram ayahmu ya?" tanya spontan Syalila.
"Eis. bukan berarti dia putra ayahanda dengan putri kerajaan petir." jawab Lili yang sedikit menyangkal Karena Wanita itu juga tidak tahu bagaimana masa lalu ayahnya masa lalu yang selalu ditutupi dari anak-anaknya.
"Maksudnya?" tanya Syalila.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
__ADS_1
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan