TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Bertahan


__ADS_3

"Kita berjuang bersama adikku!!"


Kaisar Zhu yang membantu adiknya melawan saudara tirinya.


HYAAA...


WUSSS...


ZDARRRR...


DRESTT...


Perjuangan Kaisar Zhu dan Lili melawan Dewa Api Bay rong harus lama.


Sedangkan Kaisar Xander bersama Rey dan Phay melawan pasangan dewa petir dan dewa perang. peperangan yang terjadi dengan sengit hingga membuat nafas kelima orang itu saling memburu.


"Unsur api pengendali bumi!!" serangan yang keluarkan oleh Kaisar Xion.


"Elemen angin, aura jiwa!" seru Rey dan Phay yang bersautan.


"Kekuatan petir!!" seru Dewa Petir.


"Kekuatan angin!!" seru dewa angin.


kelima mahluk itu saling serang yang menimbulkan suara-suara retakan di tanah.


KREKKK..


KREKKK..


Sedangkan Raja Han telah membinasakan seluruh dataran di perbatasan tiga kerajaan.


kemarahan raja Han telah tertitik pada sosok Ley suami Syalila. pria itu harus segera menghabisi Ley agar dia bisa mendapatkan wanita yang begitu dia inginkan.


"Di mana kalian!" seru raja Han yang mencari keberadaan Syalila.


"Serang!" kaum siluman yang mengetahui kedatangan Raja Han.


"Serahkan, wanitaku!" seru Kaisar Han yang mengeluarkan tenaganya.


"Nona sya adalah Ratu kaum kami, tak akan ku serahkan Ratu kami padamu!!" seru kaum serigala yang memberikan perlawanan. mereka di bantu kaum rubah, bulus putih dan beruang. pertarungan itu menghasilkan kerusakan di perbatasan Hutan hijau.


"TRANG!!!" suara pedang yang di hadang oleh tombak pemimpin kaum beruang.


GRERRRRRRR...


"Auuuuuuu!"


lolongan serigala yang membantu pemimpin kaum beruang yang bertarung dengan Raja Han.


"Hahahaha.., kalian hanya kaum bawah, kalian tak akan mampu untuk melawanku!" seru Raja Han dengan percaya diri. memang orang yang terlalu percaya diri belum tentu akan berhasil sempurna.


"Kami akan berjuang bersama!!." seru ratusan siluman yang mulai bermunculan..bahkan semua kaum siluman dan peri telah keluar dari perlindungan Hutan hijau.


"...."

__ADS_1


Tak ada kata, namun terlihat jelas di wajah raja Han akan ketakutannya. dan membawa raja Han mundur menuju arena peperangan besar di kerajaan bumi.


"Kami akan berjuang bersama!!." seru Syalila yang muncul diantara kaum peri dan kaum siluman.


"Sya..." ucap Raja Han Yan berlari mendekati syalila.


Namun hal itu langsung dihalau oleh kumpulan kaum siluman dan peri.


"Bantu para manusia berperang!!" seru Syalila sambil mengangkat tangan tanda perang.


"Baik!!" seru kaum siluman dan kaum peri.


tak butuh waktu lama..para kaum siluman langsung berubah wujud menjadi hewan siluman melawan para dewa.


"Auuuuuuu gerrrrr,"


Lolongan kaum serigala yang di anguki oleh Zhen, sang pemimpin kaum serigala.


"Kita kalahkan semua musuh musuh kita!" seru-seruan kepada para anak buahnya.


"Baik!!"


Terlihat suara perang yang begitu menyayat, di Kerajaan Hutan hijau. karena ulah para Dewa yang tiba-tiba menyerang Kerajaan tersebut.


AUUUUU....


GRERRRRRRR...


Suara Auman dari bangsa Serigala telah terdengar oleh Zhen..tanda penyerangan kepada kaum dewa yang di angguki oleh Zhen.


hembusan dari siluman rubah yang memberi tanda pada sang pimpinan Riu.


Semua kaum siluman telah meminta izin pada pemimpin mereka semua. pertarungan yang mengharuskan kaum manusia, dari kalangan rakyat jelata harus bersembunyi untuk menyelamatkan diri dari peperangan kaum atas dan kaum bawah.


Kaum atas terkenal dengan kearoganan para Dewa nya sehingga selalu mengatakan kalau mereka adalah makhluk terkuat. sedangkan kaum manusia adalah kaum bawah kaum yang terdiri dari, manusia, siluman,dan peri. kaum yang di anggap sepeleh oleh kaum dewa.


"Kita adalah manusia yang memiliki hak untuk hidup!!." seru para Kaisar.


"Kalian hanya sekumpulan sampah di bumi." seru para dewa.


"Jaga mulut kalian!!." seru ley yang sudah berada diantara para Kaisar.


"Kenapa lama sekali, apa kau tak tau kalau kakiku sudah mau berjalan tanpa tubuhku!!." seru Zhu yang berbicara tak tau arah. setelah mundur dari melawan dewa api Rong.


"Tuan..kekuatan mereka sepertinya dilapisi oleh mantra kutukan..jadi tak bisa di tembus pedang!." lapor Riu yang mulai menata nafasnya.


"Di mana biang si kerok." guman Kaisar Xander.


"Jaga bicaramu..walaupun begitu dia adalah ibumu!" seru ley sambil memukul kepala Xander.


"Ibu dari mananya? bahkan dia lebih pantas jadi isteriku." gerutu Kaisar Xander.


"Sepertinya..lebih baik kau jadikan dia tengkorak hidup lagi." jawab Lili dari belakang punggung Kaisar Xander.


upsss..ada calon permaisuri kerajaan bumi, hal itu membuat kaisar Xander gelagapan. takut wanita api yang satu itu ngamuk.

__ADS_1


"Mati kau kaisar!." seru Phay yang menahan tawa.


"Kita sudahi bergosip nya, kita harus memukul mundur para dewa." suara yang di keluarkan Syalila. membuat mereka menoleh.


Peperangan berlangsung..kaum siluman, para peri dan para kaisar saling bertempur..suara peperangan bercampur dengan kerusakan yang di timbulkan oleh kekuatan mereka.


Sedangkan kaum manusia telah di tempatkan Syalila di tempat yang aman, dan dilindungi segel tak terlihat yang dapat terhindar jika pasukan dewa mencari mereka.


Raja Han telah menghadang Ley dan bertempur dengannya..suara yang terdengar hanya seperti angin topan yang hendak meluluh lantakkan bumi,


Tak pernah terfikir bagi kaum manusia, jika mereka akan berada di antara hidup dan mati..yang mereka doakan, hanyalah semoga semua lekas selesai dan para dewa dapat dikalahkan.


Gerimis yang turun dari langit seakan menjadi pertanda. kala dewa langit akan membantu mereka yang ada di bumi.


"Kenapa hujan turun saat peperangan!" seru Raja Han yang bingung.


"Sepertinya, Yang Mulia Kaisar langit membantu mahluk di bumi!" seru dewa api Bay Rong.


"Itu tak boleh terjadi!" seru Raja Han.


"Hahahaha..bahkan, ayahandamu membela kami yang tak bersalah!!" seru syalila yang tertawa.


"Aku akan membinasakan kalian!!" seru raja Han yang mulai menyerang syalila namun di halau oleh Ley.


"Jangan pernah menyentuh isteriku!" seru Ley yang menyerang raja Han


Pertarungan ketiga orang itu sangat sengit, hingga membuat nafas makhluk hidup mulai sesak. Ley terus menyerang raja Han tanpa henti hingga membuat Raja Han tersudut.


Ley yang sangat murka dengan perkataan raja Han, hingga membuat Ley menyerang Raja


Han dengan membabi buta.


Serangan demi serangan telah dilakukan Ley yang membuat Raja Han kualahan dalam menangkis serangan Ley, bahkan para kaum siluman, para kaisar dan kaum peri telah menyerang para dewa.hingga para dewa tersudut.


Suara nafas yang memburu dan tubuh yang penuh luka. tak ada kata mundur bagi makhluk bumi. karena hidup harus di perjuangkan walaupun perjuangannya sangat sulit.


Amarah dan kebencian kaum bawah sangatlah besar terhadap para dewa. Karena mereka selalu menindas para manusia di bumi.


Suara teriakan dari kaum Bumi saat bertarung dengan gagahnya, untuk melawan para dewa dan pasukannya. desiran angin serasa membawa semangat kepada kaum Bumi yang sedang bertarung.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2