
"Khemm." jenderal Zeus yang datang dengan wajah pias.
"Hahahaha, jenderal Zeus. sudah lama tak bertemu." Syalila yang ketauan menyindir orang tepat di belakangnya.
"Senang bertemu dengan anda nona." jawab jenderal Zeus.
"Jangan panggil bunda nona, karena dia sudah tua." nyinyir Reon pada ibunya. heh Putra syarrila itu memang selalu tidak suka jika ada orang lain yang mendekati ibunya 11 12 dengan ayahnya.
"Dasar anak tak kasat mata, durhaka sekali kamu pada ibumu." ucap Syalila yang melototi putranya.
"Kan kenyataan, Bun." jawab Reon acuh.
"Awas kalau mulutmu tak bisa berkicau lagi seperti kemarin." ancam Syalila yang membuat Reon menutup mulutnya.
"Tidak apa-apa Bun, biar mulutnya tidak selalu menebar rayuan gombal." jawab Leon yang datang di belakang Reon. si kembar itu selalu saja berdebat dengan semua kata-kata yang begitu lucu.
"Dasar saudara tak berperasaan." gerutu Reon.
Di sela candaan keluarga Syalila, tiba-tiba ada seorang pengawal datang ke tempat Syalila.
"Jenderal!!" seru seorang pengawal.
"Ada apa?" tanya Zeus dan Bae zi.
"Jenderal, kerajaan sedang di serang oleh sosok roh!!" seru pengawal.
"Apa?!!" seru jenderal Zeus terkaget. karena baru dua hari yang lalu dia dan raja Ley menyelidiki masala hutan roh.
"Itu yang aku katakan Dewi sya!?" seru roh Dewi tumbuhan yang tiba-tiba muncul.
"Haiis, kaget aku Dewi tumbuhan. jangan main nongol gitu dong?" gerutu Syalila yang mengelus dada nya.
"Maaf." jawab roh Dewi tumbuhan yang merasa bersalah.
"Apa ini karena pengaruh mantra kutukan dewa itu?" tanya Ley pada Dewi tumbuhan.
"Aku ke tempat Lili dahulu." ucap Syalila yang langsung menghilang dan beberapa detik kemudian mereka sudah kembali dengan membawa dua mahluk.
"Ya ampun, ini perempuan main nyomot orang saja." gerutu kaisar Xander yang tiba-tiba sudah diambil oleh Syalila bersama dengan istrinya. padahal tadi dia sedang berduaan dengan sang istri, bermadu kasih kemudian tiba-tiba saja Syalila nongol dan langsung membawa Mereka pergi tanpa mengatakan apapun.
"Pinjem Lili bentar. nih orang tua pelit banget!!" seru syalila yang menunjuk muka kaisar Xander.
"Yang sabar, kalau tidak malah kita berdua yang pusing." bisik Lili pada suaminya.
" .... " tak ada kata, mereka hanya menatap kaisar Xander dan Lili yang sedang berbisik.
__ADS_1
"Hei pria peot, aku pinjam Lili bentar. kalau gak boleh lihat saja apa yang aku lakukan." perkataan Syalila yang di gantung.
"Ada apa sya?" tanya Lili pada Syalila.
"Lili, bawa aku ke istana para dewa." pinta Syalila yang membuat Lili kaget.
"Mau apa ke istana para dewa?" tanya Lili yang bingung.
"Tunggu bentar." Syalila yang tiba-tiba menghilang lagi dan tiba-tiba kembali dengan membawa seorang pria yang masih memeluk guling nya.
"Hemmm." kaisar Zhu yang masih bubuk cantik di ranjangnya sendiri dan seketika di ambil Syalila.
" Whoyyy.., bangun whoyyy!!!" seru Syalila yang membangunkan kaisar Zhu.
Seketika Kaisar Zhu yang terlelap mencoba mengenali suara isterinya, dan itu bukan suara isterinya.
LAP..
kaisar Zhu yang membuka matanya.
"Sudah bangun!?" suara kaisar Xander dan muka kaisar Xander di depan wajahnya.
"Aaaaaaaaa!!!" teriakan kaisar Zhu yang menggema karena bangun di lantai bukan di kamarnya. apalagi di kerumuni banyak pasang mata.
"Berisik, dasar muka tembok, pagi buta sudah teriak-teriak!!" seru Syalila tanpa dosa.
"Kenapa mesti aku?" syalila yang sok tidak bersalah.
"Lalu, kenapa aku disini?" tanya kaisar Zhu kepada Syalila. belum ada satu orang pun di beberapa kerajaan yang ada di bumi yang mampu melakukan ilmu teleportasi.
Sesaat kemudian mereka hanya menatap Syalila karena bingung.
"Tenang lah kak." pinta Lili kepada kaisar Zhu.
"Kenapa kita harus berkumpul semua?." kaisar Xander yang bingung.
"Ibunda mau mengajak kita ke kerajaan dewa!!" ucap Leon.
"Ini ada hubungannya dengan kerajaan para dewa." Ley yang berbicara dengan sopan.
"Hehh.., memang nona tidak pernah berubah." guman Riu dalam hati.
Akhirnya syalila menceritakan semua keadaan yang terjadi di hutan roh. kutukan di hutan ada hubungannya dengan para dewa. akhirnya semua mengerti dan mengikuti Syalila menuju kerajaan para dewa. setelah sekian lamanya Syalila tidak pernah berkunjung di kerajaan dewa. namun hari ini Syalila menapakkan kakinya lagi di kerajaan para dewa.
"Sdah lama aku tidak pernah ke sini" guman Syalila dalam hati.
__ADS_1
"Wow tempat ini sangat indah ibunda!" semua anak Syalila terkagum-kagum dengan istana para dewa.
"Heh.., akhirnya aku pulang juga." guman Lili di dalam hati.
"Kita harus segera menemui kaisar dewa langit, karena hal ini sangat penting untuk semua kerajaan di bumi." Ley yang langsung menyuruh semua orang pergi mencari kaisar dewa langit.
"Kenapa kita tidak bertanya saja kepada orang di istana langit, ibunda?" tanya Azela kepada ibunya yang sudah bingung.
"Mau cari mati di istana langit? karena hal ini akan menyinggung semua para dewa." Syalila yang mencibir kepada ketiga anaknya.
"Kenapa bisa seperti itu bunda? kan kita cuma bertanya?" tanya Azela.
"Pasti kaisar dewa berada di istana paviliun permaisuri Shasha." jawab Lili dengan sangat percaya diri.
"Jelas, pasti di rumah para awewe nya kan kaisar langit punya dua istri." ucap Syalila.
Syalila dan semuanya pergi menuju paviliun permaisuri Shasa, karena di sana adalah tempat favorit untuk kaisar dewa langit. terlihat orang-orang itu berjalan mengelilingi istana para dewa, sebuah pemandangan yang begitu berbeda dengan kerajaan yang ada di bumi. mengambang udaranya bersih tempat yang begitu indah dan semua menarik perhatian.
"Hormat kami yang mulia kaisar dewa langit." seru Ley dari luar kediaman permaisuri Shasa. hal itu membuat permaisuri Shasha dan kaisar langit beserta permaisuri Rhesma keluar dari paviliun itu.
KRAKK..
tatapan mata orang-orang yang baru keluar itu nampak menatap beberapa orang yang sudah berkumpul di luar kediamannya itu. sudah lama mereka tidak melihat wanita pembuat onar yang selalu berkata tanpa disaring tersebut.
"Gadis kecil, apa yang membuatmu kemari. setelah sekian lama kau tidak pernah menampakan di istana para dewa!" seru kaisar dewa langit Haywan. yang kaget dengan kedatangan Syalila dan rombongannya.
"Ada sesuatu yang harus saya bicarakan dengan yang mulia." jawab Syalila.
"Benarkah, Memangnya ada apa? masuklah." pinta Kaisar Haywan.
Syalila menceritakan apa yang terjadi di hutan roh beserta kutukan yang ada di Hutan itu.
"Jelas itu adalah kutukan dari para dewa, tapi siapa yang bisa membaca mantra itu selain para dewa. karena para dewa yang turun ke bumi telah hukum dan belum keluar dari hukuman." jawab kaisar Han way panjang lebar.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
__ADS_1
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan