TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Hutan hijau


__ADS_3

"Heh.." suara helaan nafas Ley yang sudah teratur. Setelah kejadian itu, Ley nampak sedikit berkata dengan lembut. sikapnya juga sedikit tidak kasar dan kaku kepada Syalila.


Di sisi lain Syalila yang betah di Hutan Hijau,


berbeda di kerajaan langit. kaisar Xion, Zarkha, Pangeran Zavier, dan Jendral Zeus nampak kebingungan mencari Syalila, karena gadis itu tak kunjung di temukan. Bahkan beberapa pejabat yang menaruh perhatian pada Syalila nampak mencoba mencari keberadaan gadis itu.


Kita kembali pada Syalila


"Mau ke mana Ley?" tanya Syalila sambil menghampiri tubuh tinggi milik Ley. wanita itu selalu saja penasaran dengan semua yang terjadi di dalam hutan hijau.


"Kemanapun dan apapun juga tubuhku, jadi aku tidak perlu melapor padamu." jawab Ley yang agak kasar. pria itu sikapnya selalu dingin selalu kaku selalu menjengkelkan bahkan selalu membuat Syalila urin-uringan seperti wanita yang habis melahirkan.


"Bukan gitu Ley, aku kan..," ucapan Syalila yang langsung dipotong oleh Ley.


"Kalau bisa, kau jangan ikut campur dengan semua yang aku lakukan. Kamu tidak usah mencampuri apa yang aku lakukan, aku tidak akan mengatakan apapun dengan semua yang aku lakukan jadi kalau bisa tutup mulutmu itu sebisa mungkin." jawab Ley.


"Tapi kan Aku hanya ingin mengatakan sesuatu dan bertanya padamu, kamu yang menculikku masa kamu selalu saja berbuat kasar padaku. Kamu kira aku ini pembantumu apa." ucap Syalila. terlihat wanita itu selalu saja dibuat kesal oleh pria tampan yang sudah membawanya pergi entah ke mana.


"Kamu cuma wanita yang merepotkan dan menjengkelkan!" seru Ley yang membuat Syalila seketika marah.


"Woy pria tua sok tampan, aku kan cuma nanya. lagian bukan aku yang mengikutimu. tapi, kau yang membawaku ke tempat ini, kamu itu pria yang tidak punya sopan santun dan tata krama, pria sinting yang menganggap dirinya wow.., semua pria ternyata sama brengseknya, kalian kira kalian itu para pria adalah makhluk yang paling luar biasa kalian kira kalian itu istimewa!" seru Syalila yang kesal dengan ucapan Ley.


Terlihat wanita langsung beranjak dan meninggalkan Ley, rasa kesal di hatinya semakin memuncak karena selama ini Ley selalu kasar padanya.


"Pergilah, jangan kembali kesini. dasar wanita tidak tahu diri wanita sinting wanita tidak punya moral!" seru Ley.


Sebenarnya Ley merasa agak bingung dengan perhatian Syalila, karena selama itu dia tak pernah memperhatikan atau diperhatikan oleh orang lain. tentu saja perubahan itu membuat Ley sedikit kebingungan bahkan pria itu tidak tahu apa yang harus dilakukan. tiba-tiba ada seorang wanita yang diaculik dia bawa ke kerajaannya sekarang wanita itu mengikutinya ke mana saja.


"Dasar pria brengsek, enak sekali kau menyudutkan aku. lagian siapa yang mau kembali, Cih dasar pria sok tampan." gerutu Syalila yang sudah memasuki Hutan belantara dan penuh dengan aura yang mencekam.


WUSS..


WUSS..


GRERRRRRRR....


GRERRRRRRR..


suara yang keluar dari hutan.


"Habis sana di culik lalu kesini diculik. hehhh.., kok di sini mencekam banget sih." Syalila yang baru sadar kalau dia telah memasuki hutan yang angker.


WUSSSS....


AUUUUU....


GRERRRRR.....

__ADS_1


Suara-suara yang ada d Hutan itu, dan tiba-tiba muncullah beberapa ekor serigala dari dalam hutan.


"Lho, kok ada binatang ini sih." ucap Syalila yang panik, lalu dengan sekuat tenaga gadis itu menyerang kawanan serigala itu. Namun, bukannya serigala itu musnah..tapi serigala itu bertambah jumlahnya.


WUSS..


WUSS..


seketika penampakan satu serigala itu kemudian bertambah menjadi banyak dan menjadi banyak. hal itu membuat Syalila benar-benar ketakutan luar biasaz wanita itu tidak tahu apa yang harus dia lakukan.


"Segel penghancur!" seru Syalila yang menyerang para serigala.


"Sial, tempat apa sih, kok binatangnya gak bisa mati!" seru Syalila yang mulai kehilangan tenaganya.


Di tempat lain, Ley merasa perkataanya memang sangat keterlaluan. Dia merasa menyesal, namun saat dia menanti gadis itu, gadis itu tak juga muncul setelah beberapa lama.


"Kemana wanita itu." Ley yang mulai bingung.


Kepanikan mulai melanda, tak kala dia menatap kearah hutan yang menampakkan pertempuran. sekilas Ley tak mau ikut campur, namun sesaat dia teringat dengan gadis itu. Gadis yang memberikan tanda di bibirnya.


GERRR....


GERRRRR..


Kemunculan serigala yang bertambah banyak


"GERRR." Syalila yang malah menirukan suara serigala itu. dan tiba- tiba..


"Pergi!!"


Perintah seorang lelaki di belakang Syalila dan membuat serigala-serigala itu mundur.


"Pergi." seru lelaki yang tiba-tiba muncul di belakang Syalila yang membuat serigala-serigala itu berbalik.


"E.." Syalila sontak berbalik badan menghadap lelaki itu.


"Nona, sedang apa disini." tanya lelaki yang berparas tampan.


"Wuidihh..., tampan. dahsyat, nih cowok kalau di bawah ke alam gue, bakal berjejer antrian para awewe.., betah ni gue di rumah mantap ajip." ucap Syalila sambil menatap kuagum banget-nget-nget-nget.


"Khem." dehem pria tampan yang membuat Syalila tersadar.


"Eh..Abang tampan." ucap Syalila sambil tersenyum. hal itu membuat pria itu juga tersenyum melihat tingkah Syalila. wanita polos yang kalau berbicara tak pandang situasi.


"Kenapa Nona di sini?" tanya seorang pria.


"Aku tersesat tampan, tadi aku di usir sama tuanku dan di buang kesini." jawab Syalila dengan berakting melas.

__ADS_1


"Oo, kalau begitu anda...," perkataan pria itu yang terpotong oleh suara seorang lelaki.


"Mau kau bawa kemana dia, Zhen?"


Suara seorang lelaki yang sangat Syalila kenal.


Seketika hal itu membuatnya menoleh menatap pria itu.


"Raja Han." seru pria tampan.


"Kau!!" tunjuk Syalila pada Ley.


"Mau kau bawa ke mana gadis itu, Zhen." tanya Ley lagi.


"Hamba mau membawanya ke kediaman hamba, Raja." jawab si tampan. seorang pria tiba-tiba berada di samping Syalila dengan semua tipu daya dan kata-katanya yang begitu indah. Syalila adalah tipe seorang wanita yang selalu membuat wanita itu selalu terpesona dengan pria tampan, tapi kenapa dia tidak terpesona dengan para kaisar yang ada di sana ya.


"Kau kenal dia, tampan?" tanya Syalila.


Sebuah tatapan yang begitu terpesona nampak di mata Syalila, saat melihat sosok pria tampan yang berada di depannya. seorang pria yang begitu luar biasa seorang pria yang begitu membuatnya begitu berbeda, namun pria itu membuat kedua bola mata Syalila berbinar-binar.


"Siapa yang kau sebut tampan?" tanya Ley sembari menatap salilah dengan tatapan mata yang seolah mengatakan sesuatu.


"Dia, diakan lelaki yang sangat tampan." jawab Syalila sambil menunjuk Zhen dan mungkin menyinggung Ley.


"Oooo..Zhen, Zhen tunjukkan wujud aslimu." perintah Ley pada Zhen.


Dan seketika...,


WUSSSSS..


CRINGGGG..


Seketika Syalila langsung berteriak, karena melihat wujud asli dari pria tampan yang ada di depannya.


"HUAAAAA!!!" teriak Syalila yang terkaget sambil berlari tak karuan. wanita itu benar-benar terkejut sangat luar biasa saat melihat sosok asli dari pria tampan yang dari tadi dia puja.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2