
Karena iblis itu telah bangkit. Kaisar Langit sangat bahagia karena sudah merasa mendapatkan penakluk dunia.
"Kenapa ada orang yang sudah mati dan di peti sama kristal kok sekarang bisa hidup." guman Syalila sambil menatap pria tampan itu.
"Kenapa kau takut, kekasihku?" tanya si iblis.
"OMG..., sekarang predikat baru lagi." gerutu Syalila sambil bersembunyi di belakang pohon yg ada di tempat itu.
"Leluhur..apakah kau suka dengan gadis penyegel itu." ucap Kaisar Xion sambil mendekati si iblis. terlihat kasar Xion menatap sang iblis dengan tatapan mata yang menunjukkan kalau pria itu benar-benar menyukai wanita yang sudah dipersiapkan itu.
"Panggil aku Zarkha saja Kaisar." jawab sang iblis sambil mencari keberadaan Syalila.
"Istirahatlah leluhur, Anda barusan terbangun dari tidur panjang anda." pinta Kaisar Xion.
"Biarkan aku menjemput kekasih ku dulu, Aku sudah lama tidak bertemu dengannya Lihatlah wajahnya begitu cantik senyumnya begitu menarik bahkan bibirnya merona seperti darahku." jawab Zarkha sambil mencari Syalila.
"Tapi leluhur." ucap Kaisar Xion yg di tinggal oleh zarkha.
"Sayang." panggil Zarkha tepat di telinga Syalila, yang membuat Syalila kaget. Bagaimana wanita itu tidak kaget dia bersembunyi di suatu tempat namun dengan begitu mudahnya si iblis malah menemukannya dan mengatakan sesuatu di telinganya hingga membuat syaila benar-benar terkejut luar biasa.
"Aaaaaa!!" Syalila yg terkejut, spontan saja Syalila telah menendang tubuh iblis itu dengan sangat keras.
BUGG...,
suara tendangan kaki Syalila yang diarahkan kepada si iblis karena tiba-tiba saja dia sudah berada di samping tubuhnya dan berbisik di telinganya.
"Apa yang kamu lakukan sayang." ucap Zarkha yang memegang perutnya karena mendapatkan tendangan penyambutan dari wanita yang dia sebut sebagai kekasih.
"Ups..., Maaf." ucap Syalila yg memasang wajah tersenyum soalnya dia tidak melakukan sesuatu dan seolah dia tidak melakukan kesalahan sama sekali.
"Tak apa-apa, sayang." jawab pria itu sambil berdiri setelah kena tendangan.
"Panggil aku Zarkha, sayang." ucap Zarkha sambil mendekati Syalila.
"Jangan panggil aku sayang. Kita gak saling kenal dan jangan Berani mengakui aku sebagai kekasihmu atau apapun dasar pria tampan tapi senewen." jawab Syalila sambil melotot dan berkacak pinggang.
"Bagaimana mungkin gadis itu bisa membuat leluhur terluka." guman Kaisar Xion dalam hati sambil menatap wajah Syalila yang sudah melukai iblis abadi itu hanya dalam sekali tendangan.
Sedangkan Jendral Zeus juga menatap Syalila dengan intens dan mulai tersenyum.
"Gadis itu sangat unik." guman jendral Zeus.
"Leluhur, gadis itu adalah sang penyegel bukan kekasihmu." ucap Kaisar Xion yang berusaha untuk memberitahukan kepada sang iblis mengenai siapa Syalila sebenarnya.
Sementara di kerajaan awan, Kaisar Fhelip sedang uring iringan, karena calon istrinya tiba-tiba lenyap bak ditelan bumi di depan matanya.
"Aaaaaaa!!!" teriak Kaisar Fhelip.
__ADS_1
PRANG...,
suara benda yang di banting.
Suara teriakan Kaisar Fhelip sembari membanting barang yang ada di ruangannya. pria itu benar-benar sangat marah luar biasa Karena Dia kehilangan wanita yang akan dia nikahi di depan matanya Wanita itu tiba-tiba hilang entah ke mana karena di bawah seseorang yang tidak dikenal.
"Yang Mulia!!" Seru Komandan Brandon yang mendekati Kaisarnya. pria itu mencoba untuk menenangkan sang Kaisar.
"Calon istriku di bawa kabur, Brandon!" seru Kaisar Fhelip yang sudah sangat emosional.
"Yang mulia, Tenanglah." ucap komandan Brandon yang terus berusaha untuk menenangkan sang Kaisar.
"Kamu tahu Brandon, yang lebih parahnya lagi dia di bawa pergi di depan mataku dalam sekejap." ucap Kaisar Fhelip.
"Yang Mulia bersabarlah, kita pasti akan bisa menemukan calon istri Yang Mulia." ucap Komandan Brandon.
"Tapi siapa yang membawanya pergi?" tanya Kaisar Fhelip yang sudah lemas.
"Kalau saya tau, pria yang bersama dengan lelaki itu adalah Jendral Zeus." jawab Komandan Brandon.
"Jendral Zeus?" tanya Kaisar Fhelip.
"Ya Yang Mulia, berarti pria yang bersama dengan lelaki itu adalah Kaisar Langit, Kaisar Xion." jawab Komandan Brandon lagi.
"Apa!!" seru Kaisar Fhelip.
** Kita berputar di kerajaan awan **
"Kita kalah telak, Yang mulia." jawab Jendral Ares.
"Ternyata, calon istriku banyak yang mengincar." guman Kaisar Zhu sambil mengatur strategi untuk merebut kembali calon istrinya.
"Yang Mulia, kita atur rencana untuk merebut kembali calon istri Yang Mulia." ucap jendral Ares.
"Aku percayakan padamu, Ares." Jawab kaisar Zhu.
"Baik Yang Mulia." jawab Jendral Ares.
Sementara di Kerajaan Langit, sang iblis Zarkha selalu berusaha untuk mendekati Syalila. terlihat pria itu menatap Syalila dengan tatapan mata yang penuh dengan pesona yang sangat luar biasa.
"Mau apa kamu?!" seru Syalila yang memasang wajah jutek saat melihat iblis Zarkha sudah berada di tempatnya.
"Tentu saja untuk menemui kekasihku." jawab Zarkha yang sudah tersenyum sembari mendekati Syalila.
"Hus-hus..pergi kau." usir Syalila yg sudah menepi di sudut ruangan.
"Tenanglah, aku tak akan menyakitimu." ucap Zarkha.
"Enak saja tak menyakitiku, lha terus tadi aku yang di jadikan sebagai tumbal segel." tunjuk Syalila yang masih melihat tangannya yang terluka.
Sesosok iblis telah bangkit. kaisar langit sangat bahagia karena sudah merasa mendapatkan penakluk dunia. Entahlah apa yang terjadi kepada kaisar Xion ketika iblis tersebut tidak dapat dia kendalikan melainkan iblis itu terus-menerus menempel erat kepada salinlah seperti tembok yang ditempeli cicak.
__ADS_1
Satu kata yang bisa terucap di bibir Syalila, kalau dia bisa bernegosiasi dengan Tuhan. maka dia akan meminta tolong pada Tuhan.
untuk tak menempatkan dia di tempat ini.
"Haddeee.., makin ribet aja ini hidup." gerutu Syalila ketika dia terus-menerus melihat sang iblis selalu mengikutinya.
"Ada apa istriku?" tanya iblis yang berwajah tampan kepada Syalila.
Dengan spontan Syalila langsung menengok ke arah pemilik suara. "Ini cowok kenapa kemari lagi." gerutu Syalila sambil menggaruk kepalanya.
"Kenapa, istriku kelihatan tidak senang dengan kedatanganku?" tanya iblis tampan.
"Aduh tampan, bukannya tidak senang dengan kedatanganmu, tapi..tapi..," jawab Syalila dengan sengaja mengantung kata-kata nya.
"Kenapa?" tanya iblis tampan sambil membelai rambut Syalila.
"Lebih baik cari aman saja deh, dari pada mati muda dan mengenaskan. hehehe....," guman Syalila sambil cengengesan.
"Ada apa hemm?" tanya iblis tampan Zarkha
"Cup." tiba-tiba pria itu sudah mencium bibir gadis itu.
Syalila Yang melihat hal itu seketika wanita itu langsung menendang tubuh si iblis tampan dengan sangat keras.
BUG...,
suara tubuh seorang pria jatuh di bawah kasur dan lelaki itu hanya cengengesan.
"Hei pria brengsek, kurang kerjaan, dan suka main cium seorang gadis, memang sudah berapa gadis yang kau cium!" bentak Syalila tak terima dan tiba-tiba mengangkat kursi.
"Hahahaha." tawa sang iblis Zarkha
"Kau tau sayangku, kaulah gadis yg pertama kucium, sedangkan...," ucapan Zarkha yang sengaja di gantung.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
__ADS_1
- Terlempar ke dimensi kerajaan