
"Tampan, cepat bawa mereka masuk. aku mau main-main sebentar." seru Syalila kepada Zarkha dan Kaisar Xion.
Hal itu membuat ke empat lelaki itu menoleh pada Syalila mereka benar-benar sangat terkejut saat merasakan kekuatan yang begitu luar biasa keluar dari tubuh Syalila. karena kekagetan itu membuat kaisar Xion dan Zarkha terdiam tanpa melakukan apapun.
"Maaf tampan, Kerajaan Bumi akan aku ambil." ucap Syalila yang kemudian melemparkan sesuatu kepada kedua kaisar itu jauh.
"Siapa wanita itu?" tanya Kaisar Ramos.
"Itu baru wanitaku." jawab Zarkha sambil tersenyum.
"HYAAAA!!! membekulahhhh!!" seru Syalila yang mengarahkan kekuatan airnya pada pasukan Kerajaan Bumi dan Bintang.
"Kita pergi." seru Kaisar Xander dan Kaisar Ramos bersamaan. sesaat kemudian kedua orang itu menghilang diantara badai yang hebat dan guyuran hujan serta reruntuhan tanah.
"Baik!!" seru para pasukan.
Sedangkan pasukan mereka banyak yang telah menjadi manusia beku, karena kekuatan pengendali air bisa membuat beku mahluk hidup.
WUSS...
Suasana di perbatasan kerajaan langit menjadi sedikit dingin karena ulah Syalila yang memakai ilmu pengendali air.
"Iya, kau tak apa-apa?" tanya Zarkha pada Syalila. iblis itu tidak akan pernah mengira kalau wanita yang dia cintai mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, sebuah kekuatan yang mungkin bisa menandinginya atau mungkin bisa menghancurkan iblis itu.
"Iya, aku tak apa-apa, kau tak usah khawatir!" seru Syalila yang membantu para warga. dengan segera wanita itu membantu para penduduk yang mengalami luka bahkan banyak yang kehilangan nyawa karena perang perbatasan tersebut.
"Terima kasih, Nona!" seru beberapa warga.
"Iya, sama- sama." jawab Syalila.
"Istirahatlah, pasti kau capek." pinta Kaisar Xion dengan lembut.
"Tak usah, aku baik- baik saja. cuma aku lapar saja." jawab Syalila sambil tersenyum.
"Nona Sya, bagaimana bisa kau mengendalikan kekuatan itu?" tanya Jenderal Zeus tanpa basah basi karena sangat ingin tau. tentu saja mereka sangat terkejut dengan wanita cantik yang berkata teledor itu mempunyai kekuatan yang sangat luar biasa, sebuah kekuatan pengendali alam yang hanya bisa dilakukan oleh sang iblis. namun sekarang ada seorang wanita cantik yang bisa menggunakan kekuatan itu tanpa ada batas.
"Entahlah..," jawab Syalila sambil mengangkat pundaknya.
"Padahal kau gadis biasa nona, bukan manusia seperti kami." guman Jendral Zeus jujur.
"Entahlah." jawab Syalila lagi.
Sedangkan di istana kerajaan bintang
** Kerajaan Bumi **
Suasana kerajaan bintang sangat riuh karena berita tentang gadis yang sangat hebat.
"Siapa gadis itu, Kaisar?" tanya Kaisar Ramos pada Kaisar Xander.
"Dialah gadis yang ku cari, Kaisar Ramos." jawab Kaisar Xander sambil tersenyum.
__ADS_1
"Wow." timpal kaisar Ramos.
"Dia akan jadi permaisuri ku, seorang gadis yang sangat istimewa dan tak kan ada tandingan." kaisar Xander yang mulai terbawa dalam lamunannya.
Dalam hati Kaisar Ramos seolah berkata tidak setuju. "Gadis, di Kerajaanku lebih cantik darinya." ucap Kaisar Ramos.
"Jangan sampai kau ikut tergoda olehnya Ramos." ucap kaisar Xander yang membuat lamunan Kaisar Ramos buyar.
"Gadis Kerajaanku lebih cantik darinya." jawab Kaisar Ramos enteng.
"Hati-hati lah Kaisar, lidah tak bertulang Hati tak berdinding." kata Kaisar Xander yang mengelus bibirnya.
"Jangan khawatir, kalau gadis seperti dia bahkan seratus pun bisa ku tiduri dalam sehari." jawab kaisar Ramos yang menghina. pria itu belum tahu apa yang dikatakan oleh bibirnya itu namun jika dia sudah berhadapan dengan Syalila kembali Entahlah Apa yang terjadi.
"Ingat ucapan ku." guman kaisar Xander sambil menepuk pundak kaisar Ramos.
Sedangkan, di kerajaan langit. Syalila sedang bersin-bersin."Huaccih...,Ada apa ini." gerutu Syalila sambil mengusap hidungnya.
"Ada apa, Nona Sya." tanya Komandan Fheng.
" Gak tau Komandan, mungkin ada yang membicarakan aku dan memujiku." jawab Syalila.
"Nona, istriku ingin bertemu denganmu, apakah boleh." ucap Komandan Fheng penuh harap.
"Oo, di mana kediamanmu, Komandan?" tanya Syalila yang mengambil cemilan.
"Di dekat sini nona." jawab komandan Fheng.
"Ayok, dari pada di sini. suntuk." ucap Syalila yang sudah berdiri.
"Mau ikut Komandan Fheng." jawab Syalila.
"Aku akan mengantarmu." ucap Zarkha.
"Jangan. nanti bini mu ngamuk." jawab Syalila.
Sesaat kemudian tiba-tiba Clara sudah nongol di tempat itu. "Kami bisa ikut, Nona Sya." seru Clara yang tersenyum.
"Idih, kalian mau apa? kalau mau bulan madu jangan ngajak-ngajak aku." sindir Syalila.
"Nona sangat mengerti." ucap Clara sambil tersenyum.
jujur saja, Clara tau kalau Zarkha menyukai gadis itu, dan dia tak berniat untuk melepas Zarkha. karena itu dia tak akan membiarkan Zarkha mendekati Syalila.
"Kau dan suamimu cari tempat lain, jangan ngikutin aku." ucap Syalila yang kemudian pergi.
Karena kesal Zarkha menarik lengan Syalila.
"Sya!! kau adalah milikku mi-lik-ku!" seru Zarkha.
"Aku bukan tipe gadis yang mau berbagi, kalau aku mengatakan cinta padaku, tinggalkan gadis itu." ucap Syalila sambil menunjuk pada Clara.
__ADS_1
"Sya...aku." ucap Zarkha yang tak berlanjut.
"Makanya, jadi pria jangan serakah. sudah punya kekasih malah mengejar gadis lain. dasar belut." hardik Syalila sambil menunjuk-nunjuk dada Zarkha.
Keberadaan Syalila di kerajaan langit sangat agungkan. Namun hal itu tak membuatnya merasa bangga atau pun menjadi sombong.
namun perasaanya semakin gundah saat setiap pejabat kerajaan langit mencoba melamarnya.
"Ada apa Nona Sya." tanya Ratu Axiva yang tiba-tiba datang ke kediamannya.
"Capek banget, Ratu." jawab Syalila
"Kenapa." tanya Ratu Axiva lagi sambil tersenyum.
"Tiap hari kena spot jantung." seru Syalila yang memegang dadanya.
"Nona Sya memang hebat." seru ratu axiva sambil mengacungkan jempol nya.
"Hebat apanya, Ratu. yang ada malah saya jadi kurang mood." jawab syalila lagi sambil memutar-mutar cangkir teh.
Sesaat kemudian seorang pelayan datang menghadap ratu Axiva. "Hormat hamba yang mulia!!." seru pengawal.
"Ada apa?" tanya Ratu Axiva.
"Sepuluh anggota kerajaan diminta keruang istana." seru pengawal sambil membungkuk.
"Baiklah." jawab Ratu Axiva lalu berdiri untuk menuju ruang istana. "lho, nona Sya tidak ikut?" tanya ratu Axiva.
"Ngak Ratu, lagian aku bukan keluarga Kerajaan." jawab Syalila yang melanjutkan makannya.
"Tapi nona Sya, tadi pengawal bilang kalau kita di suruh ke sana, kalau nona Sya tidak ke sana aku juga tidak." ratu Axiva yang hendak duduk lagi.
"Ayo." seru Syalila langsung berdiri.
Akhirnya mereka melanjutkan perjalanannya menuju ruang istana.
"Ada apa Yang Mulia?" tanya Ratu Axiva pada Kaisar Zionis. yang ternyata di ruangan itu telah berkumpul para pejabat dan anggota keluarga istana.
"Ratu, Nona Sya." seru Clara yang mendekati Syalila. terlihat wanita itu mendekati salilah agar wanita itu tidak terlalu berdekatan dengan Zarkha.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
__ADS_1
- I love you uncle Bastian
- Terlempar ke dimensi kerajaan