TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Pertarungan


__ADS_3

"Kamu di sini saja kamu tidak usah ke sana." ucap Ley.


"Memangnya kenapa?" tanya Syalila yang kebingungan.


"Aku tidak ingin kamu hilang dan meninggalkanku." jawab Ley.


"Kita hadapi mereka, lagi pula kenapa aku harus pergi dari sini sekarang ini adalah rumahku." ucap Syalila sambil menatap mata tajam Ley.


"Kau tak membenciku kalau aku menyerang mereka?" tanya Ley pada Syalila.


"Memang kenapa aku harus marah?" tanya Syalila pada Ley.


"Mungkin, kau mencintai Xion atau Zarkha?" selidik Ley yang mencoba mencari tahu perasaan Syalila.


"Di sini tempatku, ada seseorang berjanji padaku dan menagih hutang padaku." jawab Syalila sambil tersenyum. hal itu membuat Ley nampak sumringah.


"Kenapa kau tersenyum Ley?" goda Syalila.


"Terima kasih, cup..., setelah ini selesai. aku akan menagih hutangmu dan kau harus menikah denganku." ucap Ley setelan mencium pipi Syalila.


Di tempat lain para pasukan kerajaan terlihat terus menyerang hutan hijau dengan besar-besaran. mereka berharap mereka bisa menghancurkan kerajaan itu.


"Ratakan hutan ini hingga menjadi tanah!" perintah Zarkha pada pasukan Kerajaan Langit.


Hutan hijau telah di serang dari empat arah, 4 kerajaan telah mengepung tempat itu. Suara pertempuran hingga suara teriakan menggema di seluruh Hutan Hijau, para siluman Hutan Hijau mempertahankan rumah mereka, para pemimpin dari ras siluman. Rubah, serigala, ular harimau dan siluman yang lain telah bertarung dengan pasukan Kerajaan Langit, Bumi, Petir dan Bintang.


Ambisi mereka untuk menguasai Hutan Hijau dan menjadi Raja ras Siluman sangat besar. memang Terkadang manusia mempunyai keinginan melebihi batas kemampuannya Mereka mencoba melakukan segata cara namun mereka tidak tahu kalau sesuatu terkadang tidak bisa mereka gapai dengan sekuat tenaga.


"Mati kalian!" seru Komandan Kerajaan Petir yang akan menghabisi para siluman kecil.


TRANKK...


suara dentingan pedang yang dihalau.


"Kalau kau berani membunuh mereka, kau yang akan ku habisi terlebih dahulu!!" seru Syalila dengan berdiri di depan para Siluman kecil itu.


"Nona, mengapa kau membantu mereka?" tanya Komandan Kerajaan Petir.


"Karena aku adalah keluarga mereka, Memangnya kenapa aku tidak boleh membantu mereka kalian berani sekali melewati batas yang sudah dibuat." jawab Syalila yang telah menumbangkan Komandan Kerajaan Petir.


"Mereka bukanlah keluargamu kamilah keluargamu!!" seru komandan kerajaan petir.


"Baiklah kalau begitu Aku akan memberikanmu sebuah hadiah agar Kau mengerti bagaimana kehidupan itu berjalan. Segel raga!!" seru Syalila yang membuat tubuh komandan petir tak bisa bergerak.


"Kalian bersembunyilah dahulu jangan sampai kalian keluar aku tidak akan membiarkan orang-orang berhati busuk ini melukai kalian!" seru Syalila pada siluman kecil.


Sedangkan para petinggi Empat Kerajaan bertarung dengan para pemimpin ras Siluman. Beberapa siluman ada yang terluka karena kilatan petir bercampur es.


Pemimpin siluman seperti Riu, pemimpin Siluman Rubah, Zhen pemimpin Siluman Serigala, Yuyu pemimpin siluman Ular, Ang pemimpin Siluman Monyet serta Bayzee pemimpin Siluman Harimau. bertempur dengan komandan dan jenderal empat Kerajaan.

__ADS_1


HYAAA!!!!


ZDARRRR..


WUSSSSS...


DAMMMM...


Disisi lain, Zarkha, Kaisar Xion, kaisar Xander, kaisar Ramos dan kaisar Zhu menyerang sang Dewa Racun Ley.


"Beraninya kau membawa kabur istriku!!" seru Zarkha yang menyerang Ley,


Karena Empat Raja dan Zarkha menyerang Ley secara bersamaan, hal itu membuat Ley agak kewalahan. Apalagi fikirannya terbagi mencari sosok Syalila.


"Kemana dia?" guman Ley yang terus mencari keberadaan Syalila pria itu terlihat kebingungan dan takut terjadi sesuatu kepada wanita itu.


"Kita keluarkan mantra segel secara bersama-sama!!" seru Xander pada yang lain dan diangguki oleh Zarkha.


"Segel jiwa!" seru Zarkha.


"Segel darah!" seru Kaisar Xion.


"Segel Raga!" seru Kaisar Xander.


"Mantra pengendali roh!!" seru Kaisar Zhu.


Ke lima orang itu mulai merantai tubuh Ley dengan semua mantra dan ilmu pengendali.


dan benar saja tubuh ley tak bisa di kendalikan lagi. wajahnya kian memucat. karena aliran darahnya terhenti.


"Ada apa ini? kenapa aku tidak bisa menggerakkan tubuhku," ucap Ley dalam hati saat merasakan tubuhnya tidak bisa digerakkan sama sekali. pria itu terus berusaha membuat dirinya bergerak namun kekuatan para musuh-musuhnya yang disatukan membuatnya terkunci dan tidak bisa bergerak sama sekali.


"Ini tidak boleh terjadi padaku," ucap Ley dalam hati.


AAAAAA!!!!..


Hutan Hijau nampak riuh oleh suara teriakan dan suara alam yang tak terkendali.


Angin kencang yang menerpa, sambaran petir yang menggelegar dan bebatuan yang melayang disertai api yang berkobar hebat.


"Kalian bunuh saja aku, tapi jangan mereka!!" seru Ley yang tubuhnya tak bisa di gerakkan.


"Tenang saja, setelah kau mati Mereka akan menjadi budak ku!!" seru Zarkha.


"Kau memang iblis yang terlahir dari fikiran ku yang licik. ingatlah dari mana Kau berasal dan ingatlah dari mana Kamu terlahir!" seru Ley.


Sedikit cerita mundur sebelum kelahiran dari sang iblis.


"Tuan!" seru Riu pada Ley.

__ADS_1


"Riu, cari Zhen, Angg dan Bay Zee. bawa mereka kemari." perintah Ley.


"Baik tuan." jawab Riu berlalu mencari Ang, Zhen dan Bayzee.


Sesaat kemudian, ketiga orang itu telah di temukan dan di bawah pergi menghadap Ley.


"Tuan." seru Riu yang sudah berada di tempat Ley.


"Tuan!" seru Ang, Zhen dan Bayzee bersamaan.


"Segera persiapkan upacara pemisahan energi iblis ku." seru Ley. pria itu terlihat sudah tidak kuasa membendung energi hitam yang terus-menerus menggerogoti dirinya.


Memang Ley sangat di segani oleh kaum Siluman, karena selama ini Ley yang selalu menyelamatkan kaum Siluman jika ada masalah dan terluka. Hingga Ley di anggap Raja di Hutan Hijau.


"Apakah anda yakin, Tuan." tanya Riu dan yang lain.


"Tentu, karena aku tak mau kalau tubuhku terus di gerogoti oleh iblis itu." jawab Ley.


''Baik, Tuan." seru mereka serempak.


Akhirnya bangsa siluman mempersiapkan ritual pemisahan raga, begitu banyak permasalahan yang ditimbulkan oleh energi gelap yang dimiliki oleh pria itu. Ley harus melakukan sesuatu dia tidak akan membiarkan tubuhnya terus-menerus dikendalikan oleh energi hitam yang terlahir dari gelapnya kehidupan Ley.


"Tuan kami sudah siap." seru Riu.


"Baiklah." jawab Ley sembari berdiri menuju tempat ritual.


Ritual pemisahan raga dilakukan, hal itu membuat seperempat ilmu Ley akan hilang bersama dengan hilangnya aura iblis.


hampir dua hari ritual itu dilakukan, pondok tempat Ley berada sudah tersegel oleh dinding tak terlihat.


"Aaaaa!!!!" teriakan Ley.


Saat seperempat ilmu dan auranya hilang. tak disangka saat aura iblis itu keluar dari tubuh Ley, aura iblis itu nampak berwujud dengan mengambil sari kehidupan siluman. sebuah sosok yang benar-benar sangat gelap dan sebuah kekuatan yang mungkin bisa dikatakan sebanding dengan pemiliknya. Ley terus berusaha untuk menghilangkan kekuatan iblis itu, dia tidak ingin kekuatan iblis itu berwujud hingga membuat kerusakan di alam semesta.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2