TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Perlawanan


__ADS_3

Tentu!!"


semangat para petinggi Medan perang dan pengawal.


"Kita harus bisa mengalahkan kaum dewa!!" seru kaisar Xion dan Riu memberikan semangat.


Begitupun di Kerajaan Petir dan Bumi, para Kaisar memberikan semangat kepada bawahannya untuk menjadi lebih kuat dan bisa mengalahkan kaum Dewa.


Hari berganti hari, semua kaum dewa, manusia dan bangsa siluman saling melatih diri agar menjadi kuat.


ISTANA PARA DEWA


"Persiapkan diri kalian semua, besok saat fajar belum terbit. maka kita akan menyerang bumi, luluh lantahkan Kerajaan di bumi dan semua kaum yang ada di bumi!" perintah raja Han.


"Siap!!"


seru pasukan para Dewa.


Keadaan di istana para dewa menjadi kacau akibat perang yang di kibarkan oleh Raja Han.


"Suamiku. apa yang akan terjadi pada kaum yang ada di bumi Apakah mereka mampu untuk menandingi kekuatan para dewa?" tanya Ratu Shasha pada Kaisar Dewa langit.


"Kita hanya bisa melihat dari istana langit, permaisuri. kita akan melihat apakah Putraku bisa mengalahkan para makhluk yang ada di bumi ataukah dia akan kembali dengan kematian atau kekalahan." jawab Kaisar Dewa langit.


"Mengapa putraku bisa begini, Aku tidak pernah berharap dia akan melakukan hal ini, kita selalu mendidiknya dengan semua kejujuran namun dia salah mengambil jalan dengan semua keegoisannya itu." ucap permaisuri Shasha yang berlinang air mata. wanita itu tidak pernah mengira kalau putranya bisa salah jalan sampai seperti ini. dia menghasut para dewa untuk menyerang para makhluk yang ada di bumi, raja Han tidak pernah memikirkan bagaimana kelanjutan hidup para makhluk bumi dengan semua tindakan cerobohnya itu.


"Ini karena keegoisan putra kita." jawab Kaisar Haywan.


"Apakah, kita tidak bisa membantu para manusia?" tanya permaisuri Rhesma yang ikut bersedih.


"Aku telah mengutus Dewa Api Rong untuk memberi petunjuk kepada putranya di bumi dan gadis kecil." jawab Kaisar dewa Haywan yang menghela nafas. tak ada jalan lain, dia tidak mungkin memecah para dewa dengan semua tindakan bodoh putranya itu. dia harus berusaha sebaik mungkin untuk mempertahankan kerajaan para dewa.


"Cinta memang bisa membuat semua orang buta, bahkan dewa pun mengalami hal itu." ucap permaisuri Rhesma.


"Tapi manusia ataupun dewa, semua harus bisa memahami batasan nya." jawab Kaisar Haywan sambil memandang kedua istrinya.


"Entah bagaimana kondisi Ratu Yan yusha sekarang?" ucap permaisuri Shasha.


"Jika putraku melebihi batasan nya, maka aku akan bertindak." tegas Kaisar Haywan.


"Kau benar suamiku, kalau seperti ini maka manusia di bumi bisa binasa." ucap permaisuri Shasha sambil menatap wajah suaminya. para dewa dalam kondisi kebingungan Bahkan mereka tidak mampu untuk bertindak.


Para dewa telah bersiap-siap untuk melakukan peperangan. sedangkan kaum manusia pun telah mempersiapkan diri menuju peperangan. mereka semuanya sudah bertekad akan mengalahkan para dewa yang selalu bertindak seenak mereka sendiri tidak pernah sekalipun mereka menganggap makhluk bumi adalah makhluk yang juga tercipta selain dewa.


"Kita harus mempersiapkan diri untuk apapun yang akan terjadi!!" seru Syalila kepada kaum siluman.


"Kita harus berjuang dan bertahan!" seru Ley pada kaum peri.


"Aaaaaa!!" seru semua kaum di bawah komando Syalila dan Ley.


Perjuangan kaum di bumi untuk mendapatkan semua haknya untuk dihargai oleh kaum dewa.

__ADS_1


Kaum dewa selalu semena-mena terhadap kaum manusia. ini adalah awal dan akhir dari perjalanan perang kaum bumi dan kaum dewa.


Hari esok seakan menjadi penentu dari semua kehidupan.


Malam terasa sangat panas, sepanas dan segalau hati semua kaum di bumi, saat fajar belum terbit. itu adalah hari penentu dari perjalanan hidup semua kaum di bumi.


hanya karena perebutan cinta yang tidak terbalas membuat seorang dewa mengerahkan pasukannya untuk merebut wanita yang telah menjadi isteri orang. bertahan dan melawan itu adalah awal dan akhir dari peperangan dua alam.


"Tajam kan Indra kalian, karena para dewa akan menyerang secara tiba-tiba!" seru kaisar Zhu


Tiga kerajaan telah bergabung. tiga kerajaan yang dipimpin para kaisar dan di komandoi pimpinan para siluman.


"Kita akan berjuang bersama, sampai titik darah penghabisan!" seru para Kaisar.


"Tentu kita akan memperjuangkan hak kita. Karena para dewa itu selalu membuat kita menjadi sampah di tempat kita sendiri," jawab para rakyat.


Seruan-seruan membuat semangat para makhluk bumi seperti berkobar. Sama halnya dengan Syalila, dia ingin berjuang bersama orang-orang yang dia sayangi.


Hembusan angin senja


seakan membawa bara api


yang berkobar tanpa henti


jiwa bergejolak yang menampakkan diri


mencapai sebuah kebebasan


"DRUUUMMMMMM..."


tanda suara perang telah di depan mata.


Kaum dewa telah mulai menyerang kaum manusia. tanpa adanya pernyataan, raja Han telah menyerang tiga kerajaan dengan kejam hingga penduduk yang mempertahankan diripun dihabisi.


WUSS.


DUARRR...


KRESS...


ZLEPP..


"Jangan ada sisa!" seru Kaisar Han yang berhati iblis.


"Baik!" seru pasukan Dewa.


Bau anyir telah menyeruap di bumi, tangisan serta teriakan kaum manusia yang di bunuh tanpa belas kasih.


AAAAAAA!!!!!


teriak para manusia.

__ADS_1


BUKK..


Banyak mayat mulai berjatuhan dari kaum manusia yang tidak bisa ilmu beladiri.


"Lindungi para rakyat kita!!" seru kaisar Zhu yang melihat pasukan dari rakyat biasa mulai berjatuhan.


"Tornado!!"


Dewa angin yang menyerang kaum manusia hingga kaum manusia mulai terbawa oleh pusaran Angin.


"Kaisar Xion, lindungi rakyat kita!!" seru kaisar Zhu.


Tiga kaisar telah bertempur dan melawan para dewa.


"Api, kekuatan abadi!!" seru Dewa Api Bay yang menyerang Kaisar Zhu. dewa api Bay mengetahui kalau Kaisar Zhu adalah saudara lain Ibu dengannya. pria itu tidak akan pernah menganggap Kaisar Zhu sebagai saudaranya, kebenciannya kepada kaum manusia mendarat daging hingga ratusan tahun lamanya.


WUSSS...


"Api, pusaran abadi!!" seru Lili yang menghalau Dewa Api bay saat menyerang kaisar Zhu.


TAPP...


dewa api Bay rong menangkis serangan yang diberikan oleh adiknya.


"Rong Lili, bahkan kau telah mengkhianati kakakmu!" seru Dewa Api Bay Rong.


"Cih, dia juga kakakku!!" seru Lili yang menunjuk wajah kaisar Zhu.


"Segel jiwa..aura api!!"


Kaisar Zhu yang membantu adiknya


"Hahahaha..., ternyata kau lebih membela saudara tiri kita yang berasal dari kaum bawah!!" seru Dewa Api Bay rong yang marah. dia tidak akan pernah mengira kalau rong Lily akan menghianati dirinya.


"Bahkan, aku lebih baik punya kakak seperti dia yang lebih menyayangi aku!" seru Lili yang menambah kekuatannya. dia mulai mengeluarkan kekuatannya untuk menyerang dewa api Bay agar pria itu tidak menyerang para makhluk yang ada di bumi. Lili berusaha dengan begitu maksimal, Walaupun dia tahu kalau kekuatan yang dia miliki tidak akan sebanding dengan kekuatan kakaknya.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2