TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Pria tua


__ADS_3

"Tak bisa aku pungkiri, kalau umurku memang sudah ratusan tahun. sampai kapanpun wajahku akan tetap seperti ini mungkin sampai kita mempunyai anak cucu dan keturunan kita." jawab Ley sambil menatap mata indah isterinya.


"Gak ada urusan, yang penting bukan wajahmu yang menua jika wajahmu menua aku bisa kabur dong." canda Syalila sambil menciumi pipi sang suami.


Saat dua sejoli itu sedang bermanja dan menyampaikan rasa rindu yang sudah lama terpendam. di kejauhan tempat ada beberapa jones yang datang menganggu mereka berdua.


"Kalau bermesraan jangan di muka umum." gerutu kaisar Zhu yang sudah berada di belakang tubuh Syalila dan Ley.


"Di mana muka umum? ini kan di taman kerajaan." jawab Syalila sambil menunjuk arah di sekitarnya.


"Ya. tapikan kami bisa melihat kemesuman kalian!" seru kaisar Zhu sambil memalingkan wajahnya. terlihat pria itu sedikit merasakan kecemburuan karena dia masih memiliki perasaan terhadap Syalila.


"Siapa suruh kau tak menikah. masih banyak wanita di luaran sana, cepatlah cari istri biar kamu itu tidak jadi bujang lapok bujang tua tidak laku!" seru Syalila yang menunjuk ke arah tak tentu.


"Tapikan, aku sukanya sama kamu." ucap lirih kaisar Zhu yang tak berani mengeraskan suaranya.


"Boleh, setelah aku menjadikanmu patung batu lagi." jawab Ley setelah mendengar perkataan kaisar Zhu.


" ... " kaisar Zhu yang sudah membayangkan menjadi batu lagi.


"Nona Sya, kapan kau mempertemukan aku dengan lelaki yang kau janjikan itu?" tanya Lili sambil mengoncang- goncang tubuh Syalila.


"Iya, Sebentar." jawab Syalila sambil tersenyum.


Seketika Ley dan yang lain menatap bingung ke pada Syalila.


"Kau berjanji apa isteriku?" tanya Ley yang penasaran.


"Aku berjanji akan mempertemukan dia dengan lelaki sepertimu." jawab syalila sambil memakan cemilannya.


"Siapa nona?" tanya Riu penasaran.


"Ada deh..pokonya setelah ini kita menuju suatu tempat." jawab Syalila dengan percaya diri.


Akhirnya...syalila dan yang lain pergi ketempat yang di maksudkan oleh wanita itu. dengan ilmu teleportasinya entah dimana dia akan berhenti untuk menepati janjinya pada Lili.


WUSSS..


HAPP..


"Nona, kemana kita akan berhenti?" tanya Zhen pada Syalila.


"Pokoknya ada dheee." jawab syalila penuh misteri.


"Oya Lili, kan di sini aku bawa empat cowok nih. kecuali suamiku ya..apa kau tidak tertarik pada mereka?" tanya Syalila pada Lili.


"Gak, aku gak mau sama mereka. kalau nanti mereka berubah wujud menjadi hewan siluman gimana?" gerutu Lili. wanita itu terlihat terus memegang tangan Syalila, berharap wanita itu akan membawanya ke tempat pria yang dia maksudkan.


" ..... " keempat pria kaum siluman itu hanya diam mendengar ocehan dua wanita yang berbeda kaum.

__ADS_1


"Sebentar lagi kita sampai di gerbang kerajaan bumi." ucap Syalila yang membuat mereka berenam bingung.


"Kerajaan bumi? memangnya kita akan melakukan apa di kerajaan ini?" tanya Ley yang bingung.


"Iya, karena aku akan mempertemukan Lili dengan pria di kerajaan bumi." jawab syalila sambil tertawa.


Sedangkan mereka berenam hanya menurut pada Syalila. Entah apa yang di rencanakan oleh isteri dari tuan mereka.


KERAJAAN BUMI


Ilmu menghilang atau teleportasi Syalila telah membawanya ke kerajaan bumi.


"Mau apa kita kemari, isteriku?" tanya Ley pada Syalila.


"Sudah, ikut saja." jawab Syalila sambil berjalan menuju gerbang kerajaan bumi.


"Siapa kalian?" tanya penjaga gerbang kerajaan bumi pada rombongan Syalila.


"Aku nona Sya dari hutan hijau. tolong katakan pada kaisar kalian kalau kami mau bertemu!" seru Syalila pada penjaga.


"Kaisar kami tidak bisa menemui kalian." jawab penjaga.


"Lho, memangnya kenapa?" tanya Syalila.


"kasar kami tidak mau menemukan kalian, itu adalah hak kaisar kami!" seru penjaga gerbang.


"Hallah, kalian ini cerewet!" seru Syalila yang kemudian menghilang kembali, hal itu membuat para penjaga bingung.


"Yang pasti ini di dalam istana kerajaan


bumi." jawab Syalila yang mencari keberadaan kaisar Xander. dari kejauhan terlihat seorang pria dan pengawalnya mendatangi Syalila.


"Siapa kalian?" tanya komandan Jang.


"Kami dari hutan hijau, maafkan kami jika telah lancang memasuki kerajaan kalian." jawab Ley sambil sedikit membungkuk meminta maaf.


"Di mana kaisar Xander?" tanya Syalila sambil mencari keberadaan kaisar arogan itu.


"Siapa anda nona?" tanya komandan Jang.


"Aku Syalila, apa kau sudah lupa padaku? gadis yang melempar kakakmu di kerajaan langit." jawab Syalila jutek.


Seketika wajah komandan Jang langsung terkunci pada gadis yang berbicara tanpa di saring terlebih dahulu itu.


"Nona Sya?" tanya komandan Jang.


"Tuh ingat juga." tunjuk Syalila pada komandan Jang. "Lalu, di mana kaisar Xander?" tanya Syalila pada komandan Jang.


Akhirnya komandan Jang mengajak syalila dan yang lain menuju tempat kaisar Xander.

__ADS_1


"Silahkan, nona." komandan Jang yang mempersilahkan Syalila masuk ke tempat kaisar Xander.


"Mana tuanmu?" tanya Syalila Sambil. mencari keberadaan kaisar Xander. yang ada hanya seorang pria tua yang terbaring tak berdaya.


"Siapa dia, dan di mana kaisar mu?" tanya syalila sambil menunjuk pria yang berbaring di ranjang.


"Dia-dia kaisar Xander." jawab komandan Jang yang membuat Syalila kaget hingga mundur dan mulutnya menganggap.


"Dia?" tunjuk syalila pada pria tua itu.


Akhirnya komandan Jang menceritakan semuanya pada mereka. sedangkan kaisar Xander hanya mengeluarkan helaan nafas yang lemah.


"Hahaha..," Syalila yang tertawa begitu keras saat melihat Kaisar sander yang dulu kagak perkasa sekarang menjadi pria tua reot dan jelek.


"Memang siapa dia, nona sya?" tanya Lili.


"Ooo, dia lelaki yang akan ku perkenalkan padamu." jawab syalila tanpa dosa.


"Apa!!" seru Lili yang melotot sempurnah, karena dalam bayangannya lelaki itu bertubuh gagah perkasa.


"Tenanglah, setelah kita membantunya, dia akan kembali seperti sedia kala." jawab syalila yang merasa tidak enak. akibat perubahan fisik kaisar Xander.


Hari terasa sangat panjang, sepanjang perjuangan Syalila dan Ley yang menolong kaisar Xander. harapan bagi rakyat kerajaan bumi agar kaisarnya kembali seperti semula.


berhari-hari Syalila dan Ley menetralkan racun juga kekuatan iblis yang membuatnya kaisar Xander menjadi seperti itu. manusia tua yang tertinggal tulangnya saja.


Setelah empat hari perjuangan mereka, akhirnya Syalila dan Ley berhasil memulihkan kondisi tubuh kaisar Xander.


"Terimakasih." ucap kaisar Xander yang membungkuk hormat kepada Ley dan Syalila.


"Samar-sama." jawab Ley.


Akhirnya kondisi kaisar Xander telah pulih total. segel iblis yang membelenggunya hingga dagingnya tak tersisa.


KREKKK..


suara pintu terbuka dan menampakkan sosok gagah perkasa.


"Yang mulia!!" seru komandan Jang dari arah pintu yang terbuka.


"Ya." jawab kaisar Xander yang memeluk saudaranya.


"Jangan lupa, sekarang kau tidak boleh berbuat jahat lagi." ancam Syalila dari ruangan itu bersama dengan suaminya.


"Hem." jawab kaisar Xander dengan tertunduk. sedangkan di depan mereka ada seorang wanita cantik yang menatap tajam kepada kaisar Xander.


"Siapa dia, nona Sya?" tanya Lili pada Syalila.


"Oh..dia, dia kaisar Xander, pria tua kemarin." jawab santai Syalila.

__ADS_1


"Apa!!" seru Lili yang sangat terkejut saat melihat sosok Kaisar Xander yang gagah perkasa..


__ADS_2