TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Penyerangan


__ADS_3

"Kita harus cari kelemahan mereka dan para pengikutnya." ucap Syalila.


"Tapi kita tidak tau kelemahan mereka." jawab Ley sembari berpangku dagu. terlihat pria itu begitu luar biasa. dia mampu memimpin sebuah tempat yang di huni bangsa siluman.


"Tak ada yang sempurna dan tak mungkin mereka tak mempunyai kelemahan, Kita harus mencari kelemahan mereka jika kita bisa kita buat mereka melakukan sesuatu yang bisa membuat mereka hancur." jawab Syalila santai.


"Kau benar, nona." jawab Phay sambil mengangguk.


"Baiklah, kita cari tau kelemahan mereka, setelah itu kita akan buat mereka hancur." perintah Ley pada para kau siluman.


"Gak usah!" seru Syalila yang membuat mereka menatap heran.


"Tapi nona, kalau kita tak mencari tau kelemahan musuh, kita tak akan bisa melawan mereka!" seru Riu terlihat pria itu ingin melakukan sesuatu kepada musuh-musuhnya.


"Benar istriku, jika..," perkataan Ley yang terpotong oleh Syalila.


"Tidak usah dicari, karena aku tau kelemahan mereka." jawab Syalila sambil berlalu pergi dan membuat mereka bingung.


"Kenapa nona bisa tau?" guman Rey dalam hati. sedangkan Ley hanya mengangkat bahunya tanda dia juga tidak tau.


Dengan santainya, Syalila langsung pergi meninggalkan ruangan dan membuat Ley dan yang lain dalam kebingungan. entahlah apa yang ada di fikiran wanita itu.


"Tuan, apa benar nona Sya sudah tau kelemahan bangsa iblis?" tanya Phay yang juga bingung.


"Benarkah, tuan?" tanya Zhen dan pemimpin bangsa elang.


"Aku harap itu memang benar. kalau dilihat dari sikap istriku mungkin dia benar-benar tau." jawab Ley dengan yakin.


"Hehhhh." suara helaan napas mereka bersamaan.


Di luar hutan hijau, kerajaan bintang dan kerajaan awan telah ditaklukkan oleh Zarkha dan klan iblis. banyak penduduk kerajaan awan menjadi korban kekejaman bangsa iblis dan banyak penduduk kerajaan awan di mangsa oleh bangsa iblis.


Sedangkan kerajaan bintang, penduduk kerajaan bintang dijadikan pemuas nafsu bangsa iblis. berbeda dari kerajaan bintang, kerajaan awan lebih memilih untuk mati dari pada menjadi pemuas nafsu bangsa iblis.


** Hutan hijau **


"Tuan, kerajaan bintang dan kerajaan awan telah di taklukkan oleh bangsa iblis." lapor Zhen kepada Ley.


"Aku tau." jawab Ley sambil menghela nafas.


"Kita harus segera membuat perisai yang sangat kuat, tuan. kita tidak boleh kalah dengan mereka kita tidak boleh hancur!" seru Rey.


"Tentu kita akan melakukan sesuatu untuk mempertahankan kerajaan ini, kita tidak akan pernah melepaskan kerajaan ini bagaimanapun caranya." jawab Ley.


"Lalu apa yang harus kita lakukan, Tuan?" tanya Zen.


"Tentu saja kita akan membuat pertahanan kerajaan ini dengan sekuat tenaga, jangan biarkan mereka melakukan sesuatu yang akan menghancurkan kerajaan ini." jawab Ley.


"Tapi Tuan, Apakah semuanya akan baik-baik saja?" tanya Rey.

__ADS_1


"Aku tidak tahu, tapi yang jelas kita akan mempertahankan semuanya dengan baik. kita tidak boleh membiarkan mereka memasuki kerajaan ini bagaimanapun caranya." jawab Ley.


"Tuan, kemana nona Sya?" tanya Riu karena tak melihat keberadaan Syalila.


Terlihat Ley benar-benar tidak tahu apa yang ada di fikiran sang isteri. "Istriku sedang bermeditasi." jawab Ley.


"Oooo..," jawab mereka serempak.


mereka telah melakukan berbagai cara untuk mempertahankan hutan hijau. karena mereka tak mau menjadi budak bangsa iblis.


beberapa saat kemudian, saat mereka sedang berdiskusi mengenai keselamatan bangsa siluman, tiba-tiba sebuah laporan datang kepada Ley.


"Tuan, bahaya!!" seru siluman kelelawar yang datang dengan terburu-buru dan panik.


"Ada apa, bay?!" seru Ley yang kaget akan kedatangan siluman kelelawar itu.


"Tuan, klan ular sudah berkhianat." lapor Bay pada Ley.


Perkataan yang di katakan oleh bay membuat Ley dan yang lain menjadi kaget. "Apa yang kau maksud, Bay." tanya Ley pada Bay.


"Klan ular berkerjasama dengan klan iblis datang untuk menyerang." lapor Bay.


"Apa!!!" seru mereka serempak.


"Apa maksudmu?" tanya Ley.


"Kelihatannya mereka berusaha untuk menghancurkan hutan hijau, kelompok ular itu berusaha untuk memasuki kerajaan kita, mereka sudah bersekutu dan berkhianat pada kita." jawab Bay.


"Jangan sampai mereka masuk gerbang kita Zhen, Phay!!" seru Ley yang langsung menghilang menuju titik fatal bangsa siluman.


"Baik!" jawab para siluman yang kemudian pergi ke tempat pertahanan.


Ada sesuatu yang di khawatir kan Ley, dimana titik fatal itu ada Syalila yang sedang bermeditasi. dia tak ingin kekasih hatinya terluka. didepan titif fatal itu, Ley sedang mondar-mandir menjaga sang isteri Yang belum keluar.


"Tuan, gerbang siluman telah dihancurkan oleh klan ular dan klan iblis." suara telepati Zhen dan Phay.


Secepat mungkin Ley langsung kegerbang bangsa siluman.


WUSSS....,


Ley yang sudah kembali kegerbang bangsa siluman, disana dia sudah melihat bangsa iblis sudah menyerang bangsa siluman.


DUARRRRRR...


DRERTTTT...


Aura yang berselimut petir dan lilitan api dari seseorang yang datang dengan sombongnya, ya...dia adalah Zarkha. sisi iblis dari Ley.


"Hal..lo.. ragaku." ucap Zarkha pada Ley.

__ADS_1


"Kau!" seru Ley yang melihat Zarkha dengan aura yang menakutkan. aura iblis yang sangat kuat.


"Tuan, kau harus berhati-hati!" seru Riu dari balik punggung Ley.


"Tenanglah." pinta Ley yang merasa tubuhnya tiba-tiba menjadi tak stabil. "Ada apa ini." guman Ley dalam hati.


"Di mana kekasihku?" tanya Zarkha pada Ley.


"Dia adalah istriku, bukan kekasihmu." jawab Ley yang membuat Zarkha murka.


"Dia adalah kekasihku!!!" seru Zarkha yang langsung menyerang Ley.


Peperangan telah terjadi di hutan hijau. klan siluman menyerang klan iblis dengan sekuat tenaga. mereka terlihat bertarung dengan sekuat tenaga, Peperangan yang begitu luar biasa. pertarungan yang mengatasnamakan pengambilan kepemilikan.


Berbeda kali ini adalah saat kaum iblis di bunuh bukannya mereka musna, tapi mereka bertambah banyak. hal itu dikarenakan klan iblis telah melakukan ritua kuno bangsa iblis, yang membuat mereka bisa beranak pinang dalam sekejap mata.


"Hoh..hos..hos." suara kelelahan para bangsa siluman.


"Mereka bertambah banyak!" seru Riu dan Rey yang mulai kehabisan tenaga.


" TRANGG...." suara senjata yang saling beradu.


"Musnalah kalian!!" seru Zarkha yang tiba-tiba mengeluarkan aura gelapnya.


" lKYAAAAAA!!!." suara kaum siluman yang terkena sambaran petir dari ilmu yang dikeluarkan oleh Zarkha.


"Perisai!" seru Ley yang mengeluarkan ilmu segel nya dan membentuk perisai kaca untuk melindungi kaum siluman.


"Percuma. HYAAA!!!" Zarkha yang menambah kekuatannya dan mengakibatkan dinding kaca itu retak.


DUARRRRRR...


DUMMM....


DUARRRT....


DRERTTTTT....


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri

__ADS_1


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan


__ADS_2