
"Mundurlah Putri!" seru Syalila sambil merentangkan tangannya agar putri cantik tidak berlari ke depan ayahnya.
"Apa yang terjadi dengan Ayahanda, Nona Sya!!" seru putra Mahkota Ying Jun kepada Syalila.
"Itu adalah sosok ayahmu yang bersatu dengan iblis." jawab Ley dengan wajah yang tidak menyenangkan.
ke-empat siluman itu langsung menghadang di depan orang-orang Kerajaan Langit, karena mereka tidak ingin para Manusia itu terluka karena serangan iblis yang berada di dalam tubuh Kaisar Fhelip.
"Segel jiwa, dinding penghalang." seru Syalila yang membuat segel untuk Kaisar Fhelip.
Dapat terlihat, kalau tubuh Kaisar Fhelip langsung membeku seketika. karena iblis yang ada di dalam dirinya belum bersatu, sebenarnya hal itu membuat Syalila masih bisa mengendalikan tubuh Kaisar Fhelip.
"Ternyata, Yang Mulia Kaisar Philip suka bersekutu dengan iblis juga rupanya." guman Syalila saat melihat sosok Kaisar Philip, yang keluar dengan aura gelap dan mencekam.
"Hati-hati, isteriku!" seru Ley.
"Kalian mundurlah!" seru Syalila kepada keempat siluman yang ada di depan mereka.
"Kenapa Nona Sya?" tanya ke-4 Siluman kepada Syalila.
"Kalian tidak akan bisa menandingi kekuatan yang iblis itu miliki." jawab Syalila yang kemudian menatap sang suami dan menganggukkan kepalanya.
"Baiklah istriku! kita akan menghabisi iblis itu sekali lagi, agar dia tidak bisa hidup di Zaman ini ataupun masa depan kita." seru Ley yang membuat Syalila tersenyum.
"Tentu, kalau dia hidup kembali! maka kau akan dalam posisi siaga selalu." sindir Syalila yang membuat Ley langsung tersenyum.
Perkataan sepasang suami istri itu membuat orang-orang yang berada di sana merasakan aura cemburu yang sangat terlihat, karena sosok Syalila yang menjadi idola di sana sekarang tiba-tiba mempunyai seorang suami.
"Mengapa kalian menunjukkan kemesraan kalian di depanku seperti ini." ucap Putra Mahkota Ying Jun dalam hati saat melihat kemesraan kedua insan itu saat ingin menyerang ayahandanya.
"Suamiku, kita buat dia merasa kelelahan terlebih dahulu. Kalau tidak dia akan menyerang orang-orang yang berada di belakang kita." seru Syalila.
"Tentu istriku." jawab Ley.
Akhirnya Ley membuat rencana agar sosok iblis yang belum berwujud itu merasakan kelelahan terlebih dahulu, sesaat kemudian Ley meminta bantuan kepada siluman Rubah Merah, Rubah putih, siluman Serigala dan Merak untuk menghadapi sosok iblis yang berada di tubuh Kaisar Fhelip.
Ley dan Syalila harus membuat segel kegelapan, agar sosok iblis itu lenyap seketika. Syalila membaca suatu mantra untuk menyempurnakan segel, sedangkan Ley melindungi sang istri agar tidak mendapatkan gangguan di luar sana, saat mereka sedang melakukan ritual itu, nampak sesuatu yang aneh muncul dari dalam istana Kerajaan Langit, hal itu membuat konsentrasi Syalila dan Ley langsung terpecah, sebuah aura yang sangat Syalila kenal.
"Suamiku, Apakah kau merasakannya?!" seru Syalila kepada sang suami.
__ADS_1
"Tentu istriku." jawab Ley.
"Ternyata mereka sudah menemukan kita." seru Syalila yang terhenti ketika membaca mantra.
"Isteriku, sebaiknya kau berkonsentrasi untuk membuat segel kegelapan untuk memenjarakan iblis itu. Aku akan melindungimu." seru Ley yang kemudian terus melakukan perlindungan untuk melindungi sang istri.
Ketika para siluman tidak bisa menghentikan sosok iblis yang berada di tubuh Kaisar Fhelip, tiba-tiba Kaisar Fhelip langsung menyerang orang-orang yang berada di Kerajaan Langit. hal itu membuat Ley langsung memutar badannya untuk menghalau serangan itu.
Beberapa saat kemudian saat Ley harus membagi tenaganya untuk melindungi sang istri dan menolong para orang-orang Kerajaan Langit. tiba-tiba ada beberapa sosok kekuatan yang langsung menolong orang-orang Kerajaan Langit, hal itu membuat Ley langsung tersenyum.
"Ayahanda, Ibunda." seru Rion, Leon, dan Riu.
seketika Senyum Ley melebar saat melihat ketiga sosok yang sangat dekat dengan dirinya.
"Ayahanda senang kalian sudah berada di sini." seru Ley yang kemudian mengalihkan tenaganya untuk membantu sang istri.
Sedangkan Syalila, dia masih konsentrasi untuk membuat segel kegelapan untuk mengurung sosok iblis yang berada di tubuh Kaisar Fhelip.
Sebuah gerbang hitam yang mulanya kecil sekarang membesar yang berada di atas kepala Kaisar Fhelip. Sebuah gerbang yang dibuat oleh Syalila untuk mengurung sosok pria terkutuk itu di dunia kegelapan, namun apa yang terjadi, sosok kegelapan itu malah menyempurnakan dirinya dan bersatu seutuhnya dengan sang Kaisar. Hal itu membuat Syalila sangat kebingungan.
"Nona Sya, selamatkan kerajaan ini. kurung lah ayahku bersama dengan para iblis itu!!" seru putri cantik yang membuat seluruh orang Kerajaan langsung menoleh padanya.
"Langkah Ayahanda telah salah, karena dia bersekutu dengan iblis untuk meraih kejayaan. hal itu akan membuat Kerajaan ini ini hancur seketika." jawab Putri cantik yang membuat putra Mahkota Ying Jun hanya pasrah, tidak ingin waktu terbuang, Syalila langsung mengarahkan kekuatannya dan meminta bantuan kepada sang Suami.
Kekuatan untuk membuat gerbang kegelapan ternyata membuat Syalila kehilangan setengah auranya.
"Ayahanda, Ibunda!" seru Rion dan Leon yang melihat ibunya kelelahan.
"Kita bantu Ibunda dan Ayahanda." seru Leon kepada Riu dan Rion. hal itu membuat kedua pria itu mengangguk, akhirnya ketiga putra dari Syalila menyatukan kekuatannya untuk membantu itu kedua orang tuanya.
Sedangkan orang-orang yang berada di kerajaan langit mereka adalah sosok manusia biasa yang tidak mempunyai kekuatan sihir seperti yang ada di masa depan.
Pertarungan panjang terjadi, ketika mereka harus mengalahkan sosok kegelapan yang ada di dalam diri Kaisar Fhelip. serangan demi serangan akhirnya membuat sosok Kaisar Fhelip dapat dikalahkan oleh Syalila dan keluarganya.
Syalila mengarahkan iblis itu beserta raga Kaisar Fhelip ke dunia kegelapan dan menguncinya secara abadi. hal itu membuat Kaisar Fhelip menghilang dari dunia itu, pertarungan telah usai dan Syalila merasa senang karena ketiga putranya telah menemukan dirinya.
Sedangkan keempat siluman itu nampak menatap sosok Riu yang sedang berpelukan dengan Syalila, keempat siluman itu kemudian dia menghampiri Riu dan menatapnya dengan sangat intens.
"Apakah kau keturunanku?" tanya siluman Rubah kepada Riu.
__ADS_1
Seketika hal itu membuat Riu langsung menoleh.
"Siapa dia Ibunda?" tanya Riu kepada Syalila.
"Dia nenek moyangmu." jawab Syalila.
"Nenek moyangku?" bingung Riu.
"Iya, dia akar pinang dari dirimu." jawab Syalila yang ngaco, nampak perkataan Syalila langsung membuat siluman Rubah Putih merasa senang dan sedikit tersentil hatinya.
"Apa hubunganmu dengan wanita bermulut cabai ini?" tanya siluman Rubah Putih kepada Riu.
"Dia adalah ibu mertuaku."
Jawaban yang keluar dari mulut Riu membuat siluman Rubah Putih langsung melongo tidak percaya, karena salah satu keturunannya menjadi keluarga dari wanita bermulut cabai yang suka berperang mulut dengan bangsanya. hal itu membuat tawa seketika pecah di antara mereka.
Beberapa hari kemudian
Akhirnya putra Mahkota Ying Jun telah dinobatkan menjadi Raja di Kerajaan Langit, Syalila pun akhirnya membuat segel yang dibantu oleh putra-putranya untuk kembali ke Kerajaan Hutan Hijau.
** bersambung **
Mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- I love you uncle Bastian
-Terlempar ke dimensi kerajaan
-Isteri simpanan bos kejam
-Gairah cinta isteri muda
-One night stand with mister William
__ADS_1