
Yuk kita kembali pada Syalila yang sudah ada di kuda bersama Jendral Zeus.
"Hei tuan tampan." ucap Syalila yg agak keras.
"Ya Nona." jawab Jendral Zeus yang wajahnya nampak malu dengan sebutan yg Syalila ucapkan.
"Ngapain sih kalian menculik aku?" tanya Syalila sambil menatap wajah Jendral Zeus
dari atas kuda.
Jendral Zeus tak mau menjawab pertanyaan Syalila, ataupun menatap wajah Syalila.
karena tak kunjung ada Jawaban, spontan Syalila mendongakkan wajahnya menghadap Jendral Zeus.
"Haddee." ucap Syalila yg mendongakkan wajahnya, otomatis karena terkejut Jendral Zeus spontan melepas pegangan Syalila.
"Kyaaaa..., BUG." teriak Syalila yang sudah terjatuh dari kuda.
Karena mendengar suara orang jatuh, kaisar Xion langsung berhenti. "Ada apa Zeus?" tanya Kaisar Xion.
Belum sempat jendral Zeus menjawab, Syalila langsung berseru. "Tuh kawanmu menjatuhkan aku dari kuda." seru Syalila sambil menunjuk wajah Jendral Zeus.
Dari kejauhan tempat, Kaisar Awan telah melihat Syalila yang di bawa seseorang. "Berhenti!!" seru Kaisar Fhelip.
karena suara keras itu, membuat Syalila, Kaisar Xion dan Jendral Zeus menoleh.
"Ada apa, tuan?" tanya Kaisar Xion.
"Lepaskan calon istriku!!" seru Kaisar Fhelip dan memerintahkan prajuritnya mengepung Kaisar Xion dan jendral zeus.
"Andah salah orang tuan, dia bukan calon istrimu. Namun dia adalah tawanan kami." jawab santai kaisar Xion.
"Enak saja tawanan, aku saja tak mengenalmu." tunjuk Syalila di wajah Kaisar Xion.
"Tuh kan, istriku saja tak mengakui kalau dia mengenal kalian." seru Kaisar Fhelip.
"Dan kau juga, enak saja main ngaku-ngaku jadi calon suamiku. Aku saja di rumah dua kali di pinang tapi blm mau menikah. lha..., malah sekarang main di akui." seru Syalila.
"Kau tak apa- apa kan, istriku?" tanya Kaisar Fhelip sambil tersenyum penuh arti.
"Idih.., males banget, tapi kalau gak akting. bakal jadi tumbal ini." guman Syalila dalam hati.
"Iya ini sayang, masa mereka mau membawaku sih." ucap Syalila dengan suara yang dibuat-buat seolah ketakutan.
"Dasar wanita, suka sekali bermuka iblis." guman kaisar Xion yg telah mendekat di samping tubuh Syalila.
"Mending memanfaatkan hidup dari pada mati di tangan kalian." ejek Syalila sambil memincingkan bibir nya.
__ADS_1
"Tuh kan tuan, sekarang serahkan istriku padaku." seru Kaisar Fhelip.
"Maaf Kaisar, aku tak bisa." jawab Kaisar Xion dan dia mulai mengunakan mantra nya.
WUSSS...,
Dalam sekali hembusan angin akhirnya mereka telah sampai di Kerajaan langit.
"Yahhhh.., kok di sini lagi sih!!" seru Syalila.
"Bawa dia ketempat ritual sekarang, Zeus." perintah Kaisar Xion.
"Whey..wheyyy. Enak aja main numbalin aku." seru Syalila tak terima.
"Cepat Zeus, aku tak mau iblis itu bangkit dan melenyapkan Kerajaanku!" seru Kaisar Xion.
Seketika perintah kaisar Xion membuat Syalila lemas tak bertulang. "Mati aku." guman Syalila dalam hati sambil meratapi ke malangannya.
"KYAAAAAA!!!." teriak Syalila saat di tarik oleh Jendral Zeus ke tempat ritual.
Perasaan seorang gadis telah hancur, rasanya dia ingin pulang ke tempatnya, di rumahnya yang nyaman dan dunianya yang sangat aman namun sekarang....,
Jendral Zeus telah menarik paksa Syalila
"Oh Tuhannn..mimpi apa aku semalam. eh bukan...mimpi aku selama hidupku, masih muda, belum nikah belum dapat ganti pacar setelah putus. eh malah harus berakhir jadi tumbal, auwoooo apes dasar apes." gerutu Syalila yang sedang di tarik paksa.
"Jangan melawan Nona." seru Jendral Zeus yg tetap menyeret Syalila.
"Enak aja kamu bilang jangan melawan katamu, kepalamu peyang kali. Ada orang mau di bunuh kok malah disuruh tenang, tenang jidak mu!" seru Syalila sambil mencoba menarik tangannya.
Sesaat kemudian mereka telah sampai di tempat ritual, wajah Syalila sudah tak karuan.
"Mampus beneran aku." guman Syalila yang sudah lemas.
"Sudah datang, cepat persembahkan gadis penyegel itu." seru Kaisar Xion.
"Baik yang mulia." jawab Jendral Zeus sambil mengendong Syalila dan menempatkannya di sebuah batu kristal yang super besar.
"Lepaskan aku, dasar para lelaki tak berhati dan tak punya fikiran!!" seru Syalila sambil meronta.
"Segel dia!" perintah jendral Zeus pada para tetua yg ada di tempat itu.
Dengan emosi yang mengebu- gebu, Syalila mengucapkan sesuatu. "Aku sumpahi kau Kaisar, suatu saat kau akan jatuh cinta pada ku dan saat itu aku akan menjadi milik orang lain dan kau akan menderita. hingga darahmu akan menetes dari tubuhmu sendiri. merana karena aku." seru Syalila yg meronta-ronta di atas bongkahan kristal itu.
"Hehehe, mimpi saja kau gadis." jawab sang Kaisar yang meremehkan Syalila.
Namun, saat tiba-tiba hembusan nafasnya menyentuh kristal itu, saat kristal itu di usap Syalila dengan tangannya. Beberapa detik kemudian..terlihatlah sosok pria tampan yang berada di dalam kristal itu.
__ADS_1
"Tampannya...," guman Syalila dalam hati sambil menatap lelaki yang ada di dlm kristal, dia terus meniup-niup kristal itu hingga membuat penampakan pria tampan yg lebih sempurna.
"Apa yang di lakukan gadis itu?" tanya Kaisar Xion pada Jendral Zeus.
"Apa mungkin, apa mungkin dia dapat melihat wajah iblis itu, yang mulia." jawab jendral Zeus sambil menatap para tetua yg membuka segel beku pada iblis yg ad di dalam bongkahan kristal besar itu.
Namun seketika Kaisar Zeus mendekati Syalila dan menggores tangan Syalila dengan sebuah pisau.
"KYAAAAAA!!!, apa yang kau lakukan pria kurang ajar, kurang kerjaan!!" seru Syalila yg melihat tangannya yang sudah berlumuran darah.
Namun beberapa saat kemudian angin berhembus kencang dari arah bongkahan kristal yg sudah pecah, sesaat kemudian...,
"KYAAAAAA!!!." teriak kaget Syalila yang terkejut, secara spontan mencium bibir pria itu karena kristalnya hancur dan tak ada pembatas di antara mereka.
Pria yang ada di dalam kristal sudah membuka mata. tatapan mata pria itu menatap Syalila yang ada di depannya.
"Cantik." ucap pria dari dalam bongkahan kristal. Sontak saja itu membuat Kaisar, Jendral dan para tetua menatap ke arah iblis itu.
"KYAAAAAA!!" teriak Syalila lagi yang langsung kabur seribu langkah.
"Bagaimana dia masih bisa bergerak?" guman Jendral Zeus dan Kaisar Xion. yang bisa melihat kelakuan Syalila saat lari dengan kencang.
"Darah kekasihku sangat hangat." guman iblis yang baru keluar dari batu kristal itu.
Secara spontan hal itu membuat semua penghuni kerajaan langit takut karena saat iblis itu bangkit, maka kerajaan langit akan menjadi penguasa yang tak tertandingi.
dengan bantuan iblis itu sebagai senjata paling ampuh, pembunuh nomer satu..dan penghancur yang sangat hebat.
Mata Syalila terbelalak karena penampakan seorang pria tampan yang berdiri di depannya, setelah melakukan ritual darah yang dilakukan oleh kaisar Xion beserta anak buahnya.
"Kenapa bisa seperti ini," guman Syalila saat melihat bongkahan kristal yang dia duduki kini berubah menjadi seorang pria tampan, dengan aura yang sangat menakutkan.
** bersambung **
mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.
- my little wife
- Isteri kesayangan tuan besar
- ku balas pengkhianatan mu
- Mawar hitam berduri
- I love you uncle Bastian
__ADS_1
- Terlempar ke dimensi kerajaan