TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN

TERLEMPAR KE DIMENSI KERAJAAN
Kekuatan misterius


__ADS_3

Di atas kerasnya batu..


kan ada lelehnya air


diatas kekuatan yang hebat


kan ada yang lebih hebat


batu bersandar diatas tanah


menumpuk menjadi sebuah pijakan.


berpahat pada satu kesadaran


yang kan berbuah menjadi keindahan


"Keluarlah kau!!!" seru Zarkha yang sudah kehabisan kesabaran. beberapa saat kemudian angin kembali berembus sepoy yang membawa bayangan seorang wanita.


WUSSS...


"Hallo pria tua." sapa Syalila yang baru menampakkan dirinya. terdengar suara seorang wanita yang sangat dirindukan oleh banyak orang.


"Sya!" seru Zarkha yang kaget dengan kemunculan Syalila. bukan hanya kaget dengan kemunculan Syalila, namun juga dengan penampilan Syalila yang telah berubah menjadi bangsa peri. berambut hitam lurus, kulit yang nampak sangat bersih dan sempurna. juga telinga yang agak runcing. meditasi yang dilakukan oleh salilah benar-benar sangat luar biasa meditasi itu begitu sempurna hingga mampu melahirkan sebuah kekuatan yang sangat hebat.


Ley yang melihat istrinya telah muncul dengan wujud yang berbeda, meditasi dewa itu telah meruba Syalila menjadi tingkat peri abadi.


"Istriku." ucap Ley yang nampak kesusahan bernafas.


"Hem..," Syalila yang tersenyum dan lenyap menuju Ley. tak ada kata saat mereka saling bertatapan yang ada rasa rindu setelah berpisah.


"Istriku, kau telah berhasil!" seru Ley sembari menatap wajah Syalila.


"Hem.., cup." Syalila yang langsung mencium bibir suaminya.


Mereka yang melihat kelakuan Syalila nampak mereka sedikit terkejut, bahkan seorang lelaki yang begitu mendambakannya benar-benar sangat marah ketika melihat semua adegan yang dia lihat dengan kedua matanya.


"Hemm..," Ley yang nampak malu saat di cium isterinya.


"Sya!!!" Zarkha yang tak terima dengan tindakan Syalila.


"Apa, teriak-teriak melulu, dasar pria muda berumur tua. dari dulu sampai sekarang itu kau tidak pernah berubah sama sekali ya tampangmu itu memang mudah tapi umurmu itu udah bangkot dasar terasi tua bau tanah!" bentak Syalila dengan kata-kata yang seperti biasanya memang auranya berbeda kekuatannya sudah berbeda namun cara bicaranya masih tetap sama saja.


"Ups.., mulai lagi kalau nona muncul." guman Rey dan Zhen.


"Sya, kita kembali, kita menikah!" seru Zarkha yang terus berusaha untuk meyakinkan salilah kalau dia adalah pria yang sangat mencintai dirinya.

__ADS_1


"Menikah gundulmu peyang, apa kamu itu tidak punya telinga aku sudah bilang Kan kalau aku sudah menikah dengan pria ini kalau aku mau menikah denganmu Kamu kira aku ini wanita serakah." jawab Syalila sembari berdiri Sambil berkacak pinggang.


"Sya, tinggalkan pria itu. ikutlah dengan ku!" seru Zarkha dengan emosi.


"Ngapain aku harus ninggalin suamiku dan harus ikut denganmu? Aku adalah seorang wanita yang setia Aku tidak akan membagi milikku dengan orang lain Jadi Pergilah dan jangan pernah menampakan wajahmu di depanku!!" seru Syalila yang tetap berkacak pinggang.


"Lebih baik kau bersamaku di klan iblis." pinta Zarkha yang berharap Syalila akan luluh.


"Cek.cek.cek.., di sini saja aku sudah bersama orang-orang yang aneh. tapi kalau aku bersamamu.., maka lebih nampak aneh. di sini walaupun orangnya aneh kalau jadi manusia mereka akan lebih tampan dan lebih cantik darimu jadi jangan memakan waktu dengan mencoba untuk merayuku." jawab Syalila yang di buat-buat.


"Kenapa mereka." seru Zarkha.


"Walaupun suamiku sama tua sepertimu. tapi lebih baik aku bersamanya dari pada bersamamu." jawab Syalila.


"Kalau tak mau bersamaku, maka lebih baik kau tiada!" seru Zarkha sembari mengeluarkan aura kegelapan.


"Dasar pria kempot, sukanya sama bini orang. Apa kamu tidak bisa mencari wanita lain selain berusaha untuk mengganggu istri orang Dasar pria tua menyebalkan tidak tahu diri tidak punya malu." ejek Syalila yang juga mengeluarkan energi nya.


"Lebih baik kau mati, sya!!" seru Zarkha yang membuat Ley nampak ketakutan, takut akan kehilangan istrinya. sekuat tenaga Ley berusaha menghadang kekuatan Zarkha agar tak melukai tubuh Syalila.


BRUKK.., UHUK-UHUK" Ley yang terluka dan menyemburkan darahnya di tubuh Syalila.


"Tidakkkk!!" seru Syalila yang memeluk tubuh Ley.


"Riu, Zhen. lindungi tuan kalian!!" seru Syalila yang marah akibat melihat tubuh suaminya terluka.


"Baik nona!" seru Zhen dan Riu.


"Kita bukanlah siapa-siapa, Zarkha. tapi dia adalah suamiku, orang yang aku cintai. tak akan kubiarkan kau melukai suamiku dan keluargaku!" seru Syalila yang mukanya telah memerah karena menahan emosinya.


"Kalau kau tak bisa kumiliki, maka akan ku musnakan dirimu bersama semuanya!!" seru Zarkha yang mulai mengeluarkan ilmu iblis tingkat tertinggi.


"Cobalah, tak akan kubiarkan kau melukai suamiku dan keluargaku." jawab Syalila sambil tersenyum menatap wajah Zarkha.


"Maka, musnalah bersama mereka!!" seru Zarkha yang mulai tak bisa mengendalikan kekuatannya.


"Maka, kau berangkatlah sendiri bersama rombongan mu." jawab Syalila yang telah memagari para kaum siluman dan Ley agar tak terluka karena kekuatan pengendali bangsa peri yang dimiliki oleh Syalila.


"Terbukalah gerbang kegelapan!" seru Zarkha yang telah membuka kekuatan tertinggi klan iblis.


"Aura suci, pengendali lima unsur." ucap Syalila yang nampak sangat santai. kekuatan kegelapan yang bertarung dengan cahaya suci yang bercampur lima unsur alam, tanah, air, api, angin dan batu menjadi satu hingga sulit untuk di lawan. Sedangkan Zarkha nampak kewalahan, karena satu persatu pasukan iblisnya mulai lenyap.


***


Sepoi angin berhembus..

__ADS_1


mengantar kenangan bersama


Sepoi angin di antara hujan


yang membawa kesejukan


awal hari diantara keletihan


diantara bertahan dan melawan


***


Perjuangan kaum siluman masih lama, belum selesai berperang dengan bangsa iblis. diantara kelelahan yang sudah tak mampu untuk di lawan. kaum siluman ular dan kerajaan bintang kembali menyerang.


bagaikan ibarat menyelam sambil meminum air. klan siluman ular telah menikam mereka dari belakang. klan siluman rubah, serigala, harimau, gagak dan bulus putih sekuat tenaga mempertahankan kerajaan hutan hijau. bagi mereka disanalah tempat tinggal mereka.


"Tuan, kita akan mempertahankan kerajaan kita. kerajaan hutan hijau adalah rumah kami semua!!" seru Zhen, Riu dan yang lain.


"Tentu, kita harus bertahan demi kehidupan kita. kita tidak boleh sampai lemah dan kita tidak boleh sampai kalah dari bangsa iblis!" seru Ley yang berusaha berdiri. pria itu tidak boleh lemah istrinya sedang berjuang dan dia harus memperjuangkan tempat yang sudah menjadi tempat tinggalnya selama ini.


"Tuan, kita akan menghancurkan klan ular dan kerajaan bintang!" seru Rey dan Phay sembari mengangkat pedang kesayangan mereka.


"Hidup kita bersama, maka matipun kita bersama!!" seru Bayzee dan Cross.


"Benar!!" seru Ley yang memulihkan tenaganya. Ley tak ingin melihat istrinya bertarung sendiri mempertahankan rumah mereka. dia juga harus bertahan.


"Aku akan membantu istriku, kalian serang klan siluman ular dan kerajaan bintang." seru Ley.


"Baik!!" seru mereka bersamaan.


** bersambung **


mohon dukungannya di novel baruku, dan jangan lupa dukung novelku yang lain.


- my little wife


- Isteri kesayangan tuan besar


- ku balas pengkhianatan mu


- Mawar hitam berduri


- I love you uncle Bastian


- Terlempar ke dimensi kerajaan

__ADS_1


__ADS_2