Terpaksa Menikah Denganmu

Terpaksa Menikah Denganmu
eps 6


__ADS_3

merekapun bekerja sampai kafe di tutup.##


saatnya kafe ditutup,Amel dan Lila masi membersikan meja,sedang yang lain mebersikan piring yang masi belum diangkat dari meja,Renny mencatat keuangan sekalin belanja untuk keperluan besok.setelah selesai pelayan yang lain pamit sama Amel Dan Lila kekamar masing masing,kecuali Renny.


merekapun duduk di salah satu kursi dan meja.


"Renny,ko kamu ngga istirahat aja!"tanya Amel


"aku belum ngantuk,lagian kalian masi disini mendingan aku temenin"kata Renny kemudian tersenyum


"ngga apa apa kita disini berdua,lagian kamu pasti capek,tapi ngga apa juga kalau kamu nemenin kita,iya kan mel?"


"iya,makasih Renny"ucap Amel yang tersenyum


"Mel,kalau pak amir ketiduran berarti kita tidur disini"


"kenapa harus tidur disini,tidur saja bersamaku"sambung Renny


"hehehe kamu emang baik ya?"ucap Lila


"iya dong!kita kan patner,hehehe"sambung Renny,Amel hanya diam da tertawa melihat Lila Dan Renny tertawa kecil.tiba tiba terdengar suara mobil.


"tuh,pasti pak amir sudah si depan,yuk mel,kita siap siap untuk pulang."ucap Lila


Amel dan Lila pun hendak berdiri namun terdiam seketika melihat Ren yang baru masuk melangkah kearah mereka,Renny pun ikut bangkit ketika melihat Ren


"pak Ren kok balik lagi,ada yang ketinggalan ya pak?"tanya Renny.


Amel dan Lila Hanya saling memandang.kemudian pak amir mucul


"Lil pak Amir,ayo kita pulang"ucap Amel sambil meraih lengan Lila yang ingin cepat cepat pergi karna ada kehadiran Ren


"pak kita pulang diluan"ucap Lila


"pak kita diluan,permisi"ucap Amel lagi,lalu menarik Lila.


belum sampai pintu,Ren menghentikan mereka


"tunggu!"ucap Ren,lalu berbalim badan.


Amel dan Lila berhenti lalu membalikan badan kearah Ren


"drama apa lagi ini,huuh"batin Amel


Ren melangkan mendekat kearah Amel dan Lila


"Lila kamu pulang saja sama pak Amir"ucap Ren yang datar


"pak Ren apa apa'an pasti ngajak aku pulang bersamanya lagi,males banget"batin Amel pasang wajah yang memalas


"tapi pak,kenapa?truss Amel gimana?"tanya Lila


"tidak usah Khawatir,Amel pulang sama saya"


"ooh,iya kalau gitu saya diluan pak,mel,aku pulang diluan ya!"


"iya"jawab Ren


"i iya "jawab Amel


Lilapun pergi disusul pak Amir,Renny masi berdiri merasa aneh sama Ren.

__ADS_1


"tutup pintunya,ayo Mel!"Ren menyuruh Renny untukmenutup pintunya saat Ren dan Amel sudah di luar,lalu Ren memanggil Amel agar segera bergegas.


Amel mengikuti langkah Ren dari belakang dengan wajah yang cemberut,hanya Renny yang dapat melihatnya.Renny hanya tersenyum melihat wajah Amel yang cemberut jengkel.pintu ditutup.##


suasana di dalam mobil,hening,Amel hanya memalingkan muka ke arah jendela mobil,Ren sesekali melirik Amel yang acih terhadapnya


"kamu kenapa?marah?"


"tidak,aku hanya tidak enak kalau kamu selalu mengantarku pulang"ucap Amel tanpa menoleh


"ngga usah tidak enak begitu,bukannya kita sudah berteman?"


"iya aku tau,tapi gimana kata pelayan pelayan di kafe,kalau tau kamu mengantar aku pulang hampir setiap malam,lalu mereka tidak suka kehadiranku "


"kenapa harus perduli dengan mereka,mereka kan tidak tau yang sebenarnya"


"iya tapi.."


"sudahlah tidak usah mikirin mereka"ucap Ren memotong kata Amel,Amel kembali diam.di dalam perjalanan Ren terus berbicara,Amel hanya menjadi pendengar hingga mereka sampai di rumah.##


*pagi


pagi yang cerah,jam menunjukan 06:32.


Amel dan Lila sudah rapi kemudian hendak menunggu pak Amir habis menyuci mobil baru berangkat,sambil menunggu bi inun mempersilahkan mereka sarapan akhirnya merekapun mengikut.


"bi inun,pak Ren sudah bangun?"tanya Lila


"sudah neng,tapi lagi pergi saat pagi pagi skali,mungkin lagi joging !"


"ooh,bi inun tidak ikut sarapan?"tanya Amel


"nanti saja neng,kalau tuan Ren sudah selesai sarapan!"


"kalau gitu bibi kebelakang ya neng"


"iya"jawab Amel dan Lila hampir bersamaan sambil tersenyum.


setelah beberapa menit Amel dan Lila menyentuh makanan Ren sudah muncul tiba tiba di belakang Amel.Lila yang yang melihat kedatangan Ren hanya senyum cengengesan,Amel yang melihat Lila dengan sikap aneh membuatnye merasa bingung


"maaf pak kita sarapan diluan,soalnya kita buru buru!"ucap Lila yang masi dengan senyuman yang aneh


"tidak apa apa,sarapan saja anggap saja rumah sendiri"kata Ren yang mengusap keringatnya dengan handuk berukuran kecil yang melingkar di lehernya


Amel sudah tahu bahwa Ren yang berada di belakangnya namun dirinya tidak ikut berbicara bahkan tidak menoleh.


merekapun melanjutkan makan,sedang Ren sudah pergi ke lantai atas menuju kamar lalu hendak mandi.


sarapan selesai bertepatan dengan kesiapan pak Amir yang ingin mengantar mereka.


Amel dan Lila sudah berada di mobil uang berjalan.


tak lama mobil berhenti di Mall


"Lil,Kok berhenti disini?bukannya kita mau kekafe?"


"iya kita ke kafe kok,tapi nanti kita singgah aja dulu disini soalnya Renny nitipin belanja ke aku,karna Renny lagi malas belanja hari ini!"


"ooh kirain kamu meu nemuin seseorang,aku takut nanti kita telat!"


"hahaha...ngga mungkin aku saja nggk punya kenalan disini kecualai orang orang pelayan"ucap Lila lalu keluar dari mobil di ikuti Amel.merekapun mesuk dan Lila mulai menjelajahi lorong demi lorong demi mendapatkan yang di carinya,sedang Amel awalnya mengekor di belakang Lila namun saat melihat baju gaun yang indah dan cantik, menarik Amel untuk menghampiri akhirnya Amel terpisah dengan Lila.

__ADS_1


Amel terhanyut dengan berbagai macam baju lalu memasuki berbagai ruangan yang di penuhi berbagai model pakaian.jam menunjukan hampir jam 8 di mana kerja di mulai dan kafe di buka.


"waah bajunya cantik cantik ngga ada salahnya jika aku suda gajian aku beli baju di sini"ucap Amel yang sudah memegang satu baju yang di kaguminya sambil tersenyum,lalu Amel melihat jam tangannya


"udah hampir jam 8 kayak nya aku harus pergi"kata Amel,yang masi menggenggam baju itu berharap Lilapun mendengarnya


"madah mudahan baju ini belum dibeli sma orang!"


tiba tiba


"kamu mau?"


Amel menjadi kaget dengan suara yang di dengarnya lalu cepat membalikan badan ternyata Ren


"Ren???kok kamu ada disini,Lila mana?bukannya tadi Lila di belakang aku?"


"hehehe kamu keasyikan milih baju kelamaan jadi Lila tinggalin"


"apa??berarti Lila udah pergi gitu?"


"iya"


"yaah Lila kok tega sih,perginya juga ngga bilang bilang"wajah Amel cemberut


"aku yang menyuruhnya balik diluan,hehehe maaf ya!"


"iih Ren kamu apa apa'an pasti ada maunya nih nyuru Lila pergi diluan kan?"


"ngga ada,aku hanya ingin pergi bareng kamu saja"


"itukan,,,dasar!!"Amel merasa jengkel dengan sikap Ren,Ren hanya tersenyum melihat raut wajah Amel


"truss mau ikut apa masi disini?"sambil berjalan keluar ruangan,Amel terpaksa mengikuti,karna sisa beberapa menit sudah jam 8 waktu kerja.##


setelah sampai Amel langsung mengabil tempat yang sebelumnya.Lila dan Renny hanya senyum senyum melihat Amel yang masi raut wajah cemberut


"kenapa kalian senyum senyum?"tanya Amel


mereka hanya menggelangkan kepala


"Lila kamu kok tega sih ninggalin aku,pergi juga ngga pamit!"


"hehehe maaf,bukannya aku ngga mau,tapi pak Ren sendiri yang menyuruh aku pergi duluan"


"iya tapi kamu pamit ke sama aku"


"maaf Mel,bukannya untung bareng sama pak Ren?"tanya Lila yang tertawa kecil,juga Renny ikut tertawa


"untung bagaimana?yang ada bikin aku tambah sebel"


"Mel,jangan keseringan sebeel sama Pak Ren nanti jatuh cinta loh!"ucap Reni yang masi tertawa kecil


"apa'an!!ngga akan!"


mereka bertiga berhenti mengoceh saat melihat pak Ren yang berdiri di depan pintu ruangannya mengamati mereka.merekapun fokus bekerja namun setelah pak Ren pergi mereka mulai bergurau senda.##


**bersambung


MAAF JIKA CERITANYA MEMBOSANKAN


UNTUK YANG MENYUKAI CERITA INI SAYA

__ADS_1


UCAPKAN TERIKASIH**.


__ADS_2