Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 11


__ADS_3

...ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ...


...………………………………………………………………………...


Happy Reading……


disisi lain Di Mobil tercipta suasana perdebatan besar antara Gabriel, mama tara VS Willo. Alea hanya bisa menonton dia tak ingin ikut campur tentang perdebatan yang sekarang terjadi.


"Hay, bocah Tengil! berani sekali kau menghina putri kesayangan ku di hadapan Nyonya Vio!" bentak Mama tara kepad willo


"Bukan kah kenyataan bahwa Alea lebih baik dan sebaliknya Gabriel sangat buruk" ucap Tanpa ada rasa takut Willo.


"Kau!! berani sekali kau memanggil Buruk!" teriak Gabriel lalu Menepuk bahu Sang papa yang sedang menyetir mobil. "Pa!, hentikan mobil nya. biarkan mereka pulang dengan jalan kaki" ujar Gabriel.


"Benar pa!, mereka telah menghina putri kita jadi mereka harus mendapatkan pelajaran" ucap mama tara membenarkan perkataan putrinya untuk meninggalkan Alea dan willo di tengah jalan.


Papa mazundar hanya bisa menurut kepada Istri dan anak pertamanya. ia menghentikan Mobil di pinggir jalan dan menurunkan Alea dan willona. setelah Alea dan willo turun papa mazundar pun langsung meninggalkan Alea dan willo begitu saja.


"Lea bagaimana bisa kau memiliki seorang Papa seperti dirinya itu? dia tidak pantas di sebut seorang Papa. kewajiban sebagai seorang papa adalah melindungi putri nya tapi dia tidak melaksanakan Kewajiban nya itu" Gerutu Willo yang merasa kesal karena harus berjalan kaki di pinggir jalan raya layak nya orang yang di


Alea terkekeh mendengar gerutuan Sahabat nya yang sedang kesal. "Aku minta maaf atas nama papa willo" kata Alea meminta maaf atas perlakuan Sang papa dan mama tiri, adik tiri nya itu


"Kenapa minta maaf, soal perilaku mereka pada ku? tidak akan ku masukan hati kok lagian mereka itu masih ada hubungannya dengan mu" kata wilo sembari berdiri menunggu taksi yang dia pesan tadi.


"Terima kasih, dan maaf sekali lagi. aku beruntung memiliki sahabat seperti mu Willona" kata Alea tersenyum hangat menatap wajah Sahabat nya. "Iya-iya. sudah selesai taksi nya sudah datang" jawab Willona.


Alea dan Willona pun masuk ke dalam mobil taksi yang sedari tadi di pesan oleh Willona.


"Nona, aku harus mengantar kalian kemana?" tanya sopir taksi itu.


"Emm…ke mall pak" ucap Willona. mata Alea terbelalak setelah mendengarkan ucapan Willona.

__ADS_1


sebenarnya Willona ingin menghilangkan rasa gelisah dalam hati Alea dengan cara mengajak nya Pergi berbelanja ke Mall.


"Willo, kenapa kita ke mall? dompet ku sedang menipis" Bisik Alea tepat di telinga Willona. Sopir itu masih bisa mendengar bisikan itu hanya bisa tertawa kecil.


"Bukan kah kau pernah berjanji pada ku saat ada waktu luang kau akan menemani ku Ke mall, jadi lebih baik kau ikuti aku saja" kata willona.


Alea hanya bisa menuruti apa kemauan sahabat nya karena ia tak ingin berdebat dengan Willo tentang masalah sepele. "hmm…baiklah" kata Alea sembari menghela nafas.


Mobil taksi pun berjalan ke arah Mall di Kota A. Willona merasa senang bisa berbelanja dengan di temani oleh sahabat karib nya.


Sesampai nya di Mall……


Willona menarik Tangan Alea menuju Sebuah Toko Ternama. Setelah memasuki Tokoh itu Willona memilih-milih beberapa Gaun indah.


"Willo, apakah kau akan membeli semua Pakaian itu?" Tanya Alea sembari menatap Beberapa Gaun di tangan Willona.


"Dasar Gadis Tengil, Gaun yang berada di tangan ku ini untuk mu!" Ucap Willona dengan santai.


Mata Alea membulat dengan sempurna, ia terkejut bahwa Gaun yang di pilih Willona Adalah untuknya.


"Siapa yang ingin kau membuang uang. aku memilih beberapa setelan Gaun ini untuk kau pilih dari salah satu nya." kata Willona lalu menempelkan setiap Gaun ke tubuh indah Alea untuk mencocokkan nya.


"Coba yang ini" ujar Willona sembari memberikan sebuah Gaun berwarna pink.


Alea pun menuruti apa mau sahabat nya dan pergi ke ruang ganti untuk mencoba Gaun itu. Tak lama kemudian Alea keluar dengan Gaun itu dengan tersenyum geli.


"Willo, Gaun apa ini? ini terlalu pendek dan aku tidak suka warna nya" ucap Alea kesal dengan pilihan sahabat nya.


Willona tak merespon sama sekali ia malah memberikan Gaun yang lain kepada Alea untuk di coba. "Coba yang ini kelihatan nya bagus" ujar Willona.


Alea telah mencoba Gaun kedua akan tetapi hasilnya tetap sama Alea tak menyukai nya karena terlalu ketat dan seksi. hingga sepuluh kali Alea mencoba beberapa Gaun, dan akhirnya mereka menemukan Gaun yang Cocok di tubuh ramping Alea.

__ADS_1


Gaun itu berwarna putih yang cocok melekat di tubuh berkulit putih dan ramping Alea. membuat Alea semakin Cantik karena memang dia adalah wanita sempurna tanpa ada kekurangan.



gambar visual Alea.


"OMG, you are very beautiful" kata Willona yang takjub akan kecantikan abadi Alea. ia tak bisa berkedip melihat betapa sempurna nya Alea.


"Thank you so much" kata Alea yang tersipu malu seakan-akan masalah yang menimpah nya ia lupakan begitu saja.


"aku sedang membayangkan kemukinan Gio yang di kenal Dingin itu bisa leleh setelah melihat kecantikan mu Alea" Goda Willona membuat Alea tersipu malu walaupun ia tau bahwa perjodohan ini tanpa ada ikatan cinta sama sekali.


Alea tak bisa mengharapkan lebih, ia hanya terpaksa menerima perjodohan ini untuk mengembalikan Akses kekayaan milik sang bunda ke tangan orang yang tepat.


"kau bisa saja!, lagian siapa yang mau jatuh cinta sama pria Arrogant seperti nya" ucap Alea lalu masuk ke dalam ruang ganti untuk melepas pakaian yang ia coba. dan membayar nya di kasir.


"Btw, kapan pernikahan kalian akan di tentukan?" tanya Willona sambil berjalan menelusuri Mall


"Kata papa pernikahan ini akan dilaksanakan diam-diam tanpa ada orang yang mengetahui. kau pasti tau alasan nya kenapa pernikahan nya harus di laksanakan diam-diam. karena semua orang tau bahwa Calon menantu keluarga Kenanzo adalah kakak Gabriel bukan aku jadi mereka tak ingin ada orang yang tau bahwa aku adalah pengantin penganti kakak Gabriel, dan untuk masalah penentuan Pernikahan keluarga kenanzo sudah memutuskan pernikahan akan dilaksanakan minggu depan dengan pernikahan kecil-kecilan" ucap lirih Alea.


"Kau pasti sedih, karena kau selalu memimpinkan sebuah pesta pernikahan yang istimewa dan banyak orang yang hadir. akan tetapi impian mu harus hancur berkeping-keping karena ula Wanita Tua Ba**ngan itu dan saudara tiri mu yang sangat sombong itu" kata Willona.


"Kau benar impian ku sekarang telah hancur, tapi sudahlah lebih baik kita tidak membicarakan tentang ini. aku sudah lelah dan merindukan Muezza" kata Alea sembari menghela nafas panjang.


"Muezza? siapa muezza itu?" tanya Willona yang penasaran siapa muezza


"Hahahhah…muezza itu seekor kucing manis yang kutemukan di tempat kejadian kecelakaan Gio saat malam itu" kata penjelasan Alea.


"Owh…………" ucap singkat Willona lalu nenghadang sebuah mobil taksi.


Bersambung………

__ADS_1


*Btw semangat 'ya guys yang puasa. Author juga puasa jadi semangatin author terus yang biar bisa up walaupun sedang puasa.


...Marhaban-yaramadhan*...


__ADS_2