
kabar mengenai kehamilan Alea sudah tersebar luas ke seluruh dunia, kebahagiaan keluarga Kenanzo muncul dengan adanya kabar baik ini. terutama Gio yang sekarang menyiapkan sebuah acara besar-besaran untuk mengungkapkan ke seluruh dunia bahwa Alea tengah mengandung.
Semua orang disibukkan menyiapkan Acara, termasuk Will dan Levi, yang di bantu oleh willona dan Gresscil. willona dan Gresscil menyiapkan acara, sedangkan Will dan Levi menyiapkan keamanan untuk Gio dan Alea termasuk keluarga besar Kenanzo.
disisi lain, Willona berlarian membawa rangkaian bunga untuk diletakkan di setiap vas bunga di meja makan. "Arghhh..." Tanpa disadari Willona tertusuk duri bunga mawar, Will yang melihat itu pun langsung berlari ke arah willona dan mengengam tangan willona dan ******* darah di jari manis willona yang disebabkan tusukan duri.
Willona terdiam melihat itu, detak jantung nya berdetak kencang tak karuan... mata nya memandang wajah Will yang terlihat khawatir dengan luka nya.
"Apakah sakit?" Tanya Will dengan nada khawatir, dan dijawab gelengan kepala oleh willona.
Will mengambil sehelai sapu tangan di saku nya dan melilit luka willona dengan hati-hati dan berkata.."Lain kali... Berhati-hati lah saat melakukan sesuatu" Ucap Will yang membuat Hati Willona tersentuh.
"Aku tadi tidak tau, jika ada duri di bunga ini. aku kira pelayan sudah mengupas semua duri disetiap bunga mawar putih ini" Ucap Willona sambil menatap bunga mawar yang jatuh ke lantai.
"Aku rasa aku harus mengecek ulang setiap bunga mawar disini!, aku tidak mau sahabat ku terluka karena bunga mawar ini" Willona hendak berdiri, tetapi tangan nya dicekal Will.
"Biar aku yang mengurus bunga mawar ini! kau duduk diam saja disini!" Ucap Will dan menyuruh beberapa pelayan membantu nya untuk mengecek ulang setiap dekorasi untuk keamanan Gio dan Alea.
__ADS_1
Willona terkagum dengan sosok Will yang selalu membantu nya. mata nya terus memandangi Will yang sibuk mengurus dekorasi acara.
"Haishh.... willona apa yang kau lihat?" Gerutu Willona memukul-mukul kepala nya dengan pipi yang tersipu malu.
***
disisi lain Gresscil ngedumel tak karuan karena berdebat dengan Levi. ",Woi pria sialan!?" Teriak heboh gresscil ke arah Levi.
"Bisakah kau tidak cerewet hari ini!!" Kesal Levi sembari menutup mulut gresscil yang sedari tadi tidak bisa diam, rasanya gendang telinga nya hampir meledak karena suara nyaring gresscil.
"Lepaskan aku!!" Ketus gresscil sembari mendorong Levi lalu pergi begitu saja.
"Dengar kan aku! jangan biarkan orang tak dikenal masuk begitu saja. lakukan sistem pengecekan! aku tidak ingin ada musuh masuk dengan sangat mudah dan mengacaukan acara!. dan ya tugas kan Semua pasukan untuk menjaga keamanan acara. acara ini sangat penting bagi keluarga Kenanzo, jangan sampai kalian lalai dalam penjagaan" Ujar Levi dengan nada tegas kepada anak buah Gio yang ditugaskan untuk menjaga keamanan.
"BAIK TUAN LEVI!!" Jawab serentak anak buahnya.
"BAGUS!!!" Levi membentuk sistem keamanan yang sangat susah untuk ditembus oleh musuh. Levi tidak ingin acara ini akan kacau karena musuh yang sedang mengintai.
__ADS_1
"Lev! katakan pada ku! apakah kau sudah membentuk kelompok keamanan untuk menjaga keamanan diluar acara?" Tanya Will yang menghampiri Levi.
Levi mendengar pertanyaan Will pun hanya cengengesan, karena ia belum membentuk sistem keamanan di luar acara. "Will hal itu kau urus saja ya? aku sangat lelah untuk mengurus hal itu. aku sudah lama tidak bermain di club bersama banyak gadis cantik" Ucap Levi membayangkan jika dia sedang dikelilingi gadis cantik di club.
"ARGHHHH!!!" Levi meringis kesakitan ketika Will mencubit pinggang nya.
"DENGAR! ACARA INI SANGAT PENTING BAGI KETUA! JANGAN SAMPAI ADA MUSUH MASUK BEGITU SAJA. KAU TAU SENDIRI KETUA MEMILIKI MUSUH YANG BEGITU BANYAK. APALAGI NONA ALEA DIKELILINGI ORANG-ORANG YANG SELALU MENYAKITI NYA. JANGAN SAMPAI KITA LALAI DALAM ACARA INI MENGERTI!!?"
"KAU BENAR WILL, KITA TIDAK BOLEH LALAI. Tapi.... setidaknya kita berbagi tugas" ucap Levi dengan full senyum.
"Lo kira gue ngk ada kerjaan gitu? terus Lo kira gue ngk cepek gitu? gue juga ngurus sistem keamanan IT, gue juga ngurus keamanan sistem klan. Lo jangan mancing emosi gue, gue juga ingin seneng-seneng" Ucap Will dengan kesal.
"gini rasanya pen pindah ke mars" Levi menggerutu Tak jelas.
"Serah Lo!" Kesal Will lalu pergi, ia tak ingin berdebat dengan Levi hari ini.
Mereka berdua kembali melanjutkan pekerjaannya masing-masing. dan mereka kembali disibukkan dengan Begitu banyak tugas.
__ADS_1
Bersambung....