
Masih berada di acara Gio, semua orang disana tertawa ria, berdansa bersama-sama, mendengar alunan musik. sehingga membuat acara itu semakin istimewa dan megah.
disisi lain Will berdiri di pojokan memandang willona dari jauh yang sedang bercanda ria bersama Alea dan Gresscil. mata nya terus-menerus memandang willona, tiba-tiba ia dikejutkan dengan adanya sebuah tangan yang menyentuh bahu nya sehingga dengan cepat Will berbalik dan menodongkan senjata nya.
"Tu-tuan..."
ternyata itu adalah Gio. dan dengan sigap Will menurun kan senjata nya dan cengengesan tak jelas karena berani mengangkat senjata nya ke arah Gio sebagai Tuan nya.
"Tuan apa tuan membutuhkan sesuatu hingga Tuan datang menemui ku?" Tanya Will menghilangkan rasa takutnya Karena ia berani mengangkat senjata nya.
Gio tak menjawab, malahan Gio menatap Will dengan tatapan tajam yang membuat Will takut melihat nya. Akan tetapi beberapa detik kemudian Gio menyerahkan sebuah kotak kecil kepada Will, yang membuat Will kebingungan.
"Ambil itu!" "Bukak kotak itu!"
Ucap Gio dengan tegas dan Will pun mengambil kotak itu, dan membuka nya. ia sedikit bingung karena isi kotak kecil itu adalah sebuah cincin emas yang harga nya miliyaran. Will menatap gio dengan fikiran yang entah kemana.
"Astaghfirullah Tuan... istighfar. sadar Tuan kita sesama jenis, dan saya masih lurus tuan. dan Tuan akan menjadi seorang ayah janganlah tuan salah jalan dengan menyukai sesama jenis" Ucap Will tak karuan.
"Pplakkk" Gio memukul kepala Will hingga Will meringis kesakitan
"KAU KIRA AKU INI PRIA GAY!!!??? BERANI SEKALI KAU MENGANGGAP KU SEORANG GAY!!!" Gio hampir saja meledak mendengar Will menganggap nya dia seorang gay.
"Ti-tidak Tuan! saya tadi hanya salah bicara saja" Ucap Will gelagapan.
__ADS_1
"Baiklah... tapi dengarkan aku baik-baik!" Ucap Gio dengan tegas kepada Will dan Will pun mengangguk mengerti.
"Beberapa hari ini ku lihat kau selalu memandang Willona, dan aku tau kau menyukai nya! maka naik lah ke panggung lamar dia dengan cicin itu!" Ucap Gio yang membuat Will terharu untuk pertama kalinya dia melihat sisi baik Seorang Gio.
Selama ini Will menganggap gio seperti saudaranya, dan sekarang dia memberanikan dirinya untuk memeluk Gio. lalu Will berkata dengan gugup "Ta-tapi Tuan... bagaimana jika Willona menolak ku, aku takut dia menolak ku dan menjauh dari ku" Ucap Will dengan fikiran negatif nya.
"Kau berani dalam membunuh musuh! tapi kau takut untuk melamar seorang gadis! cihhh bagaimana aku bisa memperkerjakan pria yang penakut seperti mu!" ejek Gio.
"Tunjukkan pada ku kemampuan mu! dengan melamar willona maka akan aku akui jika kau teman lama ku dan tangan kanan ku" Tantang Gio yang membuat Will berani dan bersemangat untuk naik ke panggung.
"BAIKLAH! akan aku tunjukkan jika William Cooper pantas menjadi tangan kanan mu Tuan" Ucap Will dengan lantang dan melangkah menuju ke atas panggung dengan hati yang sedikit gugup.
Sekarang Will sudah di atas panggung tangan nya membenarkan jas hitam nya, sehingga smeua orang yang berada disana menatap Will dengan tatapan memuja. sebelum Will mengatakan sesuatu sesekali dia menatap Gio yang berada jauh dari panggung dia sedikit gugup tapi Melihat seulas senyum Gio membuat Will yakin jika dia bisa mendapatkan wanita yang selama ini sudah berada di hati nya.
mendengar nama nya di sebut, willona pun menatap Will dari panggung dengan tatapan tanda tanya. yang membuat Will sedikit takut jika Willona akan menolak nya.
"Aku tidak tau bagaimana cara ku bicara, tapi terus terang saja. saat aku pertama kali melihat mu entah kenapa aku merasa nyaman di dekat mu. saat kau bicara dengan ku, rasanya hati ku terasa nyaman dan damai. entah sejak kapan aku merasakan perasaan ini? tapi aku benar-benar mencintai mu Willona. aku tidak bisa berkata romantis seperti di film-film yang kau sukai tapi aku hanya bisa bicara jujur dengan apa yang aku rasakan sekarang" Ucap Will dengan apa adanya.
kemudian Will turun dari panggung dan menghampiri Willona yang terdiam. ia membuka kotak kecil yang berisikan cicin mas kepada willona dan Will berkata...
"Will you marry me?" tanya Will dengan gugup di hadapan semua orang.
"Yes. I want to marry you" jawab willona
__ADS_1
jawaban willona membuat Will bahagia rasanya ini seperti mimpi, hingga tanpa sadar Will langsung memeluk willona. dan semua orang yang berada di sana bertepuk tangan, lalu Will memasangkan cincin emas itu di jari manis willona dengan sangat hati-hati.
Willona tersipu malu dan bersembunyi dipelukan Will yang membuat orang-orang disana ikut bahagia. semua orang disana bertepuk tangan dan ikut terharu dan hanyut terbawa perasaan melihat kemesraan Will dan Willona
"Heyy Will...jangan berani kau memeluk sahabat ku willona! sebelum kau menikahi nya. dan ya jika aku mendengar kau membuat sahabat ku willona menangis, maka sepatu ku akan melayang ke wajah mu" ancam Alea kepada Will yang tak main-main.
"Siapp Nona Alea. saya akan segera menikahi sahabat anda...anda tidak perlu khawatir. kan ada Tuan yang akan membayar semua biaya pernikahan nya. benarkan Tuan??" Will menaik turun kan alis nya menatap Gio.
Gio hampir tersedak mendengar ucapan Will untung saja disana ada Alea jika tidak ada mungkin Will sudah babak belur ditangan Gio. "Awas saja kau!", Umpat Gio dalam hati.
"Nona Alea saya tidak akan membuat sahabat anda menangis, aku hanya akan memberinya kebahagiaan hingga nafas terakhir ku" Ucap Will sungguh-sungguh membuat Alea senang jika Willona tidak sendiri lagi.
"Baiklah..." Alea tersenyum hangat dan menyetujui Ucapan Will.
"Hishhh Will kau jahat!! kau bilang kau akan menjadi jomblo selama nya tapi kau meninggalkan aku sendirian yang jomblo ini, tapi aku ikut senang jika kau senang" Iri Levi yang sejak tadi diam. dan memeluk teman bertengkar nya yaitu Will.
"Hallahhh...Lo kan buaya darat, mana bisa kau menetap menjadi pria setia" Ejek Will kepada Levi.
"Uhuk uhuk..." Levi tersedak mendengar ucapan Will...
mereka kembali aduh mulut. mereka tidak pernah akur di setiap pertemuan. Sekaran g mereka berdua sedang berdebat seperti Tom and Jerry Alea hanya tertawa saja melihat itu yang membuat Gio ikut bahagia melihat tawa Alea.
"Jika kau tersenyum kau terlihat sangat cantik" Bisik Gio tepat di telinga Alea yang membuat Alea tersipu malu.
__ADS_1
Bersambung......