Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 28


__ADS_3

...ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ...


...…………………………………………...


Alea yang berada di kamar mandi karena merasa malu karna ulah Gio. Pipi nya merah menahan rasa malu. Seketika Cium*n itu menghilangkan rasa sedih dalam hati nya.


"Apa yang aku lakukan tadi?" Tanya Alea pada dirinya sendiri.


Alea masih bisa merasakan Cium*n tadi. Ia menyentuh bibir nya yang basah dan berwarna Pink mudah itu sembari mengingat-ingat kejadian tadi.


"Nona... apakah anda di dalam?" Tanya Seorang pelayan yang datang ke kanar Gio.


"Iya. Ada apa 'ya?" Tanya Alea sembari membuka pintu kamar mandi lalu menghampiri Pelayan yang berdiri di depan pintu kamar Gio.


"Nona anda di panggil Tuan Gio untuk turun ke Bawa" Ucap Sopan pelayan.


"Baiklah kalau begitu. aku akan menganti pakaian ku terlebih dahulu, kamu pergi lah dulu aku akan turun sendiri" Ucap Sopan Alea kepada Pelayan itu.


pelayan itu pun pergi meninggalkan Alea di dalam kamar. sedangkan Alea pergi membersihkan diri karena pakaian nya kotor akibat dari pemakaman Sang papa.


***


Disisi lain di ruang tamu terlihat seorang wanita Tua duduk tenang di sofa dengan tongkat jalan di tangan nya. Beliau adalah ibu dari Papa Erland yang artinya nenek Gio. Beliau bernama Dianara Kenanzo istri dari Kakek Gio yang telah lama meninggal.


Gio menghampiri Sang nenek yang duduk manis di sofa. Oma Diana menatap Gio yang duduk di kursi roda, tatapan nya sedih melihat cucu kesayangan nya harus hidup dengan kursi roda.


"Cucu ku sayang" Ucap lirih Oma diana.


"Iya Oma" Kata Lembut Gio memegang kedua tangan keriput Oma diana dengan Lembut.


"Oma rindu Kamu Cucu ku" Oma diana merangkul Gio dengan erat dengan suara gemetar.


"Gio juga rindu Oma" Ucap Gio sepenuh Hati.


Mereka berdua berpelukan beberapa saat lamanya. Mereka juga mengutarakan rasa rindu mereka dengan cara berpelukan. pelukan hangat yang sangat dirindukan Gio selama ini.


"Arka juga mau di peyuk" Ucap manja Arka.

__ADS_1


"Haish…kau ini. mengganggu saja Bocil" Ejek Gio memanggil Arka dengan sebutan Bocil.


"Oma. Gio mengejek ku" rengek Arka layaknya anak kecil.


Jujur saja Arka juga sangat tampan sama seperti Gio. hanya saja Arka adalah seorang playboy cap kakap, dan Childish. Bukan hanya itu saja ia juga pria yang ceroboh, cerewet, dan tengil.


Contoh nya dua tahun yang lalu Gio menyuruh Arka untuk menjemput nya ke Bandara internasional di Singapura, Tapi bukan nya Arka ke bandara tapi ia malah nyasar di Rumah sakit jiwa.


Dan bukan hanya itu saja. Arka juga pernah tersesat di tengah hutan saat ia berkema di masa Sma nya dulu hingga menangis karena takut walaupun dia adalah seorang pria tampan tapi nyali nya hello kitty.


Alea menuruni anak tangga dengan mengenakan Gaun polos Berwarna Olive. Wajah tanpa polesan Make up membuat nya semakin cantik.


Oma Diana merasa bingung dengan adanya kehadiran Gadis berparas Cantik yang sedang menuruni anak tangga. Oma Diana manatap Gio yang menandakan ia ingin penjelasan siapa Alea.


"Oma Alea adalah istri ku" Kata Gio dengan nada santai.


Oma Diana menatap Alea dengan raut wajah bahagia. Karena sudah sejak lama ia sangat ingin melihat Cucu nya menikah dengan seorang Gadis. "Cucuku Gio, Kamu sangat pandai dalam memilih seorang Istri" Kata Oma Diana yang masih menatap Alea.


"Kemarilah Istri Cucuku" Ujar Oma Diana sembari menepuk Sofa.


Alea menghampiri Oma Diana dan duduk di sebelah nya. Alea merasa Canggung sekaligus ia masih berduka atas kepergian Sang papa.


"Alea Briella Claudine Ellora, Oma." Jawab Alea memperkenalkan diri nya.


"Nama yang sangat Cantik, secantik pemilik namanya" Puji Oma Diana Menganggumi Kecantikan Alami Alea.


"Alea yang memiliki arti rendah hati, sedangkan Briella memiliki arti keindahan, lalu Claudine artinya Lemah. dan Ellora artinya Kecantikan abadi. Setiap nama mu memiliki arti yang indah " Puji Oma Diana.


"Terima kasih Oma" Ucap Alea.


Kini Oma Diana beralih ke Gio. Oma Diana Menatap Gio dengan tatapan nanar. "Gio mendekatlah" Ujar Oma Diana.


Gio pun mendorong kursi roda nya menghampiri Oma Diana yang duduk di sofa. setelah Gio berhadapan dengan Oma Diana dan....


"Aarrghhh…Oma sakit, omah" telinga Gio di tarik Oleh Oma Diana.


"Hahhahhah…Kenak Azab Lo" Ejek Arka melihat Gio di jewer oleh Sang Oma.

__ADS_1


"Dasar Sepupu Lucknut! awas saja kau...Arrghhh Omah." Teriak Gio semakin mengebuh.


"Oma apa kesalahan Ku?" Tanta Gio yang masih meringis kesakitan.


"Kau tidak memberi tau Oma tentang pernikahan mu itu adalah kesalahan mu yang pertama, Dan kesalahan kedua mu adalah tidak mengundang Oma di dalam pernikahan mu" Jawab Oma Diana.


"Oma, pernikahan kami disembunyikan karena ada alasan yang tertentu Oma. Dan Cerita nya sangat panjang untuk diceritakan" Alea lah yang menjawab dengan nada Lembut.


Oma Diana melepaskan tangan nya yang digunakan untuk menjewer Telinga Gio. Oma Diana kembali Terpaku melihat Kesopanan Alea.


"Alea apa kau habis menangis? mengapa Mata kamu sembab? Apa Gio membuat mu menangis? Biar aku menjewer nya" Kata Oma Diana sembari menunjuk Gio.


dengan Cekatan Alea memegang Tangan Oma Diana yang hampir menjewer telinga Gio kembali. "Tidak Oma. Gio tidak membuat ku menangis" Jelas Alea dengan sopan.


"Lalu mengapa Mata kamu Sembab?" Tanya Oma Diana kembali.


Alea menatap Gio sebentar, lalu ia menjawab. "Mata Alea sedang Sakit Oma. tadi Alea memberi Obat tetes ke Mata Alea maka dari itu mata ku Terlihat sembab" Alea berbohong karena ia tak ingin mengingat kejadian buruk yang menimpa nya.


"Apa kau tidak bohong Alea? aku bisa melihat dari mata kamu bahwa kamu sedang mencoba membohongi ku" Kata Oma Diana.


"Oma benar, Alea berbohong. Sebenarnya Alea sedang berduka Oma, Atas tiada nya Papa Mazundar yakni Ayah mertua ku" Jawab Gio dengan raut wajah dingin.


Oma diana Kembali menatap Alea lalu mengecup kening Alea. Lalu ia berkata... "Sayang terkadang kita harus kehilangan orang yang kita sayangi. Ingat! di dunia ini tidak ada yang abadi. Kamu tidak sendiri sayang, ada kami semua bersama mu" Kata Oma Diana sembari membelai rambut Alea.


Hati Alea menghangat ketika Oma diana mengecup kening nya dan membelai rambut nya secara lembut. Hati nya terasa tenang ketika mendengar Kata-kata itu.


"Hay, kakak Ipar. aku Arkanan Kenanzo sepupu Kakak Gio yang paling Ganteng di seluruh penjuru dunia" Sapa Arka kepada Alea dengan senyum kengengesan.


"Hay juga Arka" Sapa Balik Alea dengan senyum manis.


"Wuahhh…Kakak ipar ku ini sangat Cantik, lembut dan baik. Tapi Sayang dia harus menikah dengan Kakak Ku Gio yang arrogant dan menjengkelkan" Sindir Arka Terang-terangan.


"Dasar Sepupu Lucknut!!!" Bentak Gio bergema di seluruh mension.


"Wuekkkk…Mau mukul? Tangkap aku dulu" Ejek Arka lalu berlari Ke kamar nya dengan membawa Koper di tangan Nya.


Alea terkekeh melihat perdebatan antara Gio dan Arka. Baginya perdebatan itu layaknya anak kecil. "Oma. Oma pasti lelah, Mari aku antar ke kamar Oma" Kata Alea membantu Oma Diana berjalan.

__ADS_1


Hati Gio tentram ketika melihat Alea menuntun Oma Diana Masuk ke dalam kamar Khusus untuk Oma Diana. Gio mendorong kursi roda nya menuju lantai atas karena ia merasa letih.


Bersambung……………


__ADS_2