Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 69


__ADS_3

matahari menyelinap masuk ke dalam kamar Alea yang tengah tidur pulas, matahari terlihat sangat cerah pagi ini. perlahan-lahan mata indah itu perlahan membuka, kedua mata Alea ia pejamkan berulang kali menatap jendela yang menampakkan pemandangan pagi yang luar biasa.


Alea sangat kagum ketika melihat dihadapan nya sudah ada begitu banyak karangan bunga, dan hadiah-hadiah yang banyak. bunga-bunga disana adalah bunga kesukaan Alea. perlahan Alea beranjak bangun dari tempat tidur nya yang luas dengan hati-hati karena kandungan nya semakin membesar saja.



"indah sekali..." kata alula memangku sebuah karangan bunga mawar, sembari menatap buket bunga lainya.


Alea melihat sebuah surat yang berada di setiap buket, perlahan jari jemari nya mengambil surat itu dan membaca isinya. surat itu bertuliskan seperti ini.


I love you Alea, thank you for coming into my life. and thank you for the happiness you bring to you. I am very happy to have a wife like you, especially the two of us will be a father and mother of the baby you are carrying. and this month is the ninth month of your pregnancy, I can't wait for the arrival of our baby. I really love you


itu isi dari dalam surat itu, dengan membaca surat itu ada rasa haru didalam hati Alea. air mata bahagia jatuh membasahi pipi chubby Alea, ia tak pernah membayangkan akan mendapatkan kebahagiaan sebesar ini.


"I love you too" alula memelus surat itu sembari memejamkan kedua matanya.


sebuah tangan mengelus rambut Alea dengan sangat lembut, perlahan dia memeluk tubu Alea yang duduk dan Alea tersenyum. ia tau siapa yang sekarang memeluk nya manja.


"Gio..." alula menangkup wajah gio dengan sangat lembut.


"hm..." Gio membenamkan wajahnya begitu manja di leher Alea.


"Aku minta maaf...aku tidak bisa membawakan boneka-boneka untuk mu, karena waktu itu sudah sangat malam. hingga semua mall dan tokoh tutup" jawab gio dengan tangan yang menyelinap masuk kedalam gaun Alea.


"it's okay gio..." Alea tetap mengelus kepala gio dengan lembut.


"Aku tetap senang kok, melihat rangkaian bunga ini" jawab alula sembari mengecup pipi Gio dengan bibir nya.


Gio mengelus perut Alea, kemudian gio mengecup perut itu dengan sangat lembut. Gio juga bisa merasakan sebuah gerakan dari dalam perut Alea.


"papa minta maaf ya, tidak bisa membawakan boneka untuk mu. tapi papa janji akan membawakan boneka-boneka yang lucu untuk mu ketika kamu sudah lahir ke dunia ini. papa juga janji akan menjaga kamu hingga akhir nafas papa nanti sayang" kata gio mengelus perut Alea.


"Iya papa, baby juga sayang papa" Alea menirukan suara anak kecil, ia berpura-pura menjadi bayi yang dikandungnya


"Ayo turun kebawah, baby nya sudah lapar" ucap alula sembari mengelus perut nya seolah-olah merasa lapar.


"Tapi aku ingin makan masakan mu" Alea memasang wajah yang mengemaskan.


"Aku tidak bisa memasak Alea, biar bobok saja yang memasak" Jawab Gio terus terang jika selama ini ia dibesarkan oleh kemewahan sehingga ia sendiri tidak pernah menginjakkan kakinya ke dapur.


"Hm..." Alea memasang wajah sedih yang membuat Gio gelisah.


"Why?.." gio menangkup wajah Alea kemudian memberikan kecupan manis di bibir Alea.


"Baiklah aku akan memasak untuk mu, tapi kamu harus mengajariku" jawab Gio yang terpaksa memenuhi keinginan istri kecil kesayangan nya itu.


"I love you" Alea begitu bahagia, hingga memeluk Gio dengan penuh semangat yang membuat Gio ikut terkekeh melihat tingkah lucu istri nya ini.


"Come on" alea menarik tangan Gio untuk turun kebawah menuju dapur dengan penuh semangat.


"Pelan-pelan Alea" Gio kewalahan melihat Alea yang berlari senang ke arah dapur.



"Tuan, nona Alea...apa anda membutuhkan sesuatu?" tanya bik Maryam mantap Alea dan Tuan muda nya.


"Kalian semua pergilah, biar aku yang mengurus semua masakan nya." Ucap Gio dengan wajah yang sedikit malu tetapi ia berusaha mencoba menutupi rasa malu nya dengan wajah dingin.


semua pelayan disana pun saling menatap, ia begitu heran, gio akan memasak itu tidak mungkin. karena mereka sudah sangat lama tau jika tuan nya itu tidak pernah menginjakkan kakinya ke dapur. dan untuk pertama kalinya mereka mendengar Gio akan memasak, mereka membayangkan Gio yang tak pernah memegang bahan-bahan dapur bagaimana bisa dia memasak satu hidangan.


"Ti-dak Tuan...biar kami semua saja yang memasak, nona Alea ingin apa? kamu akan memasakkan nya untuk nona" jawab bik summy dan bik Maryam dengan sangat kompak.


"Aku ingin chicken Alfredo dan steak, tetapi buatan tangan Gio bik..." jawab Alea sembari mengelus perut nya.


melihat itu, seluruh pelayan tau jika nona mereka Alea tengah mengidam masakan yang harus dimasak oleh tangan Gio sendiri. Mereka cukup bingung gio memasak bagaimana jika masakan itu tidak enak dan tidak baik untuk nona mereka.


"Tenang saja bik, ada aku. aku akan membantu Gio memasak. kalian semua pergilah beristirahat. aku akan memanggil kalian jika masakan Suami ku Gio sudah matang" Jawab Alea dengan senyuman.


"Ba-baiklah nona" jawab serentak seluruh pelayan. kemudian mereka semua pergi meninggalkan Alea dan Gio berdua didalam Dapur.


disisi lain Gio nampak bingung yang baru pertama kali masuk kedalam dapur. ia sendiri tidak tau apa kegunaan bumbu-bumbu disana, tetapi disisi lain ia harus memenuhi setiap apa yang diinginkan oleh istri nya.


'Tenang gio, jika kau bisa menembakkan peluru hingga tepat pada sasaran lawan. mengapa aku tidak bisa memasak di dapur. tentu aku bisa' gumam Gio.



"let's begin?" tanya Alea menatap Gio.

__ADS_1


Gio menangkup wajah cantik Alea. kemudian mengecup bibir nya untuk kedua kalinya, ia mengelus pipi chubby yang lembut itu kemudia ia berkata...


"Tentu...ayoo" seru Gio dengan senyum nya.


"Pertama kita akan memasak chicken Alfredo kesukaan ku. dan yang kedua adalah steak kesukaan mu" jawab Alea.


"Oke sayang..." Goda Gio yang membuat Alea tersipu malu.


"Kamu cincang bawang bombay dan bawang putih, dan aku akan fillet daging ayam" kata Alea sembari mengambil kedua jenis bawang itu kepada Gio.


"Baiklah, ini sangat mudah" jawab Gio dengan sangat pede.


Alea memang sengaja memberikan tugas yang mudah untuk gio, keramat ia tau Gio belum Pernah memasak selama ini. terlebih lagi gio juga belum tau apa fungsi bumbu-bumbu disana maka dari itu Alea akan membantu nya.


Alea menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk membuat chicken Alfredo


Bahan-bahan:


•spaghetti


•2 buah dada ayam yang sudah di fillet dan sudah di marinasi


•1 bawang Bombay


•2 bawang putih


•1 kaleng jamur ( biasanya author pakek jamur kaleng )


•cooking cream


•susu cair


•garam


•lada hitam


•kaldu jamur


•thyme


•basil


•olive oil


•butter


•keju cheddar ( keju parut )


( Yuk belajar masak bareng koki Alea dan koki gio bersama author juga dong hehehe >,< )


Cara membuat:


Langkah 1


Lelehkan sedikit butter di teflon, lalu masak ayam sampai matang kedua sisi. Lalu potong-potong sesuai selera. dan Sisihkan.


Langkah 2


Menggunakan teflon yg sama, lelehkan butter lagi untuk menumis bawang bombay dan bawang putih sampai wangi.


Langkah 3


Masukkan jamur, masak hingga layu


Langkah 4


Masukkan cooking cream dan susu sampai kekentalannya sesuai selera. Susu jangan terlalu banyak agar tdk keence



ran. Dan masukan air rebusan pasta sedikit. Aduk rata


Langkah 5


Bumbui dgn garam, lada hitam, kaldu jamur, thyme, basil, parsley, bubuk bawang putih, dan bubuk bawang bombay. Aduk rata


Langkah 6

__ADS_1


Masukan keju cheddar parut, aduk rata. Lalu koreksi rasa.


Langkah 7


Masukan ayam yg sudah dipotong-potong. Aduk rata.


Langkah 8


Masukan spaghetti yg sudah direbus. Aduk sampai merata.


Langkah 9


Sajikan di piring, taburi parsley sebagai garnish.



masakan Gio pun matang dengan sempurna, aroma dari chicken Alfredo itu terlihat sangat sedap membuat Alea tidak sabar untuk memakan dan melahap nya. disisi lain Gio nampak bangga karena dapat membuat hidangan untuk pertama kalinya.


"Humm...wangi sekali, kelihatan nya enak" Alea menciumi bau masakan Gio seperti anak kecil yang sudah tidak tahan lagi dengan lapar.


"Tentu saja, yang memasak adalah koki Gio" Jawab Gio dengan tampang yang sombong sembari menoletkan cream ke pipi chubby Alea.


"Gio...awas kamu ya" Alea membalas toletan itu dengan cream juga. mereka berdua terlihat sangat romantis untuk itu.


"Sudah-sudah, kamu belum memasakkan aku steak" gerutu Alea.


"Oke sayang cupp---" Gio mencium bibir Alea untuk ketiga kalinya.


"Pertama siapkan japanese Wagyu rib eye" ujar Alea dan dijawab anggukan oleh Gio.


Bahan-bahan:


- 250 gram daging sapi, iris sesuai selera


- 4 siung bawang putih (haluskan)


- Bubuk merica (secukupnya)


- Garam (secukupnya)


- Gula (secukupnya)


- Bubuk kaldu daging sapi (sesuai selera)


- Kecap manis (secukupnya)


- Minyak goreng (secukupnya)


- 1 buah jeruk nipis, peras airnya


- Air


Cara membuat:


•Lumuri daging sapi dengan jeruk nipis dan diamkan kira-kira selama 5 menit.


•Siapkan wajan.


•Lumuri daging sapi dengan bumbu halus, garam, merica bubuk, kaldu daging bubuk, kecap manis dan sedikit gula.


•Olesi daging dengan minyak sesuai selera lalu panggang di atas wajan datar.


•Bolak-balik daging hingga matang secara merata.


•Biarkan bumbu meresap dengan baik di dalam daging, tambahkan pula sedikit air dan biarkan bumbu mengental.


•Jika sudah matang, angkat steak lalu sajikan di piring saji.


•Sajikan steak dengan bahan pelengkap sesuai dengan selera.


• Tambahkan juga saus tomat atau sambal atau saus BBQ sesuai dengan selera.



hidangan kedua yang dibuat oleh Gio pun sudah matang. aroma nya terlihat sangat lezat dan tampilan nya terlihat sangat mewah yang membuat Alea sudah tidak tahan lagi untuk memakan nya.


"Gio aku sudah tidak sabar memakan nya.." kata Alea sembari memeluk tubuh Gio.

__ADS_1


"Cup----" Gio mengecup bibir Alea untuk keempat kalinya.


bersambung.....


__ADS_2