Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh

Terpaksa Menikahi Sang Ceo Lumpuh
Eps 6


__ADS_3

...ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ♡ﮩ٨ـﮩﮩ٨ـ...


...……………………………………………………………………...


sebelum baca jangan lupa tinggalkan like, komen, vote dan follow 'ya bestie.


Happy reading……


di rumah Besar keluarga mazundar. sedang terjadi ke khawatiran dan perdebatan besar, yang diakibatkan oleh keluarga kenanzo.


Seorang pria paruh baya berdiri tegak menatap malas Istrinya Tara dan putri nya Gabriel, dia adalah Ayah kandung Alea yang bernama Mazundar.


"Kalian tau!, apa yang kalian lakukan adalah salah dan akibat dari perbuatan kalian perusahaan kita Bankrut dalam semalam, dan bukan itu saja, rumah ini telah di ambil ahli oleh keluarga kenanzo sebentar lagi kita akan tinggal di jalanan!!!, dasar bodoh!!" ucap kesal Papa mazundar kepada istrinya dan putri nya.


"Pa, kok kami sih yang di salah kan. lagian siapa sih yang mau menikah dengan seorang pria lumpuh. dan ya ngak mungkin 'kan, laki-laki cacat akan jadi pewaris" ucap Gabriel kepada sang papa dengan menghina Gio.


"Bener yang di katakan Gabriel pa, mana mau putri ku yang cantik ini nikah sama cowok Cacat. bisa-bisa putri kita jadi pelayan buat Gio" ucap Mama tara sembari duduk di sofa


"Lalu bagaimana sekarang? Apa kalian ingin menjadi orang miskin tidakan? jadi sekarang kita harus mencari solusi nya bukan nya mencari solusi malah duduk dan menghina mereka" ucap Papa Mazundar yang geram melihat perilaku sombong istri dan putri nya.


papa mazundar mendekati Gabriel dan mencoba membujuk nya agar tidak jadi memutuskan hubungan nya dengan Gio. akan tetapi seperti yang di fikir kan oleh nya Gabriel pasti menolak permintaan secara mentah-mentah.


"Sayang papa mohon… urungkan niat mu memutuskan hubungan mu dengan Gio, kau pasti tak ingin melihat papa dan mama mu menjadi gelandangan kan sayang" ucap lirih Papa mazundar akan tetapi di balas dengan penolakan.


"No!!, pa. Gabriel ngak sudi nikah sama cowok cacat" ucap tegas Gabriel mendorong tubuh sang papa. lalu ia pergi begitu saja meninggalkan mereka berdua.


"Gabriel dengar kan papa sayang!!" teriak Papa mazundar mencoba menghentikan langkah Gabriel akan tetapi tangan nya dicekal oleh mama Tara.


"Ma!!, jelaskan kepada putri mu itu!" ucap Papa Mazundar menatap wajah mama tara.

__ADS_1


"Sudahlah pa…Sampai kapan pun aku juga tak sudi punya menantu Cacat! iuhhh…menjijikkan aku membayangkan nya saja sudah malu" ucap mama Tara lalu pergi menuju kamar Gabriel.


Papa mazundar hanya menggelengkan kepala nya dan memijat kening nya yang terasa pening, tiba-tiba ia teringat dengan istri kedua nya yaitu bunda Anne merry bunda Alea. ia teringat saat bunda anne merry memijat kening nya.


Di kamar Gabriel…


"Tok…Tok…tok…tok" suara ketukan pintu kamar Gabriel


Gabriel yang tadi nya sedang asyik bermain Tik tok itu pun terganggu dengan suara Ketukan pintu itu. ia sudah kesal dengan sang papa di tambah dengan suara ketukan itu.


"Siapa!!" tanya Gabriel dengan suara lantang.


"Ini mama sayang," ucap mama tara di balik pintu, setelah Gabriel tau bahwa yang mengetuk pintu itu adalah mama nya ia langsung membuka pintu nya.


Mama tara masuk ke dalam kamar Gabriel lalu mengunci pintu kamar itu, dan menyuruh Gabriel duduk di ranjang nya. ia ingin memberi tau hal penting kepada Gabriel.


Gabriel mendengar perkataan sang mama ia menggyrit kan kedua alis nya, ia di buat penasaran oleh ide sang mama.


"Ide apa ma? jangan-jangan kau juga sama seperti papa ingin aku menikah dengan pria Cacat itu" ucap Gabriel dengan raut wajah malas.


"Ishh… kau ini bodoh ya Gabriel!, dengar kan perkataan mama terlebih dahulu sebelum mengatakan hal-hal yang tidak-tidak kau faham! dasar anak bodoh!!" ucap Mama tara sembari menjitak kepala Gabriel


"Aww… mah sakit!, oke apa ide nya?" Tanya Gabriel dengan menahan kesakitan bekas jitaan sang mama.


"Sini!… mama bisikin" ucap mama tara lalu berbisik kepada Gabriel


Mama tara pun membisikan ide nya di telinga Gabriel dengan teliti. Gabriel yang mendengar ide cemerlang sang mama ia pun tersenyum kegirangan mendengar rencana sang mama.


"Bagaimana ide mama?" Tanya mama tara sembari tebar pesona.

__ADS_1


"Tapi apa papa akan setuju dengan rencana ini? " tanya Gabriel kepada sang Mama.


"Itu tugas mama. dan mama akan berhasil membuat papa menyetujui rencana kita" ucap Mama tara sembari tersenyum renyah.


"mama ku ternyata sangat pintar dan licik 'ya. Aku sayang mama emmm…" ucap Gabriel memeluk sang mama.


"Mama gituloh………" ucap mama tara dengan wajah angkuh dan bangga


"Hahahahhh, iya, iya mama gituloh" ucap Gabriel lalu pergi bersama sang mama menghampiri Papa Mazundar.


***


Mama tara pun menceritakan rencana yang ia buat kepada sang suami.


"Pa, Bagaimana kalau papa mengantikan Gabriel dengan Alea untuk menjadi pasangan Gio. Agar perusahaan kita tidak akan bankrut dan kita tidak akan jatuh miskin." ucap mama tara kepada papa mazundar


papa mazundar terdiam mencoba mempertimbangkan perkataan sang istri. sebenarnya perusahaan itu adalah perusahaan bunda Anne merry yang seharusnya di wariskan kepada Alea hanya saja dengan kelicikan Tara perusahaan dan akses kekayaan milik Anne merry yang seharusnya menjadi milik Alea sekarang menjadi milik sang suami.


"Papa! pa apa papa tidak sayang pada ku? apa papa tega kepada ku? bagaimana jika orang-orang Gio menjadikan aku sebagai buronan mereka karena tidak menikah dengan nya" kata Gabriel yang ikut bicara.


"Apa papa lupa dengan janjimu kepada ku? bahwa kamu tidak akan pernah mengecewakan gabriel dan aku pa setelah peristiwa itu. apa kamu lupa dengan janji itu,pah?" ucap mama tara mengingat kan janji dan peristiwa masa lalu.


papa Mazundar masih merenung kan perkataan sang mama dengan raut wajah seduh. dan mengingat-ingat bahwa ia pernah mencintai seorang wanita cantik dari belakang pernikahan nya dan menikahi nya secara diam-diam lalu mempunyai seorang anak perempuan yaitu Alea dan wanita cantik yang ia nikahi adalah Anne merry.


"Baiklah. aku akan berbicara dengan Alea soal ini nanti" ucap Papa Mazundar merasa kecewa ia merasa bahwa ia bukan seorang papa yang baik bagi kedua putri nya.


papa mazundar sudah merasa sedih karena selama ini ia mengasingkan Alea, dan bukan itu saja ia juga merebut akses hak waris yang seharusnya di berikan kepada Alea ia merasa sangat gelisah memikirkan semua itu selama ini dan sekarang ia harus mengorbankan Alea hanya untuk mendapatkan kembali kekayaan itu, dada nya sesak harus melakukan perbuatan itu semua rasa nya ia sangat ingin tiada dari pada harus mengorbankan Alea.


Bersambung………

__ADS_1


__ADS_2